
Setelah berbicara panjang lebar dengan Damian, Ayeuna beranjak dari tempat tidur berniat untuk membersihkan diri. Tetapi ketika dirinya ingin beranjak. Ia kembali sadar kalau dirinya belum menggunakan pakaian. Hingga Ayeuna masuk kedalam kamar mandi dengan melilitkan selimut di tubuhnya. Melihat tingkah Ayeuna Damian tertawa ngakak.
Ayeuna tidak peduli dengan tawa Damian. Ia terus saja melangkah masuk kekamar mandi Dan segera membersihkan diri. Karna dirinya kwatir kalau Prasetya mencarinya.
"Pasti putraku mencariku." gumam Ayeuna dalam hati sembari terus membersihkan dirinya didalam kamar mandi. Setalah selesai membersihkan Diri, Ayeuna keluar dari kamar mandi. Dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya.
"Mas bisa minta tolong tidak?"
"Ada apa sayang?"
"Tolong ambilkan baju ganti Ayeuna di kamar Ayeuna dong. Kan tidak mungkin Ayeuna keluar seperti ini! yang ia nya Ayeuna jadi tontonan gratis orang orang penghuni hotel ini. Memangnya mas mau Tubuh Ayeuna dilihat laki laki lain?" " ucap Ayeuna kepada Damian.
"Enak saja kamu ngomong seperti itu sayang. Mas tidak akan membiarkan orang melirik tubuhmu . Karna Tubuhmu dan apa saja yang ada di dalam diri kamu hanya milik mas seorang." ucap Damian sembari langsung berdiri dari tempat duduknya dan keluar mengambil koper milik Ayeuna.
Ayeuna tertawa ngakak melihat Tingkah Damian yang merasa tidak rela membiarkan dirinya dilirik laki laki lain. Sekitar 5 menit kemudian, Damian datang menghampiri Ayeuna dengan membawa koper milik Ayeuna.
"Loh mas kok dibawa kopernya kemari? kan tadi Ayeuna bilang Hanya baju ganti!" pekik Ayeuna.
__ADS_1
"Mas tidak tau sayang, yang mana yang mau kamu pakai. Ya daripada bolak balik Mas bawa saja kopernya kari." ucap Damian sambil nyengir.
Ayeuna menggelengkan kepalanya. Kemudian Ayeuna membuka kopernya dan mengabil baju ganti disana.
"Mas langsung mandi saja supaya kita langsung sarapan. Takutnya Prasetiya sudah menunggu kita."ujar Ayeuna kepada Damian. Agar Damian segera membersihkan diri. karena mereka akan melanjutkan perjalanan wisata kembali di kawasan danau Toba. tentunya ke tempat yang belum mereka jalani.
Damian pun langsung melakukan perintah dari Ayeuna. Tanpa ada rasa menolak Damian pun langsung masuk ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Setelah kurang lebih 15 menit bergelut di kamar mandi, Damian keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di pinggang.
Sementara Ayeuna sudah mengenakan pakaiannya santai dan merias wajahnya dengan make up tipis membuat aura kecantikan Ayeuna semakin mempesona.
"Kamu sudah siap sayang?
"Mas ini baju ganti kamu, cepat pakai!" nanti Prasetya terlalu lama menunggu kita. Ayeuna khawatir kalau Prasetya menunggu kita untuk sarapan pagi."ucap Ayeuna kepada Damian membuat Damian langsung dengan gerak cepat menggunakan pakaiannya.
Setelah memastikan penampilan Damian sudah terlihat rapi dan elegan, Ayeuna dan Damian keluar kamar berniat untuk menghampiri Prasetya. Yang mana Prasetya dan Tati sudah sedari tadi menunggu kehadiran mereka.
"Sayang maaf Mami membuat kamu terlalu lama menunggu!"
__ADS_1
"No problem mami!"
sekarang kita sarapan yuk mom. Sepertinya Prasetya sudah lapar." ucap Prasetya sembari menarik tangan Ayeuna.
Ayeuna mengembangkan senyumnya melihat putranya yang begitu pengertian terhadapnya. Apalagi Prasetya sama sekali tidak protes Kalau malam itu Ayeuna meninggalkannya tidur bersama Tati.
"Sayang maaf ya tadi malam Mami meninggalkanmu tidur bersama Mbak sus!" ucap Ayeuna kepada Prasetya.
"Tidak apa-apa mom!" yang penting Mami sama papi tidurnya barengan kan?"tanya Prasetya membuat Ayeuna langsung membulatkan matanya netranya melirik ke arah Damian seolah dirinya tak percaya akan apa yang didengarnya dari mulut bocah kecil itu.
"Prasetya Tidak apa-apa kok. Kalau mami tidur bareng sama papi. Karena kata Mbak sus Kalau Mami sama papi tidur bersama maka nanti akan ada adiknya Prasetya.Kan kalau ada adiknya Prasetya ada teman Prasetya untuk bermain mom." ucap Prasetya membuat ayeuna melototkan matanya melihat kearah Tati.
Tatapan Ayeuna seolah dirinya meminta penjelasan dari Tati tentang apa yang dikatakan Tati kepada Prasetya. Tetapi Tati memilih untuk memalingkan wajahnya dari Ayeuna karena dirinya takut Ayeuna akan marah kepadanya.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.
__ADS_1
jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.
Trims