Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 41 TELEPON DARI AYEUNA


__ADS_3

"Tati kenapa kau menangis Apa sebenarnya terjadi coba katakan yang sebenarnya kepadaku? jangan membuat aku penasaran.


"Maaf Nona, Tuan muda Prasetya sekarang kondisinya semakin memburuk. Setiap hari Tuan muda Prasetya selalu memanggil nama Non, sepertinya ia sangat merindukan kehadiran non disisinya.


Tolong bantu saya non Ayeuna. Aku sudah tidak sanggup lagi melihat kondisi Tuan muda yang semakin memburuk. Badannya sudah sangat kurus. Padahal setelah kedatangan non Ayeuna beberapa hari yang lalu, kondisinya semakin membaik. Tetapi semalam kondisi Tuan muda semakin memburuk. Tati sangat kwatir non terjadi sesuatu kepada tuan muda.


"Sekarang kau berada di mana?


"Aku berada di luar ruang rawat inap Tuan muda Prasetya, karena Tuan sedang berada di ruangan Tuan muda Prasetya. Tati takut kalau Tuan Demian Mendengar pembicaraan kita.


"Bisakah non Ayeuna datang setelah kepergian Tuan Damian dari sini?


"Maaf Tati, saya tidak bisa datang ke sana karena saya sudah tidak berada di Jakarta lagi. saya sudah mulai bekerja dua hari yang lalu di Medan. Dan sekarang saya memulai hidup yang baru di kota yang baru.


Titip nak Prasetiya kepadamu Tati. Saya yakin kamu pasti bisa menjaga Prasetya. Katakan kepadanya kalau aku sangat merindukannya. Aku akan datang menemuinya jika waktunya sudah tiba.


"Apa kau ingin berbicara dengan?


"Maaf, jika Damian masih ada di ruangan Prasetya, Lebih baik saya menghubungimu nanti. Atau jika Damian sudah keluar dari ruangan Prasetya kamu langsung hubungi saja aku agar aku dapat berbicara kepada Prasetya.


"Maaf Non Ayeuna tapi sepertinya sudah tidak bisa, saya melihat dokter tiba-tiba membawa Prasetya masuk ke ruang ICU." ucap Tati sembari menangis sesunggukan dan menyudahi pembicaraannya dengan Ayeuna.


DUGH


Jantung Ayeuna langsung berdegup kencang ketika mendengar Prasetya dibawa dokter masuk ke ruang ICU. Ia sangat mengkhawatirkan keadaan Prasetya


"Aku harus bagaimana?


"Kamu harus kuat Sayang, kamu Putra mami. kamu bilang kamu sayang sama mami bukan? kalau begitu tunggu Mami untuk menjemputmu. Mami sangat menyayangimu."ucap Ayeuna bermonolog sendiri.


Damian yang semakin kuatir dengan kondisi putranya yang semakin memburuk, Ia pun menghubungi Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez dan memberitahu kondisi Prasetya sekarang yang semakin memburuk.


Setelah mendengar kondisi cucu kesayangannya berada dirumah sakit, Tuan Gaston Perez,nyonya Julia Perez langsung terbang dari kota Medan menuju kota Jakarta yang kebetulan Tuan Gaston Perez memiliki perusahaan besar di kota Medan dan itu dipegang oleh Tuan Gaston sendiri dan juga Mario Perez.

__ADS_1


Beberapa jam kemudian setelah Damian Perez memberitahu kondisi kesehatan Prasetya Perez sangat memburuk, Tuan Gaston peres dan nyonya Julia Perez langsung menuju Rumah Sakit tempat Prasetya Perez.


tampak Tuan Gaston dan nyonya Julia berlari ke ruang ICU untuk melihat kondisi Prasetya.


"Apa yang terjadi?


"Mengapa cucuku sampai mengalami seperti?


"Apa yang kamu lakukan?


"Aku tidak akan memaafkanmu jika terjadi sesuatu kepada cucuku."amarah Nyonya Julia Perez meluap-luap ketika melihat kondisi cucu kesayangannya sangat memburuk.


