Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.108 PERDEBATAN


__ADS_3

Nyonya Rasti meminta kepada Leonardo berusaha membebaskan Nyonya Rasti dari dalam penjara. Tetapi Leonardo tidak memenuhi keinginan nyonya Rasti, sebelum Nyonya Rasti menyadari segala kesalahannya selama ini.


Leonardo tidak ingin Nyonya Rasti semakin berbuat yang semena-mena terhadap orang lain. Sikap sombong dan angkuh Nyonya Rasti membuat Leonardo enggan untuk membebaskan Nyonya Rasti walaupun Nyonya Rasti ibu kandung Leonardo sendiri.


Ketika Leonardo berbicara kepada Nyonya Rasti, seseorang datang menghampiri Nyonya Rasti yang notabennya orang-orang mengetahui kalau dirinya salah satu kuasa hukum dari keluarga Perez. Pengacara itu adalah salah satu artis terkenal dan juga pengacara kondang. Yang mana istri dari pengacara itu adalah teman sosialita Nyonya Rasti yaitu Nyonya Alena.


Yang tadinya ingin berpura-pura meminjam barang-barang branded milik Nyonya Rasti. Padahal Nyonya Alena sudah mengetahui kasus yang dihadapi Nyonya Rasti saat itu. ketika Damian datang ke kantor suaminya.


Pengacara kondang yang berdarah Batak itu menghampiri Nyonya Rasti dan ingin memberitahukan kepada Nyonya Rasti kalau kasus ini sudah ia tangani dan diminta oleh Damian sendiri suami dari Ayeuna.


"Maaf Nyonya Rasti yang terhormat Client saya meminta saya untuk menangani kasus pembunuhan atau kasus tabrak lari yang disengaja oleh Nyonya Rasti sendiri. Jadi saya harap kerjasama yang baik dari Anda." ujar pengacara kondang berdarah Batak itu kepada Nyonya Rasti.


Nyonya Rasti mengetahui kalau pria berdarah Batak itu adalah suami dari teman sosialitanya yaitu Nyonya Alena. Ia pun berniat untuk bernegoisasi kepada suami dari teman sosialitanya itu. Tetapi pengacara kondang itu menolak untuk bekerjasama dengan Nyonya Rasti. Ia tahu siasat yang dimiliki Nyonya Rasti.


"Maaf nyonya jangan memprovokasi saya untuk memihak kepada anda. Jika anda benar-benar bersalah maka anda akan tetap dihukum dan jika anda tidak terbukti bersalah maka anda akan dibebaskan dari tempat ini. Jika memang benar bukan Anda pelakunya maka Mengapa anda khawatir?ucap pengacara keluarga Damian Perez kepada Nyonya Rasti. Membuat Nyonya Rasti merasa kehabisan akal untuk membujuk pengacara itu.


Leonardo menghampiri pengacara keluarga Damian Perez. Leonardo meminta maaf akan sikap angkuh dari Nyonya Rasti terhadap pengacara itu.


"Maafkan Ibu saya tuan Carlos, Saya harap anda tetap menegakkan hukum yang ada di negara ini. Saya benar-benar buta hukum jadi semua saya serahkan kepada Anda tuan."ucap Leonardo kepada tuan Carlos yang merupakan pengacara keluarga Perez.

__ADS_1


"Tuan Leonardo anda bisa menghubungi kuasa hukum anda untuk melakukan pembelaan terhadap Nyonya Rasti. Jadi bekerja sama lah dengan baik." ujar Tuan Carlos kepada Leonardo. Leonardo menganggukkan kepalanya Ia pun berniat meninggalkan Nyonya Rasti dan berpamitan kepada Nyonya Rasti sebelum Nyonya Rasti dimasukkan kembali ketahanan.


Setelah kepergian Leonardo dan juga tuan Carlos, Nyonya Rasti pun dibawa masuk ke dalam tahanan oleh pihak kepolisian yang bertugas di sana. Leonardo berbicara kepada tuan Carlos kalau dirinya, benar-benar pasrah dengan Apa keputusan dari pengadilan nantinya. Tetapi Tuan Carlos meminta kepada Leonardo tetap menggunakan kuasa hukum untuk melakukan pembelaan terhadap Nyonya Rasti.


****


Di tempat lain Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez sudah tiba di bandara Kualanamu tepatnya di Sumatera Utara. Setelah nyonya nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez sudah tiba di bandara terlihat asisten Mario sudah menjemput mereka ke bandara.


