Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.229 GEDUNG TUA


__ADS_3

Ayeuna yang melihat kejadian penembakan itu pun membuat Ayeuna menjerit histeris. Damian pun terus mengejar Nuraini tetapi Ayeuna dan Damian kalah cepat dari Nuraini dan Nuraini berhasil membawa Prasetya dari kediaman Damian. Prasetya menangis histeris dan ketakutan.


"Mas Putraku!" tangis Ayeuna ketika ia tidak dapat membayangkan apa yang akan dilakukan Nuraini terhadap Prasetya ketika Prasetya bersama Nuraini.


"Mas Putraku." Ayeuna terus menangis histeris melihat putranya sudah dibawa pergi oleh Nuraini.


"Lakukan sesuatu mas." teriak Ayeuna melihat Prasetya di bawa oleh Nuraini di bantu dengan anak buahnya. Damian langsung meraih ponselnya untuk menghubungi pihak kepolisian agar pihak kepolisian langsung melakukan pengajaran terhadap Nuraini dan anak buahnya. Damian Perez juga menghubungi Jonathan dan memberitahu apa sebenarnya terjadi di rumah yang mereka tempati saat ini.


Ketika Jonathan mendapat sambungan telepon seluler dari Damian, Ia pun langsung menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung kepada Damian


"Ada apa ini? kok Bos Damian sudah menghubungiku sekarang? Padahal aku baru dari rumahnya 2 jam yang lalu." gumam Jonathan dalam hati.

__ADS_1


" Di dalam sambungan telepon selulernya, Damian langsung meminta kepada Jonathan untuk memerintahkan beberapa orang anak buahnya mencari keberadaan Nuraini saat ini. Damian tidak ingin terjadi sesuatu kepada putranya.


"Apalagi ia melihat Nuraini seperti wanita psikopat yang mampu melakukan apapun, untuk mendapatkan apa yang ia inginkan.


"Mas Putraku mas." ucap Ayeuna sambil memeluk baby Catherine kepelukannya. Ia kwatir kalau ada seseorang yang akan merampas baby Catherine darinya.


"Kamu tenang saja sayang, mas akan melakukan apa pun untuk melindungi putra kita dan juga kalian semua."ucap Damian. Sejujurnya ia juga sangat kwatir dengan kondisi Putranya. Ia hanya tidak ingin menunjukkan kepada Ayeuna rasa kwatir nya. agar Ayeuna tidak terlalu panik.


Sementara satpam yang terkena tembakan dari Nuraini sudah dibawa oleh sopir pribadi Damian ke rumah sakit untuk segera mendapatkan pertolongan. Damian sebenarnya tidak ingin kalau salah satu Pekerja yang bekerja di rumah Damian mengalami celaka Karena untuk melindungi mereka.


Karena bagaimanapun Ayeuna baru saja melakukan persalinan. Ia takut kalau Ayeuna akan mengalami pendarahan. Sama halnya seperti yang dirasakan oleh Nurma beberapa tahun yang lalu akibat perbuatan Nuraini.

__ADS_1


"Sayang kamu tenang saja. Tidak perlu kamu pikirkan. Mas akan melakukan apapun untuk melindungi kalian dan juga Prasetya Perez. Mas sudah menghubungi pihak kepolisian dan Jonathan untuk mencari tahu keberadaan Nuraini saat ini. Dan sudah Aku pastikan kalau Nuraini tidak akan lepas dari kejaran polisi." ucap Damian untuk menenangkan hati Ayeuna.


"Tapi bagaimana kalau Nuraini nekat untuk menyakiti Putraku? Aku tidak akan bisa memaafkan diriku sendiri jika terjadi sesuatu kepada Putraku. Karena aku sudah berjanji dalam hatiku sendiri untuk terus menyayangi dan menjaga Prasetya Perez, layaknya anak kandungku sendiri." ucap Ayeuna sambil terus menangis sesungguhkan.


"Ia sayang, Mas tahu itu sejak awal kita bertemu kamu memang benar-benar sangat sayang kepada Prasetya. Itu dapat dirasakan Prasetya sendiri." sahu Damian sambil berusaha terus menghubungi seseorang untuk membantunya mencari keberadaan Nuraini.


Sementara di tempat lain tepatnya di gedung tua, rumah kosong yang sudah lama tidak ditempati, terlihat Nuraini membawa Prasetya Perez ke sana dengan tangannya diikat mulutnya ditutup dengan lakban hitam. membuat pergerakan Prasetya beres menjadi tidak leluasa.


Ia memperlakukan Prasetya, layaknya penjahat besar. Padahal Prasetya sama sekali tidak mengetahui apa-apa dengan masalah pribadi Nuraini dengan Damian. Prasetya terus menangis meminta pertolongan agar Nuraini segera melepaskannya.


Tetapi sampai saat ini Nuraini sama sekali tidak melepaskannya. Bahkan memberi dia minum saja, tidak Sudi entah apa yang membuat nurani sampai melakukan hal nekat menyakiti Prasetya Perez.

__ADS_1


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓💓🙏💙


__ADS_2