Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 265. SEMAKIN MANDIRI


__ADS_3

Ayeuna dengan telaten mengurus baby Catherine dan juga Prasetya Perez. Kasih sayang Ayeuna kepada Prasetya Perez benar-benar tulus dan tidak berubah sama sekali. Walaupun, baby Chaterine sudah hadir di tengah-tengah keluarga Damian Perez dengan Ayeuna.


"Mami....,lihat deh Prasetya sudah pintar pakai baju sendiri. Mami tidak perlu repot lagi membantu Prasetya memakai baju seragam.


"Wah, Putra Mami sangat pintar dan tampan." sahut Ayeuna sambil meraih tubuh putranya ke pelukannya. Ia melihat Prasetya perez sudah tampak rapi dan bersih..


"Apa Kamu sendiri yang melakukannya sayang?" tanya Ayeuna penuh selidik kepada putranya.Prasetya Perez mengganggukan kepalanya. Ayeuna mengancungkan jempolnya kepada putranya yang sudah mampu mandiri. "Kamu hebat sayang." Puji Ayeuna. Karena melihat perkembangan Prasetya akhir-akhir ini setelah kehadiran baby Catherine.


"Sekarang Prasetya sudah menjadi kakak. Itu artinya Prasetya harus mandiri dong mami." jawab Prasetya dengan bijak. Membuat Ayeuna mengembangkan senyumnya. Ia gemas melihat putranya yang sangat bijak. Ada kebahagiaan tersendiri di hati ayuna melihat Prasetya Perez saat ini sudah semakin mandiri.


Sementara Damian yang baru keluar dari kamar menghampiri Ayeuna di kamar yang ditempati oleh baby Catherine. "Sayang apa Putri kita rewel? tanya Damian Perez kepada Ayeuna. "Tidak Mas, hanya saja Ayeuna ingin memberi Putri kita ASI." sahut Ayeuna sambil tetap memberikan ASI untuk putrinya.


Damian menatap putrinya dengan tatapan penuh kasih sayang. Dede, itu jatah Papi Loh. Kita bagi dua ya sebelah untuk dede sebelahnya untuk papi." ucap Damian berniat untuk bercanda kepada putrinya.


"Kamu ini mas Bisa saja bercandanya." Damian Perez langsung tertawa ngakak mendengar ocehan istrinya yang merasa komplain ketika Damian Perez mengganggu putrinya.

__ADS_1


*****


"Mas aku sangat merindukan anak-anak kita Dan cucu-cucu Kita." ucap Nyonya Julia Perez kepada tuan Gaston Perez yang sedang berada di California. "Kalau kamu merindukan mereka, kan bisa kita lakukan video call sayang! tidak perlu khawatir. Zaman sekarang sudah maju tidak seperti dulu lagi, ketika kita masih pacaran." sahut Tuan Gaston Perez sambil mengembangkan senyumnya menatap istrinya dengan tatapan penuh cinta.


"Tapi kalau melalui video call atau telepon seluler sepertinya Julia tidak merasa puas Mas."sahut Nyonya Julia dengan manja kepada suaminya. "Baru saja kita beberapa bulan di sini, kamu sudah sangat merindukan anak-anak kita. Bagaimana jika kita bertahun di sini?


Nyonya Julia terdiam. Ia sama sekali tidak menjawab apa yang dikatakan suaminya. Dan memilih untuk meninggalkan suaminya begitu saja. Itu artinya Nyonya Julia merasa suaminya tidak mengetahui isi hati nyonya Julia, yang sangat merindukan anak-anak dan cucu-cucu mereka.


"Nyonya Julia ingin sekali kembali ke tanah air. Padahal sebelumnya mereka sudah merencanakan menghabiskan hari tua mereka di California tanpa dibayang-bayangi bisnis milik keluarga Perez yang ada di tanah air.


Tuan Gaston Perez melihat istrinya meninggalkannya begitu saja, menggelengkan kepalanya. Ia pun memilih untuk menghampiri Nyonya Julia Perez. "Sayang jangan marah dong, kalau kamu marah kecantikanmu berkurang loh." goda Tuan Gaston Perez sambil meraih tubuh istrinya ke dalam pelukannya.


Walaupun di usia wanita yang sudah beruban itu tidak muda lagi, Tetapi Tuan Gaston Perez begitu sangat mencintai dan menyayangi Nyonya Julia Perez. Begitu juga dengan Nyonya Julia Perez ia sangat setia dan menyayangi suaminya.


Tidak pernah terdengar gonjang-ganjing prahara rumah tangga mereka. Kehidupan rumah tangga Tuan Gaston Perez dengan Nyonya Julia Perez selalu harmonis. Hingga di usia pernikahan mereka menginjak 45 tahun, pasangan suami istri itu masih terlihat sangat bahagia. Apalagi dengan kehadiran cucu-cucu mereka yang membuat kebahagiaan mereka semakin berlipat-lipat ganda.

__ADS_1


"Apapun yang kamu inginkan Mas akan turuti." ucap Tuan Gaston Perez sambil mengecup kening Nyonya Julia Perez. "Beneran Mas, akan menuruti permintaan Julia?" tanya Nyonya Julia Perez seolah tidak percaya apa yang diucapkan suaminya.


"Iya sayang, Apapun yang kamu minta mas akan turutin. Asalkan kamu jangan meminta mas untuk meninggalkan kamu. Karena kehidupan Mas, ada di kamu." sahut Tuan Gaston Perez yang mampu membuat Nyonya Julia Perez langsung mengembangkan senyumnya.


"Aku merindukan anak-anak. Aku ingin kembali ke tanah air." sahut Nyonya Julia Perez dengan singkat. Membuat Tuan Gaston Perez langsung tertawa cengengesan.


" Jadi hanya itu permintaan kamu sayang?" nyonya Julia Perez menganggukkan kepalanya.


"Masya Allah Mas kira istri mas yang cantik ini, entah menginginkan apa. Kamu tenang saja sayang, malam ini pun kita dapat langsung berangkat ke tanah air. Karena kita juga memiliki jet pribadi." ucap Tuan Gaston Perez sambil memberikan kecupan hangat di bibir manis istrinya. Pasangan suami istri yang sudah lanjut usia itu terlihat begitu romantis. Membuat setiap pasangan muda akan merasa cemburu melihat mereka.


Keesokan harinya Tuan Gaston Perez menghubungi asistennya untuk mempersiapkan keberangkatan mereka kembali ke tanah air. Sesuai dengan permintaan istrinya. Tuan Gaston Perez sengaja tidak memberitahu kepada Damian Perez dan juga Ayeuna, kalau mereka akan kembali ke tanah air. Dua bulan lamanya meninggalkan tanah air, Nyonya Julia Perez merasa tidak tahan menahan rasa rindunya terhadap anak-anak dan cucu-cucunya.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2