Sekitar satu jam kemudian setelah asisten Mario Perez menjemput Nyonya Julia dan Tuan Gaston. Mereka tiba di kediaman keluarga Perez yang ada di kota Medan Tepatnya di kawasan perumahan Cemara asri yang mana kompleks perumahan itu adalah salah satu kompleks mewah yang ada di kota Medan.


Tuan Gaston Perez yang sudah tiba di rumah. Ia menghubungi Mario yang masih ada di kantor graha kencana. Ketika Mario mendengar suara ponselnya yang sudah berdering, ia meraih ponselnya yang ada di atas meja kerjanya. Sekilas ia melirik Aurelin yang sedang asyik melakukan tugas dan tanggung jawabnya sebagai asisten Mario Perez.


"Kamu lagi di mana?


"Mario masih ada di kantor Ada banyak pekerjaan yang harus Mario selesaikan di sini. Kan papi tahu sendiri kalau Mario meninggalkan kantor beberapa hari ketika pernikahan Kak Damian." ucap Mario kepada tuan Gaston.


"Ya sudah setelah kamu selesaikan tugas kamu di kantor, kamu segera kembali ke rumah Dan tolong bawa Aurelin ke rumah. Karena ada sesuatu yang ingin Papi bicarakan kepada kalian berdua." ujar Tuan Gaston Perez kepada Mario Perez.


Ketika mendengar namanya disebut-sebut Mario di dalam sambungan telepon seluler Aurelin menatap Mario dengan tatapan tanya ia khawatir Kalau tuan Gaston dan nyonya Julia memintanya segera datang ke rumah keluarga Perez yang ada di kota Medan.

__ADS_1


Aurelin mengetahui kalau Tuan Gaston dan nyonya Julia sudah tiba di Medan hari itu. mengingat Auralin mendapat sambungan telepon seluler dari tuan Gaston bahwa mereka akan segera tiba di kota Medan hari itu juga.


"Aduh bagaimana ini jika Tuan Gaston dan nyonya Julia membahas mengenai hubunganku dengan Tuan Mario?"


gumam aurelin di dalam hati sehingga dirinya sedikit gelisah ketika Mario mendapatkan sambungan telepon seluler dari Tuan Gaston. Tetapi ia berusaha untuk menenangkan hatinya agar Mario tidak menjahili Aurelin. Ia tahu kalau Mario akan menjahili Aurelin jika Aurelin terlihat gugup.


Sore hari sudah tiba. Jam kerja Sudah usai membuat Mario langsung menghampiri Aurelin dan mengatakan kalau mereka langsung menuju kediaman keluarga Perez yang ada di kawasan komplek Cemara asri. Membuat aurelin terhentak ketika Mario memintanya bersiap ikut bersama Mario ke kediaman keluarga Perez.


"Ayo kita pulang, Mami dan Papi meminta kita ke rumah sekarang juga karena ada sesuatu yang ingin mereka bicarakan." ujar Mario Perez kepada aurelin.


"Maaf pak Mario Sepertinya saya tidak bisa ikut bersama bapak. Karena ada sesuatu hal yang harus saya kerjakan di rumah.


Kebetulan hari ini teman alumni saya datang ke rumah untuk sekedar berkunjung karena kami sudah lama tidak bertemu."ucap Aurelin Yang pastinya berbohong karena dirinya tidak ingin bertemu dengan Nyonya Julia dan Tuan Gaston. Aurelin tidak mampu melakukan kebohongan lagi kepada Tuan Gaston dan nyonya Julia lagi.


"Kamu tidak pintar berbohong jadi tidak perlu membohongi saya. Saya tahu Kamu membohongi saya. Jadi hentikan dramamu ini."ucap Mario dengan nada meninggi. Membuat Auralin bergidik ngeri.


"Sudah saya katakan, Saya tidak bisa ikut dengan anda. Karena saya tidak ingin membohongi tante Julia dan Om Gaston lagi mereka orang-orang yang saya hormati. Jadi saya tidak ingin membohongi Mereka lebih jauh lagi. Seperti yang Anda minta Tuan Mario Perez yang terhormat." ucap Aurelin dengan nada meninggi tidak kalah dari Mario Perez.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya. jangan lupa tekan love, like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏


__ADS_2