
Damian Perez begitu kwatir melihat kondisi Ayeuna. Damian langsung menghubungi Dokter pribadi keluarga Perez agar segera memeriksa kondisi Ayeuna. Karena Ayeuna menolak dibawa Kerumah sakit. Dan memilih dirawat dirumah.
Prasetya menangis melihat kondisi maminya yang sangat pucat dan meminta Ayeuna segera dibawa Kerumah sakit. Tetapi Ayeuna memohon agar tidak dibawa Kerumah sakit.
beberapa menit kemudian dokter pribadi keluarga Perez pun tiba di rumah Demian. Damian langsung mempersilahkan dokter itu untuk memeriksa kondisi kesehatan ayunan dan juga bayi yang ada di dalam kandungannya.
Ketika dokter memeriksa kondisi Ayeuna dokter pun mengembangkan senyumnya. Ia mengatakan kepada Damian, kalau hal itu biasa terjadi kepada ibu yang lagi hamil muda. Jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
Untuk perkembangan Janin yang ada di dalam kandungan Nyonya Ayeuna, lebih baik nyonya Ayeuna mengkonsumsi susu khusus ibu hamil dan juga vitamin. Agar tenaga Ibu Ayeuna kembali pulih." ucap dokter pribadi keluarga Perez kepada Damian.
Damian mengangguk paham, akan apa yang dikatakan oleh dokter itu kepadanya. Dokter menulis resep, obat yang akan ditebus Damian untuk dikonsumsi Ayeuna untuk mengurangi rasa mual yang ia rasakan. Terlihat Ayeuna sudah mulai tidak mual, setelah dokter itu memberikan suntikan obat kepada Ayeuna.
Setelah selesai memeriksa kondisi kesehatan Ayeuna dokter itu pun berpamitan kepada Damian. Mengingat hari sudah menjelang malam.
"Kalau begitu saya pamit dulu Tuan Damian berhubung, hari sudah menjelang malam." ucap dokter itu kepada Damian.
"Terima kasih dokter, Maaf kalau saya sudah merepotkan dokter." ucap Zidan kepada dokter itu.
"Ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab saya tuan. Jadi anda tidak perlu berterima kasih kepada saya." pekik dokter itu sambil langsung berlalu dari hadapan Damian menuju mobil miliknya.
Dokter itu pun berlalu meninggalkan rumah Demian. sementara Demian kembali menghampiri Ayeuna yang sedang berbaring di atas tempat tidur setelah mendapatkan suntikan obat dari dokter pribadi keluarga perez.
__ADS_1
Ketika Damian menghampiri Ayeuna yang berada di atas tempat tidur. Ayeuna langsung menarik tangan Demian, agar menemani dirinya di sana. Padahal Demian sama sekali belum membersihkan diri setelah pulang dari kantor.
"Mas jangan pergi dong!" temanin Ayeuna Di Sini." rengek Ayeuna yang terlihat persis seperti anak kecil yang meminta ditemani oleh ibunya.
" Ya sayang, mas akan selalu ada di sini." Tetapi Mas harus membersihkan diri dulu. kan kamu tahu sendiri, kalau Mas semenjak pulang dari kantor belum mandi. Memangnya kamu mau mencium suami kamu yang tampan ini masih bau asem?" ucap damaian sambil terkekeh.
"Ya sudah kalau begitu, Mas pergi mandi deh." Tetapi habis mandi langsung temani Ayeuna di sini." ucap Ayeuna seolah memerintah suaminya. ia tidak terima penolakan dari suaminya. Tetapi permintaan Ayeuna itu merupakan permintaan yang sangat luar Biasa. Menurut aib Demian, selama ini Ayeuna tidak pernah bersikap manja kepada Daniel. walaupun usia pernikahan mereka sudah menginjak 5 bulan.
Demian langsung berlalu ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Ia tidak ingin mengecewakan istrinya. sehingga dengan gerak cepat Damian menyelesaikan ritual mandinya. Damian keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya. Pemandangan inda, itu membuat Ayeuna begitu gemas melihat suaminya.
