Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB. 125 KANTOR GRAHA KENCANA


__ADS_3

Kehadiran Tuan Gaston Perez di kantor Graha kencana membuat orang-orang yang bekerja di kantor itu menunduk memberi hormat kepada tuan Gaston Perez. Mereka tau persis kalau Tuan Gaston adalah masih pemilik sah perusahaan Graha kencana.


Ketika tuan Gaston berjalan menuju ruang kerja Mario Tuan Gaston melihat Aurelin sedang sibuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh Mario kepadanya. Karena terlalu sibuk dengan tugas itu membuat orang lain tidak memperhatikan kehadiran Tuan Gaston di sana.


Ehem....


Tuan Gaston Perez berdehem melihat Aurelin sibuk berkutat di laptopnya. Aurelin mendongakkan kepalanya ia langsung mengembangkan senyumnya ketika dirinya melihat Tuan Gaston ada di hadapannya.


"Selamat siang Tuan!" sapa Aurel ramah


"Selamat siang Aurelin, Bagaimana kabarmu?


"Puji Tuhan Aurelin sehat Tuan, Bagaimana dengan Tuan apa Tuan sehat? tanya Aurelin sembari mengembangkan senyumnya.


"Alhamdulillah saya sehat. Apa Mario ada di ruangannya?"


"Ada Tuan!" sahut Aurelin singkat sambil langsung mempersilahkan Tuan Gaston Perez masuk ke ruang kerja Mario Perez. Aurelin tidak mengetahui apa yang dilakukan Mario di dalam ruangannya. Sehingga meminta Tuan Gaston langsung masuk ke ruangan itu.


Setelah Aurelin mempersilahkan Tuan Gaston Perez masuk ke dalam ruang kerja Mario, Tuan Gaston Perez merasa terkejut melihat Mario yang hanya tiduran di sana.


"Kamu bekerja atau tiduran? tanya Tuan Gaston yang tiba-tiba sudah berada di ruangannya.


"Papi kok ada di sini?


"Kalau Papi tanya itu langsung dijawab jangan menjawabnya dengan pertanyaan lagi." ujar Tuan Gaston kepada Mario


Mario menggaruk kepala yang tidak gatal sambil nyengir.

__ADS_1


"Maaf Pi Mario Ngantuk, satu malaman Mario tidak bisa tidur.


"Alasan saja, bilang saja kamu malas dan mengharapkan Aurelin yang mengerjakan pekerjaan mu kan?" tebak Tuan Gaston.


Mario hanya terdiam, Mario tidak berani menjawab Tuan Gaston peres karena akan panjang urusannya jika Mario menjawab seorang Tuan Gaston Perez.


Tuan Gaston meminta kepada Mario laporan segala proyek yang sedang berlangsung di perusahaan yang dipimpin Mario sendiri. sehingga Mario langsung menghubungi Aurelin untuk membawa berkas laporan keuangan dan juga proyek yang sedang berlangsung saat ini.


Padahal kalau mengenai laporan keuangan itu bukanlah tugas Aurelin. Tetapi Mario sengaja melimpahkan tugas itu kepada Aurelin. Membuat Auralin semakin kesal kepada Mario. Aurelin mengetuk pintu dan Mario mempersilahkannya masuk ia menyerahkan segala berkas yang diminta Mario kepadanya yang sebelumnya laporan keuangan sudah di diambil oleh Aurelin dari pihak keuangan.


"Silakan masuk"


dengan langkah gontai Aurelin masuk dengan membawa beberapa berkas laporan keuangan dan juga, berkas proyek yang lagi berlangsung sekarang ini.


Tuan Gaston Perez menatap Aurelin dengan tatapan penuh arti. Ia tahu persis kalau Mario sedang membuatnya kesal itu terlihat jelas dari raut wajah Aurelin.


Tuan Gaston perez langsung memeriksa laporan keuangan dan juga berkas proyek yang sedang berlangsung sekarang. Tuan Gaston Perez menganggukkan kepalanya karena proyek yang sedang berjalan sekarang ini berjalan dengan lancar tidak ada kendala sedikitpun. Dan setelah Tuan Gaston perez memeriksa laporan keuangan tidak ada yang menyalahi di sana. Itu berarti tugas dan tanggung jawab Mario selama ini dikerjakannya dengan baik.


