
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit, Ayeuna pun akhirnya tiba di lokasi yang sudah dijanjikan Nyonya Rasti. Ayeuna sudah melihat Nyonya Rasti menunggunya di di salah satu warung yang letaknya jauh dari pemukiman masyarakat.
Warung itu biasanya ditempati para lelaki yang ingin menenangkan hatinya bersama dengan minuman alkohol tradisional yang ada di lokasi itu.
"Mami.....! Panggil Ayeuna. Ayeuna belum mengetahui kalau Leonardo saat ini berada di sana.
Nyonya Rasti langsung memeluk Ayeuna dan berpura-pura menangis sesenggukan karena Leonardo sudah meninggalkan dirinya tanpa pesan.
"Ada apa mom? Mengapa mami menangis? coba cerita kepada Ayeuna Siapa tahu Ayeuna dapat bisa membantu."Tanya Ayeuna
Sejujurnya Ayeuna sudah merasa curiga kepada Nyonya Rasti. Apalagi setelah Mendengar pembicaraan antara Damian dengan Jonathan.
Nyonya Rasti terus berpura-pura menangis sesungguhkan. Akting yang sangat luar biasa dari Nyonya Rasti. Membuat hati Ayeuna Begitu iba melihatnya.
"Mami Tenang saja, mami tidak sendiri ada Ayeuna disini. Ayeuna akan membantu mami mencari tahu keberadaan Kak Leonardo.
"Terima kasih kamu masih mau menemui Mami dan mendengar keluh kisah Mami. Padahal kamu sudah mengetahui Kalau Mami pernah berbuat jahat kepadamu. Dan kamu juga sudah menjebloskan mami ke penjara.
Itu pelajaran yang begitu berarti buat mami. Sehingga Mami berniat untuk berubah supaya menjadi orang yang lebih baik. Mami sudah lelah hidup seperti ini. Jadi Mami ingin hidup kembali seperti semula, tanpa dibayang-bayangi rasa bersalah." ucap Nyonya Rasti kepada Ayeuna.
Hati Ayeuna begitu menghangat mendengar apa yang dikatakan Nyonya Rasti kalau dirinya ingin sekali berubah. Berubah menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Hingga Ayeuna menepis rasa curiganya kepada Nyonya Rasti.
Nyonya Rasti pun menyuguhkan minuman yang sudah disediakan oleh pemilik warung kepada Ayeuna dan nyonya Rasti. Ayeuna tidak menyadari kalau di dalam makanan dan minuman itu sudah ditabur bubur racun oleh Leonardo. Saat pemilik warung lengah dalam membuat makanan yang akan dihidangkan kepada Nyonya Rasti dan juga Ayeuna.
Anak buah Jonathan mengetahui apa yang Leonardo lakukan karena anak buah Leonardo sudah berada disana sebelum nyonya Rasti dan Leonardo tiba di lokasi. Sehingga anak buah Jonathan merasa semakin khawatir, terjadi sesuatu kepada Ayeuna, jika Ayeuna memakan makanan yang dihidangkan oleh pemilik warung.
Ketika Ayeuna berniat untuk mencicipi makanan itu, anak buah Ayeuna yang sama sekali tidak dikenal oleh Nyonya Rasti dan juga Leonardo, berpura-pura berlari dan mengenai meja yang ditempati oleh Nyonya Rasti dan juga Ayeuna.
Tentunya berniat agar makanan yang dihidangkan pemilik warung yang sudah disabotase oleh Leonardo, jatuh ke lantai dan makanan itu tidak akan dimakan oleh Ayeuna lagi. dan ternyata Apa yang dilakukan oleh anak buah Jonathan benar adanya. Makanan itu semua jatuh ke lantai dan Ayeuna pun tidak memakan makanan itu.
__ADS_1
Hal itu membuat Leonardo yang melihat kejadian itu dari kejauhan, merasa kesal Ia pun kembali memutar otak Bagaimana caranya untuk melenyapkan Ayeuna tanpa Ayeuna menyadarinya.
"Aduh maaf saya tidak sengaja!" ucap pria itu setelah menjatuhkan makanan milik Nyonya Rasti dan juga Ayeuna.
"Kamu kalau jalan pakai mata dong!" lihat nih makanan kami sudah jatuh ke lantai, kamu harus bertanggung jawab." ucap Nyonya Rasti penuh dengan emosi.
"Nyonya salah, kalau berjalan itu menggunakan kaki. Bukan hanya menggunakan mata.
Maaf saya sudah menjatuhkan makanan kalian. Saya akan menggantinya, percayalah saya tidak sengaja melakukannya." pekik pria itu sambil mengembangkan senyumnya.
"Itu yang seharusnya kamu lakukan makanan yang kami miliki harus kamu ganti rugi. ucap Nyonya Rasti kesal menatap pria itu dengan tatapan elang.
Pemilik warung pun kembali membersihkan lantai dan makanannya berserak kemana-mana. Kemudian pemilik warung itu pun langsung mengganti makanan yang sudah terjatuh begitu saja akibat ulah lelaki itu.