Ayeuna bangkit berdiri dari pembaringannya. Dan langsung menarik tangan Damian. Hingga Damian terjatuh ke atas Ayeuna. Ayeuna langsung mengecup bibir ranum Damian.
Ayeuna benar-benar menikmati pagutan yang dilakukan suaminya. Merasa kekurangan oksigen. Damian melepaskan pagutannya agar Ayeuna dapat menghirup oksigen dengan leluasa. Setelah merasa cukup menghirup oksigen, Damian kembali mengecup bibir manis Ayeuna.
Perlahan Tangannya sudah mulai masuk ke balik baju milik Ayeuna. Ia langsung memainkan gunung kembar Ayeuna yang menjadi candu bagi Damian. Damian langsung melepaskan pakaian atas milik Ayeuna.
Agar dirinya lebih leluasa memainkan gunung kembar yang ukurannya tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Cukup di dalam genggaman Damian. Hal itu membuat Ayeuna semakin bergelinjang.
Perlahan Demian mengecup gunung kembar milik Ayeuna. Tangan Damian sudah mulai menjalar ke area sensitif milik Ayeuna. Begitu juga dengan Ayeuna. Ia tidak mau kalah dengan permainan suaminya.
Ayeuna memainkan adik kecil milik Damian, dengan menggunakan gerakan tangannya yang sangat luar biasa. Membuat desiran dari tubuh Damian benar-benar mengguncang tempat tidur yang berukuran King size itu.
__ADS_1
Perlahan demi perlahan, pakaian yang dikenakan oleh Ayeuna sudah tidak melekat lagi di tubuhnya. Sementara Damian yang hanya mengenakan handuk yang dililitkan di tubuhnya. Ayeuna lebih leluasa untuk melepaskannya. Hingga adik kecil milik Damian terlihat jelas di mata Ayeuna.
ayeuna benar-benar menikmati pemandangan itu sungguh pemandangan yang langka baginya. perlahan tapi pasti ayeuna memainkan adik kecil milik Damian Ia pun langsung melahap adik kecil milik Damian seperti melahap es krim Walls yang ia makan jika dirinya menginginkannya. Demian menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan ayunan terhadapnya.
Karena merasa sudah tidak tahan lagi, Damian memainkan adik kecil miliknya di area sensitif milik Ayeuna. Ia berusaha melakukannya dengan selembut mungkin agar tidak menyakiti bayi mereka yang ada di dalam kandungan.
Malam ini benar-benar malam yang sangat luar biasa bagi Damian. Dan Ayeuna. Padahal Awalnya mereka memiliki rencana untuk melihat kondisi kesehatan Saida dan baby Neptunus yang baru pulang dari rumah sakit.
Setelah satu jam lebih, dalam permainan itu terlihat Demian benar-benar puas dengan pelayanan istrinya. Begitu juga dengan Ayeuna iya benar-benar puas dengan apa yang dilakukan oleh Damian terhadapnya. Sungguh permainan yang sangat luar biasa menurut Ayeuna.
"Auh.... Auh sayang!" pekik Demian setelah Demian mencapai puncaknya. Demian langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tepatnya di samping tubuh Ayeuna. Damian mengecup kening ayuna, dan berterima kasih kepada Ayeuna karena sudah melayani Demian dengan segenap hati.
"Terima kasih sayang buat malam yang indah ini." ucap Damian kepada istri yang sangat ia cintai. Prasetya yang sedari tadi mengkhawatirkan kondisi, Ayeuna ia langsung berlari masuk ke kamar milik kedua orang tuanya. Prasetya langsung mencari keberadaan Ayeuna yang tidur pulas akibat gempuran yang mereka lakukan.
"Papi, Panggil Prasetya setelah sudah berada di kedua orang tuanya saat ini.
Ya menggoyang-goyang tubuh Damian dan juga Ayeuna ketika dirinya menginginkan sesuatu.
Bersambung m.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏💓
__ADS_1