Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 62. PAPI DAN MAMI PACARAN


__ADS_3

"Sudah lah mas!" lebih baik besok saja lagi kita bicarakan, Ayeuna pengen istirahat. Mas juga pasti sudah capek kan karena perjalanan kalian cukup jauh. Damian meraih tubuh Ayeuna ke pelukannya. Ia langsung mengecup bibir manis Ayeuna.


Perlahan ciuman itu semakin mendalam. Ayeuna mulai merespon kecupan dari Damian hingga Ayeuna mulai membuka rongga mulutnya agar Damian dapat memainkan lidahnya dengan leluasa .


"Sayang!" mas sangat merindukanmu. Mas tidak tau bagaimana rasanya ungkapan rasa bahagia ini. Karna mas dapat bertemu lagi dengan kamu."Ucap Damian seolah dirinya tidak ingin berpisah dan berjauhan dari Ayeuna.


"Mas, kita istirahat ya!" soalnya besok Ayeuna kerja."


"Ambil cuti dulu, bila penting kamu resign aja dari kantor PT. Graha kencana, mas masih bisa kok hidupin kamu lagian kalau kamu mau kerja, kan kamu bisa kerja di kantor mas."ucap Damian


"Bukan begitu mas!" Tapi Ayeuna harus bertanggungjawab dalam bekerja. Tidak mungkin Ayeuna melimpahkan pekerjaan Ayeuna kepada orang lain. Itu namanya Ayeuna tidak bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab Ayeuna di kantor.


Damian menghela nafas berat. Ia tidak bisa memaksakan kehendaknya kepada Ayeuna.


"Ya sudah kalau begitu kita istirahat saja." ucap Damian sembari meraih tubuh Ayeuna ke pelukannya. Ayeuna sudah merasa nyaman tidur di pelukan sang laki-laki yang selama ini membuatnya kesal dan juga jatuh cinta. Pengobat hatinya atas penghianatan yang dilakukan mantan kekasihnya Andre.


Sejujurnya kekuatan cinta Ayeuna lebih besar dibandingkan rasa kesalnya kepada Damian hingga ayeuna merasa nyaman bersama Damian Perez.


Damian membelai rambut Ayeuna. Sesekali ia memberikan kecupan hangat di kening Ayeuna. Ayeuna terbuai akan sikap Manis dari Damian. Hingga Ayeuna tertidur pulas mengarungi alam mimpinya. Damian menatap Ayeuna yang sudah tidur pulas. Ia mengembangkan senyumnya.


Terima kasih sayang, kehadiran kamu di kehidupan Mas dan juga Prasetya membuat hidup Mas dan Prasetya semakin berwarna. Prasetya pasti bahagia jika dia mengetahui kalau kamu kamu bersedia menjadi ibu sambungnya."gumam Damian Perez.


Tidak Berapa lama Damian juga menyusul Ayeuna mengarungi alam mimpinya dan terlihat kedua sejoli Itu tampak saling berpelukan di atas tempat tidur sederhana yang disediakan oleh pemilik kos yang ditempati Ayeuna satu bulan belakangan ini.


****


Keesokan paginya Prasetya terbangun dari tidurnya. Prasetiya memanggil nama Ayeuna tetapi Ayeuna tak kunjung ia lihat. Hingga Prasetya pun mencari keberadaan Ayeuna di seluruh ruangan yang ada di rumah keluarga Gaston perez


"Tuan muda sudah bangun? Tanya Tati yang baru tiba menghampiri Prasetya.


"Mami mana Sus ?

__ADS_1


"Mami Ayeuna pergi sama papi"


"Pergi sama papi?


"Kemana sus?


"Mungkin pacaran Tuan."


"Pacaran itu apa sih sus ?


"Kalau orang dewasa sudah pacaran maka tidak lama lagi mereka akan menikah dan menjadi maminya Prasetya. Tuan muda tidak apa-apa kan ditinggal sama papi sebentar? agar Mami sama papi memiliki waktu bersama."ucap Tati kepada Prasetya.


"Tidak apa-apa sus!" kalau itu membuat hubungan Mami sama papi semakin dekat apalagi suster mengatakan kalau mereka akan menikah. pasti Prasetya akan bahagia memiliki keluarga yang utuh dan punya Mami yang seutuhnya. Dan Mami Ayeuna menjadi Mami Prasetya seutuhnya." ucap Prasetya sambil mengembangkan senyumnya.


