
Maafkan mas, karna mas Kalian jadi ikut korban." ucap Damian
"Ngapain mas harus minta maaf kepada Ayeuna. Kan mas tidak salah apa apa kepada Ayeuna dan anak anak.
"Sudah lah mas, masalah ini kita hadapi bareng bareng." ucap Ayeuna untuk menenangkan hati suaminya.
"Apa mami dan papi sudah mengetahui kejadian ini mas?"
"Belum sayang, mas tidak ingin menambah beban pikiran mami dan papi." ucap Damian sambil berusaha mengembangkan senyumnya.
Ditempat lain, terlihat Saida sudah menunggu suaminya yang tak kunjung pulang , semenjak Jonathan mendapatkan sambungan telepon seluler dari Damian, Jonathan sama sekali belum pulang. Membuat Saida sangat kwatir kepada Jonathan yang tak kunjung pulang.
Tiba tiba suara klakson mobil milik jonathan terdengar jelas di telinga Saida. Saida langsung beranjak dari tempat duduknya dan berlari membuka pintu rumah yang selama ini mereka tempati.
Saida belum tidur sama sekali, padahal sudah sangat larut malam. Saida dengan setia menunggu suaminya di ruang tamu, sambil menonton Drama Korea kesukaannya. Ketika Saida sudah melihat Jonathan turun dari mobil yang ia kemudikan.
Saida langsung berlari memberikan pelukan hangat kepada Jonathan. seolah dirinya sudah seperti bertahun-tahun tidak bertemu dengan suaminya.
"Mas Kamu dari mana saja?
__ADS_1
"Saida sangat khawatir karena semenjak Tuan Damian menghubungi mas, Mas tak kunjung pulang. Memangnya mas Dari mana saja? tanya Saida penuh selidik.
Jonathan tidak langsung menjawab pertanyaan istrinya. Ia memilih jalan sambil merangkul tubuh Saida.
"kok kamu tidak jawab Mas?apa mas baik-baik saja? tanya Saida yang tak kunjung mendapat jawaban dari suaminya.
Jonathan mendudukkan bokongnya di di atas sofa. Sementara Saidah berlalu ke dapur berniat untuk membuat segelas teh untuk suaminya. "Ini Mas tehnya Pasti Mas Hari ini sangat lelah."ucap Saida sambil memberikan segelas hangat kepada Jonathan.
Jonathan langsung menyeruput teh hangat itu membuat tenggorokannya sedikit menghangat. kemudian Ia pun membuka suaranya dan memberitahu kepada Saidah Apa yang terjadi, Mengapa Damian menghubunginya hari itu sampai Jonathan pun langsung buru-buru berangkat.
Saidah terkejut mendengar apa yang diceritakan Jonathan mengenai kejadian yang menimpa keluarga Damian. apalagi ketika Jonathan memberitahu kondisi Prasetya Perez saat ini sangat memprihatinkan membuat Saida merasa ingin segera melihat kondisi Prasetya.
"Saida tidak mau tahu yang pasti mas harus mengantarkan Saida ke rumah sakit besok pagi ucap saida memohon kepada suaminya agar suaminya menghantarkannya untuk menjenguk Prasetya dan Damian.
Saida tahu betul Bagaimana perasaan Ayeuna saat ini pasti saat ini Ayeuna, pikirannya sangat kacau mengingat cobaan demi cobaan yang menimpa keluarganya.
"Ya Mas akan menghantarkan kamu ke rumah sakit besok pagi. Kamu tenang saja sayang."
"Mas mau mandi tidak? Kalau Mas ingin mandi supaya Saida siapkan air hangatnya. ucap Saida kepada Jonathan.
__ADS_1
"Pasti mandi dong Sayang tidak mungkin juga Mas tidur sama kamu tetapi belum mandi Memangnya kamu mau mencium badan Mas yang masih bau? ucap Jonathan sambil terkekeh.
"Bagaimanapun mas, sebau apapun mas, yang pasti Mas itu tetap suami Saida. dan tetap number one in my heart." ucap Saida sambil langsung memberikan kecupan hangat di wajah tampan suaminya. Lalu langsung berlalu masuk ke kamar mandi untuk menyiapkan air hangat agar suaminya dapat melakukan ritual mandinya dengan air hangat yang sudah dipersiapkan oleh Saida.
"Mas air mandinya sudah siap nih mandi gih." ujar Saida
Jonathan langsung beranjak dari tempat duduknya masuk ke kamar mandi berniat ingin langsung membersihkan diri. Sementara Saida mempersiapkan pakaian untuk suaminya.
Setelah selesai melakukan ritual mandinya, Jonathan keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya. Ia melihat putranya baby Neptunus masih tertidur pulas, di dalam box bayi yang selama ini Menemani tidur baby Neptunus. Jonathan langsung memberikan kecupan hangat di wajah tampan baby Neptunus. Padahal Ia belum menggunakan pakaiannya
"Mas pakai dulu bajunya gih. Jangan ganggu Putra kita dong Mas dia lagi tidur." ujar Saida mengingatkan suaminya agar tidak mengganggu tidur baby Neptunus.
"Bagaimana tidak, aku tidak memberikan kecupan hangat di wajah tampan Putraku. jujur Mas sangat rindu kepadanya. Baru 2 hari tidak bertemu, sudah serasa setahun." ucap Jonathan kepada istrinya sambil menatap Saida dengan tatapan penuh arti.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih
JANGAN LUPA LIKE COMENT VOTE DAN HADIAH NYA YA.🙏🙏🙏🙏
__ADS_1