
Keesokan harinya, Ayeuna sudah bersiap pergi kekantor. Ia ingat akan Pesan dari Mario agar Ayeuna tidak telat masu kekantor hari itu. Karna hari itu ada meeting dengan salah satu perusahaan yang akan mengadakan tender untuk mengerjakan proyek besar.
Mario sangat berharap kalau perusahaan yang dikelolanya memenangkan tender tersebut. Ayeuna berusaha mengerjakan pekerjaannya dengan baik. Agar Mario tidak kecewa kepada kinerja nya.
"Ya Allah mudah-mudahan kami memenangkan tender itu. Agar pekerjaan yang aku kerjakan tidak sia-sia. Apalagi pak Mario sangat menginginkan proyek ini."doa Ayeuna dalam hati sembari memeriksa berkas dan file yang akan mereka bawa meeting nantinya.
Setelah memastikan berkas dan file sudah lengkap,dan tentunya dengan penampilan yang terlihat elegan, Ayeuna berjalan menelusuri trotoar dengan langkah sedikit tergesa-gesa. Ia pun tiba di kantor PT. Graha kencana.
Setelah tiba di sana ia kembali memeriksa laptop yang akan digunakan untuk pengadaan meeting nantinya. Ia tidak ingin meeting yang akan dilaksanakan di salah satu restoran terkenal di Medan, memiliki kendala karena kurangnya persiapan. Sehingga Ayeuna sangat teliti akan semuanya.
Mario masuk ke dalam ruangannya dan sudah melihat Ayeuna di sana sedang memeriksa berkas dan juga laptop yang akan digunakan nantinya.
"Apa semuanya sudah lengkap?" tanya Mario kepada Syeuna.
"Insyaallah semuanya sudah lengkap Pak. mudah-mudahan kita dapat memenangkan tender nya." ucap Ayeuna kepada Mario.
"Kalau begitu Sekarang juga kita berangkat ke sana. Saya takut kita terlambat karena pesaing bisnis kita banyak yang mengikuti tender ini. " ucap Mario kepada Ayeuna agar mereka segera berangkat ke restoran tempat diadakannya lelang tender tersebut.
*****
Setelah tiba di restoran diadakannya lelang tender besar yang diharapkan oleh Mario itu, terlihat sudah ada beberapa perusahaan yang datang untuk mengikuti standar tersebut.
Presentasi antar perusahaan pun sudah didengarkan oleh pihak penyelenggara lelang tender. Tiba saatnya perusahaan yang dikelola oleh Mario untuk presentasi. Mario mempercayakan Ayeuna yang mempresentasikan rencana yang akan mereka lakukan untuk menjalankan proyek itu.
__ADS_1
Terlihat pemilik lelang tender tersebut tampak takjub mendengar penjelasan dari Ayeuna yang singkat padat dan jelas. Mereka sangat tertarik dengan rencana yang dilakukan oleh Ayeuna dan Mario yang notabennya ide itu adalah ide ayunan sendiri.
Setelah selesai mengadakan presentasi tampak beberapa perusahaan dan juga pemilik lelang tender tersebut bertepuk tangan, Mendengar persentase yang dilakukan oleh Ayeuna. Dan tibalah saatnya pengumuman pemenang tender, bahwa proyek tersebut jatuh ke tangan perusahaan PT Griya kencana yang dikelola oleh Mario Perez.
Ayeuna dan Mario tampak bahagia ketika mendengar pengumuman kalau merekalah yang memenangkan proyek tersebut. Tanpa sungkan sedikitpun Mario langsung memeluk Ayeuna dan mengucapkan terima kasih kepada Ayeuna atas ide yang diberikan Ayeuna dan kerja keras yang dilakukan Ayeuna.
"Terima kasih ayeuna!" kau sungguh luar biasa saya tidak menyangka kamu mampu melakukan ini. yang saya tahu kamu itu adalah seorang guru. Jujur awalnya saya sedikit ragu, rekan-rekan kita mempercayakan dan ini kepada kamu. Saya tahu ternyata kamu cukup jenius.dalam menjalankan proyek ini.
Mario sangat bangga kepada Ayeuna yang dapat memenangkan tender besar tersebut. Setelah acara lelang tender selesai, beberapa perusahaan yang gagal mendapatkan tender tersebut datang menghampiri Ayeuna dan memberikan selamat kepada Ayeuna telah memenangkan tender tersebut.