Sementara Leonardo berusaha mengalihkan perhatian pemilik warung, agar dirinya dapat leluasa kembali menaburkan bubuk racun ke makanan yang disuguhkan kepada Ayeuna.
"Sial !" kali ini Leonardo gagal lagi melenyapkan wanita bodoh ini." gumam Nyonya Rasti dalam hati karena dirinya kesal Ayeuna gagal memakan makanan yang sudah di sabotase Leonardo sebelumnya.
Anak buah Jonathan yang mengetahui itu pun memutar otak. Bagaimana caranya agar makanan itu tidak jadi dimakan Ayeuna begitu saja. Karena itu dapat membahayakan bayi Ayeuna yang ada didalam kandungan Ayeuna dan nyawa Ayeuna.
Ketika pemilik warung ingin menghidangkan makanan itu, kepada Ayeuna dan nyonya Rasti, anak buah Jonathan berharap agar Ayeuna tidak langsung memakan makanan itu sebelum dirinya, berhasil menukar menu makanan milik Nyonya Rasti ke makanan milik Ayeuna.
"Eh Nyonya Sepertinya saya mengenal anda!" ucap salah satu anak buah Jonathan pura-pura mengenali Nyonya Rasti.
"Kamu siapa?
"Nyonya tidak mengenal saya lagi?
"Maaf saya tidak mengenal kamu. Jangan berpura-pura mengenalku." ucap Nyonya Rasti kepada anak buah Jonathan yang berpura-pura mengenali Nyonya Rasti.
__ADS_1
Saat perhatian Nyonya Rasti teralihkan kepada pembicaraan mereka, tangan anak buah Jonathan berhasil menukar menu makanan milik Ayeuna kepada milik Nyonya Rasti. Leonardo tidak menyadari hal itu.
"Saya Reihan yang dulu pernah bertemu dengan Nyonya di sebuah supermarket apa Nyonya sudah lupa dengan saya?" tanya anak buah Jonathan pura-pura mengingatkan Nyonya Rasti pertemuan mereka pertama sekali.
"Eh Maaf, mungkin juga kita pernah bertemu tapi saya lupa. Oh Ya saya ingin makan dulu anda bersama siapa di sini? tanya Nyonya Rasti kepada anak buah Jonathan.
"Saya kebetulan ada survei tempat di sini. Saya ingin mendirikan taman bermain di daerah sini. Jadi saya mampir ke warung ini, ternyata makanan di warung ini lumayan lezat juga.
Karena saya sudah mencicipinya." ucap pria itu kepada Nyonya Rasti sambil mengembangkan senyumnya. Deringan ponsel milik pria itupun berdering. Sehingga pria itu langsung berpamitan kembali kepada Nyonya Rasti untuk menerima sambungan telepon seluler yang sedari tadi berdering desaku celananya.
Nyonya Rasti menganggukkan kepalanya dan Nyonya Rasti mempersilahkan Ayeuna untuk mencicipi menu makanan yang sudah dihidangkan oleh pemilik warung.
"Bismillah !" gumam Ayeuna sambil menyantap makanan yang ada di hadapannya. Ada rasa bahagia di hati nyonya Rasti, saat Ayeuna menghabiskan menu makanan yang sudah dihidangkan oleh pemilik warung. Ia mengira kalau makanan yang disantap Ayeuna yang sudah ditabur bubuk racun oleh Leonardo akan membuat Ayeuna lenyap dari muka bumi ini.
Nyonya Rasti pun kembali menyantap makanannya. Tanpa ia sadari Nyonya Rasti yang menyantap menu makanan yang sudah ditabur bubur racun oleh Leonardo. Setelah anak buah Jonathan berhasil menukar menu makanan itu. Respon bubuk racun yang ditaburkan oleh Leonardo lumayan lama. sehingga Nyonya Rasti tidak langsung merasakan efek dari bubuk racun yang sudah ia makan sebelumnya.
Ayeuna berpamitan kepada Nyonya Rasti untuk segera kembali ke rumah. Karena dirinya mengatakan kepada Nyonya Rasti kalau ia tidak bisa lama-lama meninggalkan Prasetya di rumah. Ia juga berjanji ingin membantu Nyonya Rasti untuk mencari tahu keberadaan Leonardo saat ini.
Nyonya Rasti dan Leonardo yang merasa berhasil menaburkan bubur racun ke makanan milik Ayeuna pun mengembangkan senyumnya dan memperbolehkan Ayeuna pergi begitu saja, karena mereka mengira respon bubuk racun yang diberikan oleh Leonardo sebelumnya setelah Ayeuna pergi dari hadapan mereka.
Jonathan dan Demian pun kembali mengikuti Ayeuna, saat Ayeuna ingin kembali ke rumah. Tetapi anak buah Jonathan masih tetap berjaga di sana Mereka ingin mengetahui lebih jauh Apa yang akan terjadi kepada Nyonya Rasti dan juga Leonardo. Dan mereka juga ingin mengumpulkan bukti-bukti yang akurat kejahatan yang dilakukan oleh Nyonya Rasti dan Leonardo.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏
***jangan lupa like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih
sambil menunggu novel ini up yuk mampir ke karya baru emak yang berjudul "SUAMIKU RACUN DUNIA***"
__ADS_1