Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 87. TERPESONA


__ADS_3

Saya dan atasan saya kejebak macet tetapi kami harus menghadiri acara pesta pernikahan penting Kakak dari bos saya. Jadi saya minta tolong kepada Mas agar Mas meminjamkan motornya kepada saya. Dan teman Mas dan mas mengikuti kami dari belakang. Kalau masalah bayarannya Kalian tidak perlu khawatir saya akan membayar lebih." ucap Aurelin kepada driver ojek online.


Driver ojek online itu berpikir sejenak, kemudian Ia pun setuju akan permintaan Aurelin.


"Pak Ayo naik" ujar Aurelin sembari menghidupkan mesin motor yang sudah ia sewa.


"Kamu yang bawa?"


"Ya iya!" kan tidak mungkin juga pak Mario yang bawa. Soalnya pak Mario itu atasan saya." ucap Aurelin kepada Mario.


Mario hanya menatap Aurelin tak ada niatan sedikitpun menaiki motor yang sudah dikendarai oleh Aurel.


"Ayo pak Nanti kita terlambat!"ujar Aurelin Sambil langsung menarik tangan Mario agar Mario langsung duduk di boncengan Aurelin. Mario pun menurut. Ia seolah terhipnotis oleh Aurelin.


Beberapa menit kemudian, Aurelin pun langsung mengendarai motor milik driver ojek online itu menuju lokasi resepsi pernikahan Damian dan Ayeuna.


"Kamu berhenti di sini dulu."


"Tapi Pak kita belum sampai ke lokasi resepsi pernikahan itu." ucap Aurelin kepada Mario.


"Tidak mungkin kamu menghadiri pesta resepsi pernikahan kakak saya, dengan penampilan kamu yang seperti ini. Apalagi kamu akan saya kenalkan menjadi kekasih saya kepada keluarga besar saya untuk sementara waktu." ucap Mario kepada Aurelin.


Aurelin pun menganggukkan kepalanya pertanda dia mengerti apa maksud dan tujuan omongan dari Mario.


"Kalau begitu sekarang juga Kamu masuk ke dalam deh!" ujar Mario agar Aurelin dirias di sebuah salon dan membeli gaun cantik untuk dikenakan oleh Aurelin menghadiri pesta resepsi pernikahan Damian dan Ayeuna.


"Pak kami pakai motornya sampai di sini saja. Dan Ini uangnya." ucap Mario kepada driver ojek online itu sambil memberikan beberapa lembar Uang pecahan seratus ribu kepada driver ojek online itu. Membuat Driver ojek online itu sangat terkejut dengan jumlah uang yang diberikan Mario kepadanya.


"Pak ini terlalu banyak apa Bapak tidak salah ngasih?" tanya driver itu kepada Mario.


"Sudah lebih baik Bapak ambil saja hitung-hitung ini rezeki buat Bapak hari ini."ucap Mario sambil mengembangkan senyumnya kepada driver ojek online itu.


"Terima kasih banyak Pak!" semoga hubungan Bapak dengan nona cantik tadi langgeng sampai kakek dan nenek dan rezeki Bapak semakin bertambah." ucap Driver ojek online itu sembari berlalu meninggalkan Mario.


Mario mengembangkan senyumnya ketika driver ojek online itu mengatakan kalau hubungannya dengan Aurelin langgeng sampai kakek dan nenek.

__ADS_1


Mario pun menghampiri Aurelin yang sudah masuk terlebih dahulu ke salon kecantikan itu.


"Mbak tolong dipercepat Nona Aurelin dirias. Soalnya acara pestanya akan segera dimulai. Kami tidak ingin terlambat menghadiri pesta pernikahan kakak saya." ujar Mario dibalas senyuman dari pemilik salon itu.


"Tuan Tenang saja sebentar lagi nona Aurelin akan selesai dirias.


Setelah menunggu kurang lebih 30 menit Aurelin keluar dan menghampiri Mario yang sedang duduk di ruang tunggu.


"Pak Mario lebih baik sekarang kita langsung ke lokasi resepsi pernikahan Tuan Damian ujar Aurelin kepada Mario.


Mario mendongakkan kepalanya. Ia sangat takjub melihat kecantikan yang dimiliki oleh Aurelin.


Gadis berdarah Batak itu yang tingginya hampir setara dengan Mario, body okey dan paras yang cantik membuat setiap kaum Adam yang melihatnya pasti akan terpesona.


"Pak Mario kok bengong?" Ayo Pak nanti kita keburu terlambat." ucap Aurelin sembari melambaikan tangannya ke hadapan Mario.


Membuat Mario langsung gugup tak karuan ia merasa salah tingkah karena dirinya kepergok oleh Aurelin menatap dirinya dengan tatapan penuh kagum akan kecantikan yang dimiliki oleh Aurelin.


"Ada apa Pak kok menatap saya seperti itu?


