Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 47 JANGAN PERGI


__ADS_3

Ketika pertengkaran antara Damian dan juga Mario sudah dihentikan oleh Tuan Gaston Perez. Mario kembali masuk ke ruang rawat inap Prasetya.


"Hai keponakan Om yang tampan, Bagaimana Apa kau sudah siap melepas rindu dengan Mami kamu?


"Om Prasetya mohon jangan bawa mamiku dariku."pinta Prasetya kepada Mario.


"Jika kau ingin bersama mami Mu, kau bisa ikut Opa sama Oma ke Medan. Kau tahu bukan? Mami ayeuna sudah menjadi asisten pribadi Om Mario.


"Iya Om!"Prasetya ikut bersama Oma dan Opa ke Medan.


"Boleh, tapi kau harus terlebih dahulu sembuh. kau ingin bersama mami Ayeuna bukan?"


Prasetya menganggukan kepalanya pertanda dia benar-benar menginginkan Ayeuna tinggal bersama dirinya.


Tetapi Ayeuna tidak ingin kalau dirinya berada di kota Jakarta lagi. Mengingat terlalu banyak kenangan pahit yang dialami di kota ini.


"Begini saja, jika keponakan Om yang tampan ini ingin bersama mami Ayeuna. Kamu harus berjanji akan rajin makan dan minum obat agar jagoan Mami Ayeuna cepat sembuh dan bisa pergi ke Medan." ucap Mario kepada keponakannya sembari memberi kecupan hangat di kening Prasetya.


Tapi untuk sekarang Om dan Mami Ayeuna harus segera kembali ke Medan. Karena pekerjaan yang menumpuk sudah menunggu Om dan Mami Ayeuna di sana."bujuk Mario kepada keponakannya agar Prasetya tidak merengek minta ikut ke Medan hari itu juga.


"Opa, Oma benaran Opa dan Oma mau membawa Prasetya tinggal bersama kalian dan juga Mami Ayeuna?


Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez mengembangkan senyumnya menatap cucu kesayangan mereka.


"Tentu sayang!"tetapi kau harus berjanji kau harus segera sembuh agar Prasetya bisa ikut bersama Opa dan Oma ke Medan.

__ADS_1


Mendengar persetujuan dari tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez tampak wajah Prasetya berbinar. Ia sangat bahagia mendengar bahwasanya dirinya diijinkan oleh Opa dan oma nya ikut bersama mereka.


Damian hanya diam saja Mendengar pembicaraan antar keluarga itu. Ia tidak dapat mengeluarkan kata-kata. Karena keinginan putranya yang ingin sekali tinggal bersama Ayeuna tetapi Ayeuna sudah terikat kontrak dengan perusahaan milik Tuan Gaston perez yang dikelola langsung oleh Mario Putra bungsu dari tuan Gaston Perez.


Tatapan permusuhan terlihat jelas dari tatapan Damian kepada Mario. Tetapi Mario tidak perduli akan hal itu. Ia sengaja memanasi Damian Dengan mengatakan kalau dirinya menyayangi Ayeuna dan akan membawa Putra kesayangan Damian ikut bersama mereka.


Sejujurnya Mario hanya ingin membuat kakaknya menyadari akan rasa cintanya kepada Ayeuna. Tetapi karena keegoisan besar yang dimiliki Damien Perez sehingga dirinya enggan mengakui kalau dirinya mencintai Ayeuna.


"Ayeuna segera pesan tiket kita sekarang juga untuk segera kembali ke Medan client kita sudah menunggu di sana. Aku tidak ingin Client ku terlalu lama menunggu ku."perintah dari Mario Perez kepada Ayeuna.


Dengan gerak cepat Ayeuna langsung meraih tablet yang ada di tas sandang miliknya. kemudian Ia membuka aplikasi untuk memesan tiket pesawat tujuan Bandara soekarno-hatta ke Kualanamu yang tepatnya berada di Deli Serdang Sumatera Utara.


Bagaimana apa tiket pesawatnya sudah kamu pesan? tanya Mario ketika melihat Ayeuna mengotak-atik tablet.


"Alhamdulillah sudah Bos, sepertinya jadwal penerbangannya sekitar 2 jam lagi. lebih baik kita sekarang juga berangkat ke bandara nanti ketinggalan pesawat."ujar Ayeuna kepada Mario tanpa melihat wajah Damian sama sekali.


"Kau tidak bisa pergi dari sini?


"Apa kau tidak menyayangi Prasetya sama sekali?pekik Damian sambil menahan Ayeuna untuk tetap berdiam di tempat duduknya.


"Maaf Tuan Damian yang terhormat. Saya harus profesional dalam bekerja. Saya sangat sayang kepada Prasetya sama seperti Putra saya sendiri. Bahkan melebihi saya menyayangi diri saya sendiri. Anda tahu semenjak saya mendengar kabar Kalau Prasetya masuk rumah sakit. Hati saya begitu gelisah. Bahkan tidurku tidak pernah nyenyak karena selalu memikirkan dan ingin melihat kondisi Prasetya.


Aku kurang percaya kepada orang yang menjaganya Kalau tidak aku sendiri yang menjaga putraku walaupun Prasetya bukan lahir dari rahim ku."ungkap Ayeuna tanpa peduli dengan keberadaan Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez di sana.


Damian tertegun mendengar jawaban dari Ayeuna yang mengatakan kalau Ayeuna menyayangi putranya melebihi menyayangi dirinya sendiri. Memang Damian sudah mengetahui Kalau Ayeuna selama ini mengurus Prasetya benar-benar tulus.

__ADS_1


hingga Prasetya menganggapnya seperti ibu kandungnya sendiri.


"Putra kesayangan mami, Maafkan Mami sayang Mami harus meninggalkan kamu dulu. Ada pekerjaan yang menanti Mami di Medan. Kau ingin bersama mami bukan? Kalau kau ingin bersama mami tinggal di Medan kau harus cepat sembuh."pekik Ayeuna.


Prasetya menganggukkan kepalanya sembari langsung memeluk Ayeuna dengan seksama.


"Aku akan selalu merindukanmu mami!"ucap Prasetya sambil meneteskan air matanya berpisah dengan wanita yang sangat ia sayangi yang sudah dianggapnya sebagai ibu kandungnya sendiri.


"Mami juga akan sangat merindukanmu untuk itu kau harus segera sembuh. Mami tunggu kabar baik darimu Mami akan menjemputmu di bandara jika kau sudah sembuh." ucap Ayeuna. Senyum sumringah terlihat jelas di wajah bocah kecil itu mendengar Ayeuna akan menantikan dirinya di Medan.


"Ayo ayeuna Nanti kita terlambat!" ujar Mario Perez sembari berpamitan kepada tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez.


Demian kembali menahan Ayeuna agar Ayeuna tidak pergi meninggalkan dirinya bersama Prasetya.


"Jangan Pergi!"hardik Damian


"Maaf tuan Damian yang terhormat saya harus harus profesional dalam bekerja. Saya tidak pernah mencampuradukkan urusan pribadi ke urusan pekerjaan. Jadi tolong jangan halangi saya."ucap Ayeuna sambil menepis tangan Damian Perez.


Kemudian Mario dan Ayeuna meninggalkan rumah sakit itu menuju bandara Soekarno Hatta.


"Terima kasih Tuan Mario kau sudah mempertemukan ku dengan putraku.


"Seharusnya saya yang berterima kasih kepadamu karena kamu selama ini merawat keponakanku Karena bagaimanapun Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada keponakan kesayanganku." ucap Mario kepada Ayeuna.


Bersambung........

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏


jangan lupa like coment dan votenya ya


__ADS_2