Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 69. ADIK PRASETYA


__ADS_3

Tatapan Ayeuna seolah dirinya meminta penjelasan dari Tati tentang apa yang dikatakan Tati kepada Prasetya. Tetapi Tati memilih untuk memalingkan wajahnya dari Ayeuna karena dirinya takut Ayeuna akan marah kepadanya.


Ayeuna memilih untuk diam. Karena yang pasti Prasetya terus meminta penjelasan kepada Tati, Di mana Ayeuna berada hingga Tati memberikan penjelasan seperti yang ia katakan kepada Prasetya.


"Ya sudah lebih baik kita sekarang pergi ke resto agar kita sarapan pagi. Pasti Putra Mami yang tampan ini belum sarapan kan?"ucap Ayeuna kepada Prasetya dibalas anggukan dari Prasetya.


Setelah tiba di restoran tepatnya berada di hotel tempat mereka menginap. Terlihat salah satu pelayan yang bekerja di restoran itu menghampiri mereka.


"Permisi Nona, Tuan ini daftar menu ucap pelayan itu sembari memberikan daftar menu kepada Ayeuna dan juga Damian. Ayeuna memesan makanan kesukaan Prasetya. karena ia tahu persis makanan yang disukai Prasetya. Setelah memesan beberapa macam makanan, pelayan itu kembali meninggalkan meja yang mereka tempati menuju dapur untuk membuatkan menu makanan.


Sambil menunggu pesanan mereka datang Prasetya tak kunjung berhenti untuk bertanya mengenai tempat wisata yang berada di kawasan danau Toba. Untung saja tour guide yang mereka sewa sudah datang menghampiri mereka. Hingga tour guide itu pun menjelaskan kepada Prasetya tentang objek-objek wisata yang ada di sana.


Beberapa menit kemudian makanan pesanan mereka pun datang. Dengan telaten Ayeuna memberikan suapan demi suapan ke mulut Prasetya. Hingga makanan yang ada di piring Prasetya pun habis tanpa sisa. Setelah Prasetiya selesai makan barulah Ayeuna sarapan dan memakan bagiannya. Hal itu menunjukkan kasih sayang Ayeuna begitu besar kepada Prasetya. Karena ia memprioritaskan Prasetya terlebih dahulu dibandingkan dirinya.


Netra Damian terus menatap Ayeuna yang dengan telaten memberikan suapan demi suapan kepada Prasetya. Padahal dirinya sendiri pun jarang melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Ayeuna kepada Prasetya. Demian merasa bersyukur Bertemu dengan wanita seperti Ayeuna yang tulus menyayangi putranya.


Kemudian Damian pun memberikan suapan kepada Ayeunan tanpa peduli dengan kehadiran tour guide dan tadi di sana. Yang ia inginkan agar Ayeuna bahagia bersama Damian.

__ADS_1


"Sudah Mas tidak apa-apa biarkan Ayeuna makan sendiri!"ucap Ayeuna sambil mengembangkan senyumnya kepada Damian tetapi Damian seolah tidak peduli. Ia terus memberikan suapan demi suapan kepada Ayeuna. Hal itu dilihat langsung oleh Prasetya membuat Prasetya sangat bahagia melihat kedekatan Ayeuna dengan Damian. Padahal selama ini yang Prasetya tahu kalau hubungan antara Ayeuna dengan Damian tidak sebaik sekarang.


"Syukur deh Mami sama papi semakin dekat itu berarti aku akan segera memiliki Mami Ayeuna sepenuhnya Sama halnya. Seperti yang dikatakan mbak sus." ucap Prasetya dengan nada kecil tetapi masih bisa didengar oleh Ayeuna dan Damian. Damian menatap Prasetya dengan seksama. Ia pun mengembangkan senyumnya bahwa harapan Prasetya begitu besar membuat Ayeuna menjadi ibu sambungnya.


"Kamu tenang saja putraku. Keinginan kamu pasti akan segera papi kabulkan." gumam Damian dalam hati. Setelah selesai sarapan pagi dan istirahat sejenak, Mereka pun kembali melanjutkan perjalanan dari pantai pasir putih parbaba menuju Tomok. Setelah berada di Tomok, mereka menikmati objek wisata budaya yang ada di sana.


Mereka tidak lupa untuk membelikan beberapa souvenir yang ada dijual di kawasan pinggiran danau Toba. Beberapa jam berada di sana, mereka kembali melanjutkan perjalanan ke kawasan Tuktuk siadong. mereka di sana disuguhkan dengan pantai yang indah dan juga pemandangan yang sangat indah dan sejuk.


Kemudian mereka berlalu dari Tuktuk siadong setelah merasa puas menikmati panorama yang indah disana.Tentunya mereka tidak lupa untuk singgah di Danau sidohoni. Danau diatas danau yang ada di kawasan perbukitan danau Toba. Danau itu dikatakan Danau diatas Danau, karna letaknya berada di perbukitan Samosir.


Kebetulan tempat wisata yang ada di sana cukup indah dan memanjakan mata.


"Mom apa di sini ada kapal pesiar juga? tanya Prasetya kepada Ayeuna.


"Kalau kapal pesiar itu tidak ada di danau sayang. Tetapi kapal pesiar berada di lautan. di danau hanya ada kapal Ferry. Kapal feri juga memiliki fasilitas yang bagus untuk kita tumpangi.


Jika kamu mau ingin menikmati fasilitas kapal feri, kita akan menggunakannya untuk menyeberangi danau dari pulau Samosir ke kabupaten Simalungun yaitu Parapat. Kamu tahu Parapat itu sungguh indah dan menarik. sarana dan prasarananya pun juga tidak kalah mewah seperti yang ada di pulau Dewata Bali." ucap Ayeuna

__ADS_1


"Mom serius?


"Yes mom serius, karena menurut informasi yang mami ketahui begitulah adanya. Dan disini juga sering diadakan Pestival. Sewaktu diadakan pesta Danau Toba. Ucap Ayeuna sambil mengembangkan senyumnya.


Kemudian tour Guide itu pun menjelaskan kembali kepada Prasetya mengenai keindahan alam yang ada di Parapat. Begitu juga sarana dan prasarananya yang ada di sana.


"Cukup menarik!" ucap Prasetya sambil meminta kepada Damian agar mereka melanjutkan perjalanan ke Parapat, tentunya tour Guide itupun mengembangkan senyumnya Karena tanpa diminta Prasetya pun paket tour yang mereka beli memang memiliki rute ke sana.


"Kamu tenang saja ganteng!' kita akan segera berangkat ke sana. Tetapi kita harus terlebih dahulu menunggu kapal feri nya. Kamu tahu akses jalan satu-satunya kesana jika kita membawa mobil yang kita tumpangi kita harus menggunakan kapal feri untuk membawa mobil milik kita." ucap tour guide itu kepada Prasetya. Prasetya menganggukan kepalanya pertanda dirinya paham akan apa yang dikatakan oleh tour guide itu.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.


jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.


Trims

__ADS_1


__ADS_2