Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.182 TUDUHAN PRASETYA


__ADS_3

Ayeuna meraih tubuh Prasetya ke pelukannya. ia tidak ingin permasalahan antara Damian dengannya membuat Prasetya merasa diabaikan oleh Ayeuna. Sehingga Ayeuna langsung memeluk dan mengecup wajah tampan putranya.


"Mom.....Mami kenapa? kenapa Mami menangis? tanya Prasetya penuh dengan selidik. Tetapi tatapan Prasetya menatap Damian dengan tatapan tajam.Itu berarti Prasetya curiga kalau Damian yang mengakibatkan Ayeuna menangis.


Papi apa-apaan sih?sudah membuat mamiku menangis. Jangan pernah membuat mamiku menangis Pi, Prasetya sangat sayang kepada mami. Memangnya Papi tidak sayang kepada Mami? tanya Prasetya dengan selidik.


"Papi juga sangat sayang dan cinta kepada Mami kamu. Dan Papi tidak ada niat sama sekali untuk membuat Mami kamu menangis. Tetapi Kenapa kamu menuduh Papi membuat Mami menangis? tanya Damian kepada Prasetya karena dirinya tidak ingin disalahkan oleh putranya membuat Ayeuna menangis.


Tidak mungkin mamiku menangis Kalau tidak ada penyebabnya. Jadi hentikan drama Papi, Prasetya tidak percaya kepada Papi lebih baik Papi meninggalkan kami berdua di sini." celetuk Prasetya karena dirinya tidak ingin membuat Ayeunan semakin bersedih.


Demian tidak ingin meninggalkan Prasetya dan Ayeuna Di sana. Sehingga Damian memilih bersujud di kaki ayeuna meminta maaf telah merahasiakan rahasia sebesar itu kepada Ayeuna. Prasetya merasa bingung dengan urusan kedua orang tuanya.


"Ada apa sebenarnya Pi? Mengapa Mami menangis dan Papi mengatakan kalau Papi selama ini menyimpan rahasia besar? tanya Prasetya penuh dengan selidik.


"Maaf nak untuk masalah ini kamu belum paham. Nanti kamu sesudah besar pasti kamu akan memahaminya." ujar Damian


dibalas angkuh kan dari Prasetya.


Prasetya pun akhirnya memberi waktu luang untuk kedua orang tuanya. Membicarakan masalah diantara mereka. Prasetya berpamitan kepada Ayeuna dan kembali ke kamarnya bersama Tati. Baby sister yang selalu setia menemani Prasetya selama ini.


Ayeuna memaafkan Mas kali ini. Tetapi tidak untuk lain kali. Jangan pernah merehasiakan apapun dariku. Karena Ayeuna ini istri mas bukan orang lain." ucap Ayeuna dengan tegas dibalas anggukan dari Damian. Damian langsung memeluk Ayeuna dan memberikan kecupan hangat di wajah cantik Ayeuna.


Sementara di tempat lain Jonathan yang baru tiba di kediaman Pak walson, langsung menghampiri baby Neptunus. Baby Neptunus yang selama ini mencuri perhatian Jonathan. ketika Jonathan sudah tiba di sana, ia pun langsung meraih tubuh Baby Neptunus dari gendongan Saida.

__ADS_1


Membuat Saida menggelengkan kepalanya melihat interaksi baby Neptunus dengan Jonatan sepertinya baby Neptunus benar-benar nyaman dipelukan Jonathan membuat Saida sedikit bingung Mengapa putranya begitu nyaman dengan Jonathan padahal diantara mereka sama sekali tidak ada hubungan darah.


"Putraku Mengapa merasa nyaman diperlukanmu ya mas? tanya Saida sambil mengembangkan senyumnya.


"Jangan pernah mengucapkan baby Neptunus hanya Putra kamu tetapi baby Neptunus juga Putraku. Buktinya baby Neptunus selalu menungguku datang baru dia tidur." sahut Jonathan Sambil tertawa cengengesan.


Ibu Amelia dan Pak walson yang melihat interaksi ketiganya menggelengkan kepalanya. Apa yang harus kita lakukan pi? sepertinya nak Jonathan benar-benar menyayangi cucu kita. Tetapi Bagaimana bisa mereka tetap seperti ini? Ibu Amelia merasa khawatir kalau cucunya semakin ketergantungan kepada Jonathan .


Padahal hubungan antara Jonathan dengan Saida, sama sekali tidak memiliki hubungan apa-apa. Selain karena Damian meminta kepada Jonathan agar Jonathan selalu memperhatikan kondisi Saida dan putranya.


