
Sehingga Mario langsung berpamitan kepada Pak Haposan dan ibu Boru Silalahi agar segera berangkat ke kantor. Ia tidak ingin memberikan contoh yang tidak baik kepada para karyawannya, dengan terlambat datang ke kantor. Mario harus menjadi panutan di kantor Dirgantara group. Sama halnya seperti yang dilakukan Tuan Gaston Perez selama memimpin perusahaan keluarga Perez selama puluhan tahun.
Mario berlalu meninggalkan Pak Haposan dan ibu Boru Silalahi setelah berpamitan kepada pak Haposan
"Sayang kita langsung berangkat saja, nanti kita telat." ucap Mario sambil meraih tangan Aurelin berjalan menuju mobil miliknya yang terparkir di halaman rumah milik pak Haposan.
Setelah keduanya berada didalam mobil, supir pribadi Mario langsung melajukan mobil yang ia kendarai kearah jalan raya, menuju kantor Graha kencana. Sementara di bangku penumpang terlihat Mario menikmati pemandangan yang indah disampingnya.
Ia begitu terpesona melihat penampilan Aurelin yang terlihat anggun dan cantik.
"Sayang kamu cantik bangat hari ini." puji Mario membuat Aurelin tersipu malu.
"Tidak perlu menggodaku Pak Mario yang terhormat, walau pak Mario tidak menggoda Aurelin, Aurelin juga sudah sayang kok sama seorang Mario yang terkenal playboy." ucap Aurelin membuat Mario langsung membulatkan matanya.
"Sudah tidak perlu memandang ku seperti itu sayang." ucap Aurelin. Aurelin memberanikan diri mengecup bibir ranum Mario. Membuat Mario terhenyak melihat Interaksi yang dilakukan Aurelin terhadapnya. Sungguh diluar dugaan kalau Aurelin melakukan hal itu kepada Mario.
Padahal selama ini, Aurelin selalu berusaha menghindar jika Mario ingin sekedar memeluk dan mencium dirinya. Mario benar benar menikmati Kecupan dari Aurelin. Sehingga Mario langsung membalas kecupan yang dilakukan Aurelin.
Semetara pak Yono, hanya tersenyum melihat interaksi pasangan kekasih itu dari kaca spion mobil yang ia kendarai. Ia tidak ingin majikanya mengetahui, kalau dirinya melihat interaksi majikanya. Sehingga pak Yono pura pura tidak melihat Mario dan Aurelin.
Tiba tiba keduanya tersentak, ketika mobil mobil yang dikendarai oleh pak Yono ngerem mendadak. Karena ada seseorang yang ingin menyeberang tanpa memperhatikan mobil yang dikendarai oleh pak Yono, hampir saja menabraknya kalau pak Yono tidak ngerem mendadak.
"Ada apa Pak Mengapa tiba-tiba ngerem mendadak? tanya Mario sedikit kesal melihat sopir pribadinya
__ADS_1
"Maaf tuan ada seseorang yang tiba-tiba Ingin menyeberang daripada ketabrak jadi saya ngerem mendadak." Ucap pak Yono penuh dengan hati-hati karena dirinya takut kalau Mario akan marah kepadanya.
"Sudah Mas tidak perlu marah, yang penting sekarang kita tidak apa-apa. Dan orang itu pun tidak apa-apa kan pak? Aurelin penasaran apa yang terjadi kepada seseorang yang ingin menyeberang, tepatnya di hadapan mobil yang ditumpangi oleh Mario dan Aurelin.
"Sepertinya tidak apa-apa Nona, itu dia sudah berjalan ke sana." Ucap pak Yono sambil menunjukkan ke arah salah satu orang tua paruh baya yang berjalan menyebrang tanpa memperhatikan mobil yang dikendarai pak Yono. Aurelin menganggukkan kepalanya setelah melihat wanita paruh baya sudah berada di seberang.
"Ya sudah lanjutkan saja pak ini sudah pukul 08.00 tidak bagus kami terlambat di kantor." ujar Aurelin agar Pak Yono segera melajukan mobilnya menuju kantor Graha kencana. Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit Mereka pun tiba di kantor Graha kencana.