"Sudah saya katakan kamu itu kekasih saya saat ini Tolong jangan memanggil saya dengan sebutan Pak." ujar Mario


"Jadi saya harus memanggil apa?


"Terserah kamu yang pasti itu dapat membuat orang-orang percaya akan hubungan ini." ucap Mario kepada Aurel.


Aurelin menatap Mario dengan tatapan penuh tanya. Ia bingung harus memanggil apa bos barunya itu.


"Enaknya aku manggil apa ya?


"Bingung saya jadinya!"gumam Aurelin di dalam hati sambil terus melangkah keluar dan memesan taksi online untuk menghantarkan mereka ke lokasi resepsi pernikahan Damian dan Ayeuna.


Setelah taksi online sudah tiba di salon kecantikan itu, Aurelin dan Mario pun langsung menaiki taksi itu. Di dalam taksi Aurelin merasa bingung memanggil Mario dengan panggilan apa.


"Maaf pak Mario sepertinya Aurelin mundur deh dari pekerjaan menjadi pacar pura-pura pak Mario. Karena Aurelin tidak pintar berakting Pak!" ucap Aurelin membuat Mario menatap Aurelin dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Pokoknya saya tidak mau tahu kamu harus jalankan tugas dan tanggung jawabmu itu sudah perjanjian kita dari awal semenjak kita berada di Medan. Mengapa setelah berada di Jakarta kamu menjadi berubah pikiran lagi?" tanya Mario kepada Aurelin.


"Tapi Pak. Saya bingung memanggil anda dengan panggilan apa nanti di sana. Kalau saya memanggil Pak itu tidak mungkin karena saya itu mereka kenal di sana sebagai pacar bapak. Jadi saya harus memanggil apa?


"Panggil saja beb, Hani, atau apalah itu yang penting mereka percaya kalau kamu itu adalah kekasihku dan jangan mencoba untuk membongkarnya sebelum aku yang memberitahu semuanya kepada keluargaku." ucap Mario mengancam Aurelin membuat Aurelin sedikit cemas akan ancaman Mario terhadapnya.


Beberapa menit kemudian Mario dan Aurelin pun tiba di lokasi resepsi pernikahan Damian dan Ayeuna menatap desain interior dan lokasi resepsi pernikahan itu yang terlihat mewah dan megah. Apalagi di sekitar lokasi tersebut terpasang papan bunga yang begitu banyak membuat acara resepsi pernikahan itu semakin terlihat mewah dan megah.


"Ayo masuk kenapa masih bengong?" ucap Mario sembari langsung menggandeng tangan Aurelin masuk ke lokasi resepsi. pernikahan. Tatapi ketika mereka sudah tiba disana. Keluarga Perez belum ada terlihat di sana itu pertanda acara akad nikah belum selesai dilaksanakan di kediaman Damian Perez.


"Pak kok acara resepsi pernikahannya Belum dimulai? tanya Aurelin kepada Mario.


"Mungkin acara akad nikahnya belum selesai di kediaman Kak Damian karena setahuku acara akad nikahnya diadakan di rumah dan resepsinya diadakan di sini." ucap Mario kepada Aurelin.


"Oh oh, padahal tadi Aurelin sudah sangat buru-buru. Aurel kira kalau kita sudah terlambat." ucap Aurelin sembari mengembangkan senyumnya membuat aura kecantikan Aurelin semakin terpancar.


Tiba-tiba seorang wanita menghampiri mereka.


"Hai Mario apa kabar? Sudah lama kita tidak bertemu." ucap wanita cantik itu kepada Mario sembari Memberikan pelukan kepada Mario seolah hubungan antara Mario dengan wanita itu sudah sangat dekat.


"Maaf lebih baik kamu jaga sikap sekarang. Karena di sini ada calon istri saya." ucap Mario sembari mengembangkan senyumnya berniat untuk mengenalkan Aurelin kepada wanita cantik dan seksi itu.


"Oh iya kenalin Ini calon istri saya namanya Aurelin."ucap Mario memperkenalkan Aurelin sebagai calon istrinya kepada mantan kekasih Mario.


"Serius kamu? tanya wanita cantik itu kepada Mario.


"Memangnya saya terlihat berbohong?"


"Sayang kenalin ini teman lama Mas. namanya Clarissa."ucap Mario memperkenalkan Clarissa kepada Aurelin.


Aurelin menyodorkan tangannya untuk sekedar berkenalan kepada Clarissa. Tetapi Clarissa tidak enggan menyambut tangan Aurelin membuat Aurel sedikit kecewa dengan sikap Clarissa terhadapnya.


"Maaf saya tidak biasa berteman dengan rakyat jelata seperti calon istrimu ini.Apasih kelebihan dia? sepertinya dia wanita kalangan bawah dan sama sekali tidak berkelas." celetuk Clarissa sembari langsung meninggalkan Aurel dan Mario di sana.


Bersambung......

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2