Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.83. PERMAINAN DI SOFA


__ADS_3

"Tidak akan ada yang lihat kita sayang!"


"Kok tidak ada yang lihat mas, ini tepat umum loh."


"Iya kan kita di dalam mobil." sahut Damian


"Kan kelihatan dari luar."


"Tidak sayang, kita yang bisa melihat keluar,kalau dari luar tidak bisa melihat kita.” ucap Damian karna kebetulan kaca mobil milik Damian dilapisi dengan kaca film yang pandangan tembus keluar tapi kalau dari luar tidak.


"Ah ya sudah lah, lebih baik mas langsung kekantor. Tadi katanya ada berkas penting yang ingin di tanda tangani. lagian kita masih ke lokasi foto prewedding kita mas" ucap Ayeuna mengingatkan Damian."


"Ya sudah maaf deh." sahut Damian sambil kembali mengemudikan mobilnya menuju ke kantor.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 30 menit, mereka tiba di kantor.


Terlihat damaian sudah turun dari mobil miliknya. Ia memutari untuk membukakan pintu buat Ayeuna.


Ayeuna turun dengan anggunnya.


"Ngapain juga Mas harus membukakan pintu mobil ini buat Ayeuna. Ayeuna bisa buka sendiri kok."Pekik Ayeuna. Tetapi Damian tidak peduli akan ocehan gadis cantik itu.


Damian langsung menggandeng tangan Ayeuna masuk ke kantor. Para karyawan yang bertugas di sana memberi hormat kepada Damaian karena sudah melihat kedatangan Damaian. Tetapi kali ini mereka sangat heran, bos yang mereka kenal lelaki dingin kepada setiap wanita membawa seorang wanita ke kantor.


"Siapa wanita itu?


"Apa Dia kekasih Tuan Demian?


"Beruntung sekali wanita itu dapat melunakkan hati Tuan Damian. Bisik-bisik diantara karyawan yang bekerja di kantor dan yang pun terdengar jelas di telinga Ayeuna. Tetapi Ayeuna memilih untuk tersenyum kepada karyawan karyawati Yang bertugas di sana


"Mas Memangnya ada yang salah di penampilanku? tanya Ayeuna karena Ayeuna sangat heran melihat karyawan-karyawati di sana memandang Ayeuna


"Memangnya kenapa sayang?


"Kok mereka ngeliatin Ayeuna melulu.

__ADS_1


"Karena kamu sangat cantik makanya mereka melihat kamu sayang.


"Jangan bercanda dong Mas!" Ayeuna sangat serius.


"Memangnya siapa yang bercanda? Mas serius kok kamu itu wanita yang sangat cantik. Pasti mereka akan iri melihat mas Karena Mas mendapat wanita cantik seperti kamu sayang." ucap Damian kepada Ayeuna.


"Bukan mereka iri karena melihat mas mendapatkan wanita cantik sepertiku, Tetapi mereka iri karena Ayeuna mendapatkan mas." gumam Ayeuna dalam hati


"Ayo Sayang mengapa kamu bengong?


"Eh maaf!" apa tadi Mas?


"Ayo Sayang !" sahut Damian sembari menarik tangan Ayeuna.


Ayeuna melangkah masuk ke dalam ruangan Demian. ia sangat takjub melihat ruangan Damian yang begitu megah dan terlihat desain interiornya begitu mewah.


"Silakan duduk tuan putri!" ucap Damian sembari memberikan kursi kebesarannya kepada Ayeuna.


"Kok Ayeuna duduk di sini? bukannya Mas ini kerja sekarang juga.


Karena Ayeuna tidak mau duduk hingga Damian pun duduk di kursi kebesarannya dan langsung menarik tangan Ayeuna hingga Ayeuna terjatuh ke pangkuan Demian.


"Ini yang kamu inginkan sayang? sehingga kamu tidak duduk?


Ayeuna memberontak Ia pun berusaha bangkit dari pangkuan Damian, sayangnya Damian sudah terlebih dulu menahan Ayeuna dan langsung mengecup bibir Ayeuna. perlahan kecupan itu beralih menjadi ******* hingga Ayeuna pun mulai merasakan sensasi yang sangat luar biasa.


Ayeuna mulai mendesah karena ******* yang dilakukan Demian begitu menggairahkan. Ayeuna mulai membalas kecupan Demian hingga membuat Damian semakin melancarkan aksinya.


"Kita lanjutkan yang tadi ya sayang!" bisik Damian tepat di telinga Ayeuna. Ayeuna tidak menjawab ia hanya tersenyum kepada Damian. Dan Hal itu membuat Demian Langsung kembali meraih bibir manis Ayeuna.


Hingga Ayeuna membuka rongga mulutnya agar Damian dapat memainkan lidahnya di rongga mulut Ayeuna. Ayeuna semakin mende$@ah membuat Damian semakin melancarkan aksinya, Tangannya sudah mulai memainkan gunung kembar Himalaya milik Ayeuna hingga Ayeuna mengeluarkan suara merdunya


Suara merdu Ayeuna terdengar jelas ditelinga Damian


Damian menuntun tangan Ayeuna agar Ayeuna memainkan adik kecil Damian yang sudah semakin lancang depan. Ia sudah merasakan sensasi yang sangat luar biasa.

__ADS_1


Damian benar benar menikmati permainan itu. Hingga 30 menit dalam permainan itu. Ayeuna dan Damian benar benar mencapai puncak. Hingga adik kecil Damian mengeluarkan cairan putih yang memenuhi lembah sungai milik Ayeuna.


"Auh....!" ucap Damian pertanda Damian benar benar sudah mencapai puncaknya.


"Trimakasih sayang!" ucap Damian sambil mengecup kening Ayeuna.


"Ayeuna mengebangkan senyum sembari menganggukkan kepalanya.Kemudaian Ayeuna dan Damian kembali merapikan pakaiannya.


"Kamu ya mas benar benar membuatku kelelahan ngak lihat lokasi dimana. Untung saja ini kantor kamu mas." gerutu Ayeuna


Damian hanya tertawa melihat wajah Ayeuna penuh dengan keringat.


"Mas, Ayeuna gerah, Ayeuna mau mandi dulu ya." ucap Ayeuna dibalas anggukan dari Damian.


Damian meminta asistenya untuk membawa baju ganti yang ada di dalam mobil miliknya, agar Ayeuna mengganti pakaiannya.


Asisten itu langsung melaksanakan tugas yang diberikan Damian kepadanya.


Ketika asisten itu Datang membawa baju ganti untuk Ayeuna, Damian mengetuk pintu kamar mandi dan langsung memberikan baju ganti itu kepada Ayeuna.


Tok


Took


Toook


Ayeuna membuka pintu kamar mandi


"Ada apa sayang?" tanya Ayeuna membuat Damian langsung mengebangkan senyumnya melihat Ayeuna yang memanggilnya dengan panggilan sayang. Karna baru kali Ayeuna memanggilnya dengan panggilan sayang.


"ini baju ganti kamu sayang." ucap Damian sembari memberikan paper bag kepada Ayeuna.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2