Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.82. KECUPAN


__ADS_3

"Mami dan Papi akan menghantarkan Prasetya ke sekolah. Prasetya Tenang saja deh." ucap Nyonya Julia menimpali omongan Prasetya.


"Beneran mom Kalau Mami ikut menghantar Prasetya ke sekolah?


"Iya dong Sayang!" tidak mungkin mami tidak mengantarkan Putra Mami yang tampan ini ke sekolah."sahut Ayeuna sambil langsung mengecup wajah tampan Prasetya membuat Prasetya langsung tersenyum sumringah.


Setelah Ayeuna mempersiapkan segala keperluan Demian, Mereka pun berangkat untuk menghantarkan Prasetya ke sekolah. Setelah tiba di sekolah Prasetya dihantarkan langsung oleh Ayeuna ke ruang kelasnya. Hal itu mengundang perhatian dari para guru dan kepala sekolah yang mengajar di sekolah Prasetya termasuk dengan Jepania.


"Ayeuna? Kamu sedang apa di sini?


"Aku hanya ingin menghantarkan Prasetya sekolah.


"Kenapa kamu yang menghantarkannya? bukannya ada baby sister nya selama ini menghantar dia sekolah?


Tiba-tiba Damian turun dari mobilnya menghampiri Ayeuna dan Jepanya sementara Prasetya sudah terlebih dahulu masuk ke ruang kelasnya.


"Memangnya kenapa kalau istri saya Ayeuna menghantarkan Prasetya Ibu Jepanya yang terhormat!"celetup Damian membuat Jepangnya sangat terkejut Damian mengatakan kalau ayeuna itu istrinya.


"Istri?


"Memangnya Sejak kapan kalian menikah?


"Saya tidak percaya pasti ini akal-akalan Tuan Demian bukan?


"Saya tidak berbohong. Saya juga ingin mengundang anda ke pesta pernikahan saya dengan ayunan."ucap Damian sembari menyerahkan sebuah undangan kepada Jepanya membuat Ayeuna sangat terkejut kapan undangan ini sudah tercetak.

__ADS_1


"Oh iya jangan lupa Ibu Jepanya datang ke pesta pernikahan kami." ucap Damian sembari menyerahkan selembar undangan itu kepada Jepanya kemudian Damian juga berniat untuk memberikan undangan ke seluruh guru dan kepala sekolah yang mengajar di sekolah Prasetya.


"Mas Memangnya Sejak kapan undangan pernikahan kita sudah tercetak?


"Asisten Mas yang mengatur semuanya. Kamu tenang saja dia tidak akan membully kamu lagi. Jika mereka berani membully mu maka dia akan berhadapan dengan mas.


Ayeuna langsung terdiam Begitu juga dengan Jepanya. Ia merasa kesal dan langsung meninggalkan Damian dan Ayeuna begitu saja.


"Ya sudah Sayang lebih baik kita langsung ke butik. Karena Mas harus segera ke kantor ujar Damian kepada Ayeuna. Dibalas anggukan dari Ayeuna. Kemudian Ayeuna pun mengikuti langkah Demian masuk ke dalam mobil mewah milik Damian.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit mereka tiba di butik langganan Nyonya Julia.


"Hai tuan Damian!" sebuah kehormatan besar buat kami karena anda sudah mampir di Butik Kami." sapa tante Merry pemilik butik langganan Nyonya Julia.


"Ya dengan rekomendasi Mami saya. Sahut Damian sambil tersenyum tipis.


"Saya ingin fitting baju untuk pesta pernikahan saya dengan istri saya Ayeuna. tetapi dengan catatan kalian harus bisa menyelesaikannya dalam waktu 3 hari. Saya tidak peduli harus bayar berapa yang pasti istri saya puas dengan hasil kinerja kalian.


"Apa kalian sanggup melakukan permintaan saya? tanya Damian dengan tegas kepada tante Merry dan para asistennya.


"Tentu Tuan Damaian kami sanggu melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang anda perintahkan kepada kami.


Satu kehormatan penting bagi kami Anda mempercayakan kami untuk membuat baju pengantin untuk keluarga besar Perez." ucap tante Merry sambil senyum sumringah.


"Ya sudah sekarang langsung melakukan pengukuran karena kami banyak urusan

__ADS_1


" ujar Damian kepada tante mery dan tante mery pun langsung melakukan apa yang dikatakan Damian. Setelah kurang lebih 1 jam, di butik tante Meri. Damian dan Ayeuna pun berlalu dari butik itu menuju kantor milik Damian.


Diperjalanan senyum sumringah terlihat jelas diwajah Damian. Karna ia merasa kalau dirinya berhasil untuk membuat Jefania terpukul dengan langsung memberikan undangan kepada Jefania, membuat Jefania merasa terkejut melihat selembar undangan yang diberikan Damian kepadanya.


"Ada apa mas!" kok mas senyum seperti itu?


"Tidak apa apa, cuman bahagia saja melihat mimik Jepania seperti disambar petir disiang bolong mendengar Rancana pernikahan kita." ucap Damian kepada Ayeuna.


"Kamu ya mas!" paling bisa buat orang kesal. Padahal dia cinta bangat loh sama mas." sahut Ayeuna.


" Biarin aja Dia suka sekali buat orang kesal. Soalnya mas perhatikan selama ini, dia selalu mencari masalah sama kamu. Mas juga tidak suka wanita genit seperti dia." sahut Damian


"Kan Jepania cantik mas, kok mas tidak mau sama Jepania.


"Cantik darimana nya? mungkin cantik kalau dilihat dari lobang sedotan dari kejauhan 5 kilo meter." sahut Damian sambil tertawa ngakak.


"Mas ada ada saja!" sahut Ayeuna sambil nyengir kuda membuat Damian semakin gemas melihat Ayeuna.


Damian menghentikan mobilnya ditepi jalan. Membuat Ayeuna heran mengapa Damian menghentikan mobilnya. Damian langsung mengecup bibir Ayeuna kemudian ********** begitu saja membuat Ayeuna terkejut dengan Damian yang tiba tiba saja langsung mencuri bibir Ayeuna.


"Mas sudah, malu dilihat orang."


"Makanya bibir kamu itu buat mas gemas. " sahut Damian sambil menatap Ayeuna dengan tatapan cinta.


Bersambung....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya. jangan lupa like coment dan votenya ya


trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


__ADS_2