Entah mengapa Jonathan pun merasa nyaman dengan semua apa yang ia lakukan kepada baby Neptunus dan juga Saida. Seolah dirinya ingin berlama-lama bersama baby Neptunus dengan Saida.


Sehingga setiap pulang kantor Jonathan memilih untuk singgah di rumah Pak walson sesekali Ia pun menginap di sana.


padahal Jonathan selama ini difasilitasi oleh Damian, apartemen yang cukup mewah untuk ia tempati. Bahkan apartemen itu sudah sah milik Jonathan diberikan oleh Damian Perez.


Ketika baby Neptunus sudah tertidur pulas di pelukan Jonathan, Saida pun meminta kepada Jonathan agar segera membaringkan tubuh baby Neptunus di atas tempat tidur. Tiba-tiba suara gemuruh petir terdengar jelas di telinga mereka malam itu. Hujan sangat lebat sehingga Saida mengkhawatir Jonathan pulang malam itu.


"Mas di luar hujannya sangat lebat. lebih baik mas menginap di sini saja. Saida khawatir terjadi sesuatu kepada Mas." ujar Saida sambil menatap Jonathan dengan tatapan penuh arti.


"Memangnya kamu benar-benar mengkhawatirkan mas?


"Ya pasti khawatir lah mas, tidak mungkin juga saida tidak mengkhawatirkan Mas. secara selama ini, hanya Mas yang selalu setia membantu Saida, kapanpun Saida meminta bantuan kepada mas." ucap Saida sambil mengembangkan senyumnya.

__ADS_1


Jonathan keluar dari kamar menuju balkon dan melihat situasi di luar. Kalau di luar benar-benar hujan lebat dibarengi dengan suara gemuruh petir, angin kencang, membuat beberapa dahan pohon tumbang di jalan.


Jonathan juga melihat kalau air sudah menggenangi jalanan. Itu berarti perjalanan Jonathan malam itu akan terhambat jika dirinya memaksakan pulang ke apartemennya. Jonathan pun akhirnya memilih menginap di rumah Pak walson.


hati Saida berdegup kencang ketika Jonathan melihatnya dengan tatapan penuh arti. Ia bingung Mengapa Jonathan menatap Saida Tidak seperti biasanya.


"Ada apa mas Mengapa Mas melihat Saida seperti itu? Apa ada yang salah dengan penampilan Saida saat ini? tanya Saida penasaran Mengapa Jonathan melihatnya dengan tatapan yang sulit diartikan.


Tidak...... tidak ada masalah kok, di penampilan kamu. Cuman masalahnya ada di sini." ucap Jonathan sambil menepuk dada miliknya membuat Saida mengerutkan keningnya. Ia bingung arti Jonathan menepuk dadanya yang mengatakan permasalahannya ada di dadanya.


"Jangan mengerutkan keningmu seperti itu. Kamu terlihat jelek. Kamu terlihat cantik Jika kamu tersenyum kepadaku." ucap Jonathan Sambil tertawa cengengesan. Membuat Saida sedikit jengkel kepadanya. Padahal Jonathan sendirilah yang membuat Saida saat itu mengerutkan keningnya. Karena Saida bingung maksud Jonathan menepuk dadanya.


"Ah terserah Mas aja deh!" Saida bingung apa maksud Mas. ucap Saida sembari membaringkan tubuhnya di samping baby Neptunus. tanpa ada rasa sungkan sedikitpun Jonathan pun berbaring di samping baby Neptunus tepatnya di sisi kiri. Sementara Saida berada di sisi kanan baby Neptunus.


"Sepertinya kita cocok pasangan suami istri yang lagi berbahagia." celetuk Jonathan membuat Ayeuna menatap Jonathan dengan tatapan penuh tanya.


"Mas ada-ada saja bercandanya. Jangan ngaco dong Mas!" nanti Saida bisa baper loh. gerutu Saida.


Ia pun mengatakan apa yang sebenarnya ia rasakan ketika mendengar Jonathan mengatakan mereka cocok menjadi pasangan suami istri yang lagi berbahagia bersama putranya.


Baper juga nggak apa apa!" Mas malah suka jika kamu baper kepada Mas. Asalkan kamu jangan baper lagi kepada mantan kekasih kamu yang tidak bertanggung jawab itu." Celetuk Jonathan begitu saja membuat Saida menatap Jonathan dengan tatapan tajam.


Bersambung..........

__ADS_1


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏


jangan lupa like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏💓🙏


__ADS_2