Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.225 BABY CATHERINE PEREZ


__ADS_3

Tetapi dengan kehadiran Ayeuna di tengah-tengah keluarga mereka, sehingga Ayeuna dapat menghadirkan seorang gadis kecil wanita yang membuat Nyonya Julia Perez merasa semakin sangat bahagia.


Hal itu membuat Nyonya Julia Perez ingin merayakan kehadiran baby Catherine Perez di tengah-tengah keluarga mereka. Karena rasa bangga dan rasa haru yang dirasakan Nyonya Julia Perez membuat dirinya ingin kalau orang-orang mengetahui di keluarga Perez telah hadir cucu seorang wanita.


Mendengar rencana Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston dan Perez yang ingin merayakan kehadiran baby Catherine putri dari pasangan Damian Perez dengan Ayeuna. Ayeuna merasa bahagia. Ayeuna tidak menyangka kalau Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez sangat bahagia melihat kehadiran putrinya.


Ia tidak mengetahui kalau Nyonya Julia Perez Sudah lama menantikan cucu seorang perempuan. Karena sejak awal Nyonya Julia Perez menginginkan anak seorang perempuan tetapi Nyonya Julia Perez melahirkan dua orang Putra.


Keesokan harinya Ayeuna dan Catherine sudah berada di kediaman damaian Perez. terlihat asisten rumah tangga dan juga Tuan Gaston dan nyonya Julia Perez antusias menyambut kehadiran baby Catherine di sana. Tak lupa Saida dan Jonathan pun turut hadir merayakan kehadiran baby Catherine di tengah-tengah keluarga Perez.


Terlihat Prasetya Perez tampak antusias menyambut kehadiran adik kecilnya yang sudah lama ia nantikan.


"Hallo Adikku yang paling cantik sejagat raya." sapa Prasetya Perez ketika melihat baby Catherine turun dari mobil bersama Ayeuna dan juga Damian. Prasetya benar-benar bahagia melihat kehadiran adik perempuannya.


Ia ingin sekali meraih tubuh mungil gadis kecil itu. Tetapi Ayeuna dan nyonya Julia Perez melarang Prasetya. Karena Prasetya belum layak untuk menggendong tubuh gadis kecil itu."Mami Kenapa Prasetya tidak bisa gendong adik Catherine? tanya Prasetya kepada Ayeuna yang komplain karena nyonya Julia Perez melarang Prasetya menggendong tubuh mungil gadis kecil itu.


"Belum bisa sayang, nanti dedek Catherine jatuh loh." ucap Nyonya Julia Perez. Agar Prasetya Perez tidak ngotot ingin menggendong tubuh mungil baby Chaterine.


"Kenapa oma bisa menggendongnya Prasetya tidak? tidak boleh begitu dong Oma." ucap Prasetya merasa komplain karena dirinya benar-benar ingin sekali menggendong tubuh baby Chaterine


Nyonya Prasetya pun mengembangkan senyumnya melihat cucu kesayangannya yang sedari tadi antusias untuk menggendong adik perempuannya. Kemudian Nyonya Julia Perez pun membawa baby Chaterine duduk di sofa tepat di pangkuan Nyonya Julia Perez. Kemudian Prasetya pun langsung mengecup wajah cantik baby catering membuat Nyonya Julia Perez dan Ayeuna tertawa ngakak melihat tingkah bocah kecil itu.


Ayeuna pun berlalu ke kamar. Sementara baby Catherine masih berada di pangkuan Nyonya Julia Perez. Seolah Nyonya Julia Perez tidak ingin melepas cucu kesayangannya. Ayeuna langsung ingin beranjak ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Sudah beberapa hari kamar itu ia tinggalkan. Tampak masih rapi dan itu kelihatan Kalau tidak ada yang menempati kamar itu selama Ayeuna berada di rumah sakit.


Kenapa Sayang ?kok bengong?" tanya Damian Perez melihat istrinya yang sudah dari tadi mematung di depan pintu. Padahal sebelumnya Ayeuna berencana ingin langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

__ADS_1


Tetapi ketika melihat keadaan kamar yang begitu rapi dan seperti tidak ada yang menghuni, Ayeuna pun bingung itu berarti sama sekali Demian tidak menempati kamar itu selama Ayeuna berada di rumah sakit.


"Mas Memangnya selama Ayeuna di Rumah Sakit, mas tidak pernah kembali ke rumah? Tanya Ayeuna penasaran Mengapa kamar Itu masih tetap tertata rapi.


"Tidak sayang, karena sehabis pulang dari kantor, Mas langsung selalu ke rumah sakit. pakaian ganti Mas juga mas minta Tati yang menghantarkannya ke kantor. Agar Mas langsung bisa menghampirimu ke rumah sakit, Setelah pulang dari kantor."ucap Damian Perez kepada Ayeuna


"Memangnya kenapa Sayang kok kamu bertanya seperti itu? kamu curiga sama Mas? tanya Damian melihat raut wajah Ayeuna seperti asing baginya.