Walau ayah kandung Aurelin merupakan petinggi negara di kota ini l,tetapi Aurelin selalu menganggapnya keluarga sipil biasa . baginya papanya yang seorang polisi bukan dirinya. Sehingga Aurelin tetap mengerjakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang anak.


Mario menatap Tuan Gaston Perez dan Aurelin yang sedang asyik bercanda gurau di ruangannya. Tanpa peduli dengan adanya Mario di sana Hal itu membuat Mario sedikit kesal.


"Sama papi saja kamu berbicara dengan hangat, tiba saat sama aku berbicara kepada kamu. Kamu itu Ketus banget." gumam Mario dalam hati.


Tiba-tiba suara deringan ponsel Aurelin terdengar jelas di telinga ketiganya. Tuan Gaston Perez mempersilahkan Aurelin untuk mengangkat telepon selulernya. Aurelin melihat di layar ponselnya kalau yang menghubungi dirinya adalah Ayeuna. Aurelin langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Ayeuna.


"Hallo kakakku yang cantik Selamat pagi. ada yang bisa Aurelin bantu? tanya Aurelin dengan ramah dan berbahasa basi.

__ADS_1


"Hello Adikku yang manis tentunya wanita yang kece badai sahut Ayeuna sembari tertawa cengingisan dalam sambungan telepon seluler. Aurelin sengaja menghidupkan speakerphone-nya agar Tuan Gaston Perez dan Mario dapat mendengar pembicaraannya dengan Ayeuna.


"Apa kabarmu Adik manis? tanya Ayeuna dengan kebiasaan mereka bertegur sapa


"Tentunya adikmu yang manis ini selalu baik dan bahagia. Bagaimana dengan kakakku yang paling cantik sejagat bumi ini apa Kakak baik-baik saja?" ucap Aurelin kepada ayeuna.


"Alhamdulillah kakakmu yang cantik ini sekarang baik-baik saja dan kamu tahu sekarang ada berita yang paling bahagia yang ingin Kakak kasih tahu kepada kamu."ucap Ayeuna kepada Aurelin membuat Aurelin sedikit penasaran kabar apa yang ingin diberitahu oleh Ayeuna kepadanya.


"Berita apa kakakku yang cantik di sejagat bumi? tanya Aurelin penasaran


"Kamu tahu sebentar lagi kamu akan menjadi aunty dan Prasetya akan memiliki seorang adik." ucap Ayeuna kepada Aurel membuat Aurelin sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan Ayeuna kepadanya.


"Jadi kakakku yang cantik dan manis ini sedang hamil? tanya Aurelin memperjelas apa yang dikatakan Ayeuna kepadanya.


"Ya adikku yang manis dan kece badai sahut Ayeuna sembari terus tertawa cengengesan.


"Aurelin bersorak kegirangan dan mengucapkan selamat kepada Ayeuna atas anugerah yang diberikan Tuhan kepada Ayeuna Tuhan telah mempercayakan Ayeuna untuk mengandung seorang bayi di rahimnya.


"Terima kasih doanya Adikku yang manis." sahut Ayeuna. Setelah selesai berbicara dengan Aurelin, Ayeuna memutuskan sambungan telepon selulernya. Tampak rona bahagia terlihat jelas di wajah Aurelin ketika mendengar kabar Kalau Ayeuna yang merupakan sahabat Aurelin selama berada di kota Medan sedang hamil dan Aurelin akan menjadi aunty.


"Tuan Apa benar memang Kakak Ayeuna sedang hamil saat ini? tanya Aurelin memperjelas kepada tuan Gaston Perez.


"Kami juga baru tadi pagi mendengar kabar dari Damian dan Damian memberitahu Kalau Ayeuna sedang hamil. dan sekarang berada di rumah sakit karena kondisi Ayeuna sedikit lemah. ucap Tuan Gaston Perez kepada Aurelin


"Papi serius kakak ipar sedang hamil?


"Kamu bisa kan dengar tadi pembicaraan Ayeuna dengan Aurelin? Mengapa kamu bertanya kepada Papi lagi?ucap Tuan Gaston Perez membuat Mario serba salah di hadapan Tuhan Gaston Perez.

__ADS_1


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓🙏


__ADS_2