Damian Langsung menangis dan memeluk Nyonya Julia Perez. Ia begitu rapuh melihat kondisi putranya.


"Aku tidak bisa berbuat apa-apa Mom, dokter mengatakan tubuh Prasetya tidak merespon obat yang disuntikkan oleh dokter kepada Prasetya. Apa yang harus aku lakukan?" tanya Damian sambil bersujud di kaki Nyonya Perez dan juga Tuan Gaston Perez.


"Ada yang harus Tuan lakukan!"Tiba-tiba Tati buka bicara


"Tapi saya tidak mengetahui Di mana keberadaan Ayeuna sekarang."


Tati menghela nafas berat.


Ia menatap tuannya dengan tatapan tajam.


Tati memberanikan diri kembali berbicara.


"Tuan memiliki banyak uang, Tuan juga memiliki banyak anak buah dan bodyguard. tetapi mencari satu orang wanita saja kalian tidak mampu Bagaimana bisa kalian merawat 1 orang anak." ledek Tati kepada Damian amarah Tatik meluap-luap ketika mengingat Bagaimana perlakuan Damian kepada Ayeuna. Disini kesempatan Tati untuk mengungkapkan ? unek unek Nya kepada bos yang menyebalkan itu.


Gaston Perez menatap Tati dengan tatapan tanya? Tuan Gaston pun langsung menghampiri Tati.


"Mengapa kau berbicara lancang kepada putraku?


"Maaf Tuan Jika saya berbicara lancang kepada Tuan Damian, karena Tuan Damian sama sekali tidak mengerti dengan keinginan putranya sendiri.

__ADS_1


Saya sudah lama menjaga Prasetya. Sehingga saya mengetahui apa yang diinginkan tuan muda Prasetya. Hanya mengabulkan permintaan saja tuan Damian perez tidak mampu melakukannya.


"Memangnya apa yang diinginkan oleh cucuku?


"Dia hanya meminta satu hal, dia menginginkan kalau non Ayeuna menjadi Maminya. Wanita yang merawat dan mendidiknya selama ini. Sepertinya tuan besar dan nyonya besar juga mengetahui siapa sosok Ayeuna.


"Ayeuna?


"Apa dia wanita yang kamu bawa sewaktu makan siang itu Damian?


Damian menganggukkan kepalanya pertanda tebakan Nyonya Julia Perez benar adanya.


"Lalu di mana wanita itu sekarang?


"Damian menggelengkan kepalanya pertanda dirinya tidak mengetahui Di mana posisi Ayeuna.


"Apa kau tidak mampu mencari satu orang wanita saja?


"Apa yang bisa kau lakukan untuk cucuku? Amara Nyonya Julia Perez meluap-luap ketika dirinya mendengar igauan cucu kesayangannya itu.


"Saya juga tidak tahu mom, Di mana Ayeuna sekarang. Damian sudah meminta anak buah Damian untuk mencari tahu keberadaannya. Tetapi anak buah Damian juga tak kunjung menemukannya.


Tati menghela napas berat sejujurnya ia tidak tega melihat Prasetya yang kondisinya semakin memburuk. Ia pun menghampiri Prasetya.


"Hai jagoan, kau tahu jika kondisimu semakin memburuk seperti ini hati Mami Ayeuna pasti sedih. Kau harus kuat kau bilang kau ingin bertemu dengan Mami Ayeuna bukan? Ayo berjuang sayang.


Mbak Tati berjanji akan mempertemukan mu kembali bersama mami Ayeuna jika kau dapat bertahan. kau ingin berbicara dengan Mami Syeuna bukan? Ayo bangun Sayang kita hubungi Mami Ayeuna." ucap Tati sembari terisak membelai wajah pucat Prasetya.


"Jagoan......!" kau tahu Mami Ayeuna sekarang sudah tidak ada di kota Jakarta. Tetapi dia sangat merindukanmu. Dia berjanji akan datang menjemputmu. Ayo bangun Sayang, kamu jagoan Mami Ayeuna. Kamu pasti kuat." ucap Tati sembari terus meneteskan air matanya karena dirinya tidak tega melihat kondisi Prasetya.


Bersambung......


Hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2