Ayeuna terdiam, lalu masuk ke dalam kamar mandi berniat untuk membersihkan diri.


Setelah sekitar 20 menit berada di dalam kamar mandi, Ayeuna pun menyelesaikan ritual mandinya. Ia keluar dari kamar mandi mencari keberadaan baju ganti untuknya.


Tetapi ketika Ayeuna keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya, Ia pun menghampiri lemari tempat pakaian Ayeuna biasa berada.


Ayeuna merasa heran melihat setiap baju yang ada di lemari itu Sudah terganti tidak ada satupun baju lama di sana.


"Tidak mungkin sayang, semua pakaianmu tidak ada yang menggantinya. Memangnya siapa yang berani masuk ke kamar ini selain kita berdua." ucap Damian Perez kepada Ayeuna.


"Mas ayuna tidak berbohong, pakaian Ayeuna sama sekali tidak ada di sini. Justru Ayeuna sama sekali tidak mengenal pakaian Siapa yang ada di lemari ini." ucap Ayeuna penasaran


"Yang bener dong sayang, jangan ngomong seperti itu." ucap Damian sambil langsung menghampiri Ayeuna mendekati lemari baju Ayeuna. Hal itu membuat Damian begitu terkejut melihat keberadaan baju istrinya sama sekali tidak ada di sana. Justru pakaian yang ada di sana, mereka tidak mengetahui pakaian siapa itu.


"loh sayang baju-baju kamu ke mana Kok tidak ada di sini? Damian balik bertanya kepada ayuna.


"Seharusnya Ayeuna yang bertanya kepada Mas ke mana baju Ayeuna semuanya?" Jawab dengan jujur baju siapa yang ada di sini mas? tanya Ayeuna penuh selidik kepada suaminya.

__ADS_1


"Mas tidak tahu sayang, karena semenjak kamu di rumah sakit, mas tidak pernah kembali ke rumah hanya sebentar saja Untuk mengantarkan Prasetya Putra kita. Biasanya Tati yang menghantarkan pakaian Mas ke kantor. Habis gitu Mas langsung menuju rumah sakit."ucap Damian kepada Ayeuna berusaha untuk meyakinkan Ayeuna akan apa yang dilakukannya sehari-hari selama Ayeuna berada di rumah sakit.


Ayeuna menggelengkan kepalanya. Ia bingung apa yang terjadi di rumah yang selama ini mereka tempati bersama Damian. Ayeuna memanggil Tati untuk mencari keberadaan baju milik Ayeuna. Ketika Tati sudah berada di kamar utama Damian dan Ayeuna, Ayeuna langsung bertanya kepada Tati dimana keberadaan baju milik Ayeuna.


Tati menundukkan kepalanya. Ia tidak mampu menjawab apa pertanyaan dari Ayeuna. Membuat Ayeuna mengerutkan keningnya. "Tati dimana baju saya? Mengapa baju-baju saya tidak ada di sini dan baju ini milik siapa? Tanya Ayeuna kepada Tati.


"Maaf Nyonya baju-baju nyonya ada di kamar saya. Jawab Tati dengan gugup membuat Ayeuna sedikit bingung dengan jawaban dari Tati.


"Maksud kamu apa Tati? Mengapa baju Saya ada di kamar kamu? tanya Ayeuna penuh selidik. Karena ia benar-benar bingung apa yang terjadi di rumah, selama dirinya berada di rumah sakit.


Tati sama sekali tidak menjawab. Ian tertunduk tak mampu berkata-kata.


"Apa yang sebenarnya terjadi tolong katakan kepada saya?" tanya Damian kepada Tati sambil menghampiri Tati. Karena Damian juga bingung akan apa yang terjadi di rumahnya selama mereka tinggalkan.


Tati sama sekali tidak bisa berbicara apa apa. Karena ia pun di bawah ancaman seseorang. Ia benar-benar takut kalau keluarganya dihabisi oleh orang yang sengaja membuat keonaran di rumah keluarga Damian dan selama Ayeuna berada di rumah sakit.


"Kenapa kamu diam Tati ? tanya Damian Perez membuat Tati semakin ketakutan.


"Tolong ambilkan sepasang baju saya ke sini. tidak mungkin saya hanya menggunakan handuk seperti ini."ujar Ayeuna agar Tati segera mengambil baju ganti untuk Ayeuna.


Tati pun langsung berlalu dari kamar utama itu dan mengambil pakaian milik Ayeuna. Setelah Tati mengambil pakaian milik Ayeuna, Ia pun langsung menghantarkannya ke kamar utama keluarga Damian.


"Maaf Nyonya Ini bajunya." ucap Tati sambil menundukkan kepalanya. Ia sama sekali tidak mampu menatap Ayeuna sedikitpun.


Ayeuna langsung menggunakan pakaiannya, kemudian Ia pun kembali menghampiri Tati. Ia ingin bertanya dari hati ke hati untuk menanyakan perihal apa sebenarnya yang terjadi sehingga pakaian Ayeuna tidak berada di tempat semestinya berada.

__ADS_1


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2