Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.239 APA YANG TERJADI?


__ADS_3

Sudah sayang, jangan takut dia suster yang akan memberikan pengobatan untuk kamu. Ayeuna berusaha menenangkannya Prasetya. Ayeuna pun meminta Damian untuk membantu dirinya menenangkan Prasetya. walaupun kondisi kesehatan Damian saat ini belum pulih total. Akibat penembakan yang dilakukan Nuraini ke betis kaki Damian.


"Mas Sepertinya kita harus melakukan anjuran dokter untuk berkonsultasi dengan dokter psikiater. Ayeuna tidak ingin Putraku terlalu larut dalam traumanya. Apalagi Mas tahu sendiri bukan? yang dialami Prasetya bukanlah hal yang biasa. Ia melihat sendiri penembakan petugas keamanan yang menjaga rumah kita. Begitu juga saat Nuraini melayangkan tembakannya ke kaki mas.


Ayeuna mengkawatirkan kondisi putra kita, yang masih terlihat ketakutan melihat siapa pun yang masuk keruangan ini. Ia seolah di bayang bayangi sosok Nuraini. Jujur jika Ayeuna bertemu dengan Nuraini,


Mungkin kalau Ayeuna yang merasakan seperti yang dirasakan Putraku, tidak menutup kemungkinan. Ayeuna akan lebih histeris dibandingkan Putraku. Tolong jangan berpikir negatif. Kita membawa Prasetya Perez ke dokter psikiater, bukan berarti Putra kita seperti yang Mas katakan kepada dokter tadi.


Damian menghela nafas berat.Sejujurnya Ia juga tidak ingin putranya terlalu larut dalam traumanya. lakukanlah apa yang membuat Putra kita cepat pulih, Mas pasti setuju jika itu untuk kebaikan putra kita." ujar Damian


Di tempat lain, Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez sudah tiba di Bandara Kualanamu. Berniat untuk langsung berangkat ke kota Jakarta sore itu juga. Nyonya Julia Perez tidak ingin menunda keberangkatan mereka. Karena ia merasa tidak tenang, pikirannya terus tertuju kepada Prasetya Perez dan juga damaian Perez.


Terlihat nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez Sudah masuk ke dalam jet pribadi milik Tuan Gaston Perez. Pilot dan pramugari yang selalu setia menemani keluarga Perez perjalanan ke mana pun yang mereka inginkan, telah bersiap untuk berangkat ke Jakarta sore itu juga. Tentunya setelah mendapat izin terbang dari pihak Bandara.


Sepanjang perjalanan Nyonya Julia Perez terus berdoa di dalam hati. Agar Putra dan cucunya baik-baik saja. Selama kurang lebih dua jam dalam perjalanan dari bandara Kualanamu menuju bandara Soekarno Hatta, akhirnya Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez tiba di Jakarta.

__ADS_1


Terlihat Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez, memilih menaiki taksi online daripada memberitahu Jonathan untuk menjemput mereka ke bandara. Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez tidak memberitahu kedatangan mereka ke Jakarta.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih satu jam perjalanan menuju kediaman Damian Perez, terlihat suasana rumah tampak sepi. Hanya ada beberapa asisten rumah tangga dan security berjaga ketat di sana.


Hal itu menjadi pertanyaan besar di hati nyonya Julia Perez ketika Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston perez turun dari taksi online yang mereka tumpangi.


Mereka melihat security yang bertugas menjaga keamanan rumah Demian orang yang tidak biasa mereka temui di sana. Hal itu menjadi pertanyaan besar di hati Tuan Gaston. Salah satu asisten yang paling senior melihat kedatangan Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston perez tampak berlari menyambut kedatangan nyonya besar dan tuan besar.


Nyonya besar Mengapa tidak memberitahu kami kalau Nyonya datang hari ini? agar Bibi dapat meminta kepada sopir untuk menjemput nyonya besar dan tuan besar ke bandara." ucap asisten rumah tangga itu kepada Nyonya Julia Perez.


"Di mana cucuku?" Mengapa mereka tidak ada di rumah sekarang?" tanya Nyonya Julia Perez. Itu berarti Nyonya Julia Perez belum mengetahui kejadian yang menimpa Damian beberapa hari belakangan ini.


Asisten rumah tangga itu langsung terdiam tertunduk. ia tidak dapat menjawab apa-apa. karena asisten rumah tangga itu takut salah bicara kepada Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez.


"Mengapa kamu diam Bi? Kenapa tidak memberitahuku di mana Putra, menantu, dan cucuku?" pertanyaan itu langsung dilontarkan oleh Tuan Gaston Perez dengan suara yang agak meninggi.

__ADS_1


Karena sudah dari tadi, Nyonya Julia Perez bertanya kepada asisten rumah tangga itu tetapi tak kunjung mendapat jawaban.


Tu....Tu Tuan Damian Perez dan Tuan Muda Prasetya berada di rumah sakit." ucap asisten rumah tangga itu dengan terbata-bata.


Deg....


Jantung Nyonya Julia Perez langsung berdegug kencang ketika asisten rumah tangga itu memberitahu kalau saat ini Damian dan Prasetya sedang dirawat di rumah sakit.


"Apa yang terjadi kepada Putra dan juga cucuku?" Tanya Nyonya Julia Perez yang sudah penasaran apa yang terjadi kepada putranya.


"Maaf Nyonya!" itu tidak menjadi wewenang saya untuk menjawab pertanyaan Nyonya. lebih baik nyonya langsung bertanya kepada non Ayeuna dan juga tuan Jonathan yang sekarang masih berada di rumah sakit." sahut asisten rumah tangga itu sambil tertunduk


Bersambung


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA


__ADS_2