Tiba-tiba Mario turun dari kamarnya. Ia melihat seisi ruang tamu tidak ada Damian di sana. Bahkan di ruang makan pun tidak ada sosok yang ia cari. Sehingga Mario bertanya kepada security yang bertugas di kediaman Tuan Gaston Perez.


"Pak apa Kakak saya semalam tidak pulang?


Pikiran Mario sudah entah ke mana-mana. Ia takut kalau damian akan menyakiti Ayeuna. jujur Mario sudah mulai tertarik kepada Ayeuna. Apalagi Ayeuna selalu membuatnya merasa nyaman dan ia selalu bersikap ramah kepada Mario.


"Kemana Damian dan juga Ayeuna pergi? kok Kak Damian tidak pulang ke rumah? tanya Mario dalam hati kemudian ia berlalu ke ruang makan untuk sarapan pagi. Mario sudah melihat Prasetya di sana yang mau menyantap sarapan paginya yang sudah disediakan oleh Tati. Karena hanya Tati dan Ayeuna yang memahami makanan kesukaan Prasetya.


"Hallo handsome, how are you today? tanya Mario kepada Prasetya.


"I'm fine uncle"


"Hei apa kamu tahu di mana Papi kamu?


"Tentu Prasetya tahu Papinya Prasetya pergi pacaran bersama mami Ayeuna." sahutnya polos. Mendengar apa yang dikatakan Prasetya membuat Mario membulatkan matanya.


Netranya melirik kearah Tati

__ADS_1


"Darimana dia tahu berbicara seperti itu Tati? tanya Mario kepada Tati. Tati tidak menjawab ia hanya nyengir kuda.


"lain kali jangan berbicara asal kepada Prasetya. Kamu tahu bukan? kalo bocah ini sangat bijak dan jahil. Jadi lebih baik tidak berbicara yang tidak-tidak dengannya." ujar Mario kepada Tati membuat Tati tidak dapat menatap adik dari bos-nya.


"Tidak apa-apa om!" Kalau papi sama mami Ayeuna pergi berpacaran Prasetya Tidak apa-apa kok ditinggal. Yang penting papi sama mami memiliki waktu bersama. Sama seperti yang dikatakan mbak sus kepada Prasetya. Karena jika mereka memiliki waktu bersama dan berpacaran, pasti mereka akan menikah dan Mami Ayeuna menjadi Mami Prasetya seutuhnya. Tidak boleh dimiliki orang lain."ucap Prasetya sambil tersenyum membuat Mario terpelongo dengan apa yang didengarnya dari bocah kecil itu.


****


Ayeuna terbangun dari tidurnya. Ia menatap wajah Damian yang begitu tampan dan menawan menurutnya. Ia mengembangkan senyumnya. Tidur saja kamu sudah tampan, Bagaimana kalau kamu tersenyum pasti hatiku akan semakin meleleh melihatmu tersenyum walaupun kamu jarang tersenyum kepadaku." gumam Ayeuna sembari terus menatap wajah tampan.


"Sudah puas menatap ku sayang? tanya Damian tiba-tiba. Membuat Ayeuna salah tingkah. Ia tidak mengetahui kalau Damian yang sudah bangun terlebih dahulu. Tetapi ia memilih rebahan agar dirinya dapat melihat dan memeluk Ayeuna sepuasnya.


"Ternyata mas sudah bangun?


"Hummm


"Sejak kapan?


"Sejak kamu memandangi wajah tampan Mas!"ucap Damian percaya diri. Membuat Ayeuna langsung memukul dada bidang Damian. Karena Ayeuna kesal dan merasa dijahili oleh Damian.


"Mas bikin Ayeuna kesal, mau ngetawain Ayeuna kan?"


"Tidak!" ucap Damian sembari langsung memberikan kecupan hangat di wajah cantik Ayeuna.


"Morning kiss sayang!"ucap Damian sembari bangkit dari tempat tidurnya. Dan berlalu kekamar mandi berniat untuk membersihkan diri.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.


jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.

__ADS_1


Trims


__ADS_2