Jujur Ayeuna juga tidak menyangka kalau dirinya dapat melakukan hal itu. Sungguh di luar nalarnya tetapi ia melakukannya di dalam doa dan permohonan kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
"Yun untuk merayakan keberhasilan kita ini, Bagaimana kalau kita makan di salah satu restoran favorit ku yang ada di kota ini?" saya akan traktir kamu." ucap Mario kepada Ayeuna.
"Yun boleh tidak kamu pindah dari tempat kos mu. Saya akan memberikan kamu sebuah apartemen untuk kamu tempati di kota Medan." ucap Mario kepada Ayeuna.
"Maaf pak Mario. Saya sudah nyaman di tempat kost saya sekarang. Saya tidak mau tinggal di sebuah apartemen yang hanya tinggal sendiri. Saya merasa kesepian kalau tinggal di sebuah apartemen tanpa ada hiruk pikuk suara dari teman-teman."ucap Ayeuna sambil mengembangkan senyumnya. Senyum manis itu terlihat jelas di mata Mario membuat Mario takjub akan kecantikan alami yang dimiliki oleh Ayeuna.
"Betapa cantiknya wanita ini!" Tetapi mengapa dia sangat dingin kepada setiap laki-laki berbicara kepada laki-laki hanya seperlunya." gumam Mario dalam hati karena ia baru menyadari kalau Mario terpesona melihat kecantikan Ayeuna.
"Aduh bagaimana ini jika aku juga mencintai Ayeuna?"Padahal aku tahu kalau kakakku Pasti sangat mencintainya. Jujur Mario sudah mulai tertarik dengan Ayuena. Padahal awalnya dirinya ingin sekali mempersatukan Damian dengan Ayeuna menjadi Ibu sambung dari Prasetya keponakannya.
Ia menepis rasa itu!" dari dalam hatinya ia takut menyakiti hati Damian dan juga Ayeuna ketika Damian mengetahui kalau dirinya benar-benar cinta kepada Ayeuna dan berniat untuk menusuk Damian dari belakang.
__ADS_1
"Apa ini?perasaan apa ini? Mario bertanya-tanya dalam hati. Ia menatap Ayeuna dengan sendu sembari menyantap menu makanan yang ada di hadapan mereka yang sebelumnya mereka pesan.
"Apa yang harus aku lakukan? Mengapa ini bisa terjadi kepadaku? Aku tidak menginginkan hal ini! rumah Mario ke dalam hati.
***
Setelah Prasetya diperbolehkan pulang ke rumah. Prasetya tampak sedikit murung karena Opa dan oma nya tak kunjung datang untuk membawa Prasetya pergi ke Medan menemui Ayeuna. Wanita yang selama ini sudah ia anggap menjadi ibu kandungnya sendiri. Prasetya sangat merindukan sosok Ayeuna. Begitu juga dengan Ayeuna. Tetapi jarak diantara mereka membuat mereka tidak bisa bertemu saat ini.
"Papi apa kau masih sibuk di kantor? tanya Prasetya kepada Damian
"Memangnya ada apa Sayang Kok kamu bertanya Papi sibuk atau tidak?
"Kalau boleh Papi antarkan Prasetya ke Medan .Prasetya ingin sekali bertemu dengan Mami Ayeuna. Prasetya sangat rindu kepada mami.
"Apa papi tidak merindukan Mami Ayeuna?
Damian terdiam ia tidak dapat menjawab pertanyaan dari putranya itu. Pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab oleh Damian. Damian juga bingung dengan sikapnya kepada Ayeuna yang tidak terima jika ada seseorang yang dekat dengan Ayeuna. padahal hubungan antara Ayeuna dengan Ayeuna tidak ada hubungan khusus. Tapi sepertinya Damian tidak ingin Ayeuna bersama laki-laki lain.
"Ayo dong Pi!" antarkan Prasetya ke Medan, Prasetya masih libur. Prasetya sangat kangen kepada Mami apa tapi tidak rindu kepada Mami Ayeuna?
"Biarkan Opa dan Oma yang menemanimu ke kesana. Papi masih ada pekerjaan di sini. ucap Damian kepada Prasetya. Prasetya menatap dengan tatapan tajam. lalu ia merengek ingin diantar langsung oleh Demian ke kota Medan.
Bersambung....
__ADS_1