Terlihat beberapa karyawan sudah berada di lobby kantor untuk memberikan sambutan atas kembalinya Mario memimpin perusahaan Graha kencana. Tentunya mereka sudah mengetahui informasi Kalau hari itu Mario sudah dapat memulai aktivitasnya memimpin Graha kencana kembali.
Tentunya informasi itu mereka dapatkan dari tuan Gaston Perez agar para karyawan yang bekerja di sana memberi sambutan kepada Mario Perez. Ketika Mario Perez dan Aurelin turun dari mobil yang dikendarai oleh Pak Yono, terlihat salah satu manajer yang bertugas di sana langsung memberikan sambutan hangat kepada Mario.
Para karyawan yang bekerja di kantor Graha kencana sedikit heran melihat kedatangan Mario saat ini,bergandengan tangan dengan Aurelin. Mereka sama sekali tidak mengetahui kalau Mario dan Aurelin memiliki hubungan khusus. Bahkan mereka akan melangsungkan pernikahan di California secara catatan sipil dalam jangka waktu dekat.
"Sayang lepasin tanganku!" tidak enak, lihat pandangan mereka tertuju kepada kita." ujar Aurelin sembari berniat melepaskan tangannya dari genggaman Mario.
Biarin aja mereka mengetahui kalau kamu itu calon istriku yang paling cantik. Agar mereka tidak berani mengganggumu lagi. Apalagi itu manajer si kutu kupret yang selalu mencari perhatian dari mu." ucap Mario mengingat salah satu manajer yang bekerja di kantor Graha kencana selalu mencari perhatian kepada Aurelin.
Mario mengetahui kalau manajer itu mencintai Aurelin. Ia tidak ingin kalau manajer itu berharap kepada Aurelin dan Mario juga ingin memberitahu kalau dirinya akan segera menikahi Aurelin di California kepada seluruh karyawan yang bekerja di kantor Graha kencana.
Sungguh di luar dugaan, Aurelin tidak mengetahui rencana Mario yang ingin mengumumkan hubungan mereka kepada para karyawan. Ia sedikit canggung ketika Mario mengatakan hubungan Mario dengan Aurelin dan memberitahu mereka akan segera menikah kepada seluruh karyawan.
Aurelin merasa tidak nyaman mendengarkan dari para karyawan. Apalagi dari karyawan wanita-wanita yang menaruh hati kepada Mario pupus sudah harapan mereka. Apalagi salah satu diantara mereka pernah menjalin hubungan satu malam dengan Mario di salah satu Hotel ternama di kota Medan.
__ADS_1
Karina seolah tidak terima dengan hubungan Mario dengan Aurelin. Karina salah satu wanita yang pernah dekat dengan Mario. Karina juga salah satu karyawan yang bekerja di kantor Graha kencana. Mario tidak pernah tertarik dengan Karina. Tetapi sepertinya Karina sangat mencintai Mario.
Hal itu dimanfaatkan Mario saat dirinya ingin menuntaskan hasratnya.
"Mas....kenapa pandangan Karina sama Aurelin sadis Begitu? tanya Aurelin berbisik ditelinga Mario.
"Biarin saja sayang!" mungkin dia iri melihat kamu yang mendapatkan cinta seorang Mario Perez yang paling tampan di kantor ini." ucap Mario sambil terkekeh
" Mas sok percaya diri!" ganteng darimananya dari Hongkong? ucap Aurelin sambil mencubit lengan Mario
"Aduh.....aduh...aduh sakit sayang." ringis Mario berpura pura kesakitan. Padahal Mario sama sekali tidak merasakan rasa sakit akibat Cubitan Aurelin.
Aurelin merasa bersalah karna telah membuat Mario meringis kesakitan.
"Maaf mas!" ucap Aurelin
"Tidak ada maaf maaf, kamu hari bertanggungjawab." ucap Mario sambil mengedipkan sebelah matanya kearah Aurelin.
Aurelin dan Mario berlalu dari hadapan para karyawan yang menyambut kedatangan Mario setelah Mario bertegur sapa dengan para karyawan. Tangan Mario terus menggenggam tangan Aurelin seolah dirinya takut kehilangan Aurelin.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
__ADS_1