Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.109 MARIO SERIUS


__ADS_3

Ketika Aurelin sedang berdebat dengan Mario , ponsel Mario kembali berdering dan panggilan itu dari nyonya Julia Perez. Mario melirik ponselnya dan menekan tombol hijau yang ada dilayar ponselnya.


"Ya mom!"


"Kok belum pulang putra mami yang tampan? mana menantu mami yang cantik." tanya nyonya Julia.


"Mario sengaja menghidupkan speaker ponselnya agar Aurelin dapat mendengar apa yang dibicarakan nyonya Julia dan Mario.


"Menantu mami yang cantik ada bersama Mario disini. Mami Tenang saja, sebentar lagi Mario dan menantu mami akan sampai dirumah Tunggu saja mom." ucap Mario sambil melirik kearah Aurelin.


Setelah selesai berbicara dengan nyonya Julia, Mario menghampiri Aurelin


"Sayang mami meminta kita segera menemui mami dan papi dirumah." ucap Mario


"Aurelin tertawa ngakak ketika Mario memanggil nya dengan panggilan sayang.


"Kok ketawa?


"Pak Mario lucu deh.


" Apanya yang lucu sayang?


"Hello...... pak Mario sadar tidak kalau kita ini hanya pacar pura-pura jadi tidak perlu memanggilku dengan panggilan sayang kalau tidak ada Tante Julia dan juga om Gaston." ucap Aurelin sambil cengengesan.


"Kalau saya mau serius bagaimana dong?


"Jangan ngaco pak Mario Perez yang terhormat. Saya bukan wanita tipe anda, dan anda juga bukan tipe saya."ucap Aurelin Sambil tertawa cengengesan


"Memangnya Siapa yang bilang kalau kamu itu bukan tipe saya?

__ADS_1


"Sebenarnya tidak ada yang bilang sih, cuman yang saya lihat wanita-wanita yang dekat dengan anda kebanyakan wanita yang kelas menengah ke atas


Dan itu jauh dari Aurelin. Lagian kita tidak sepadan. Saya hanya putri dari seorang perwira Polisi biasa yang bertugas di kota Medan ini, sedangkan anda anak dari pengusaha besar yang ada di Indonesia.


Tentunya Anda pasti akan malu bersanding dengan saya, wanita berdarah Batak yang hanya anak dari perwira polisi. Anda pasti Tau kalau kehidupan keluarga polisi hanya cukup membiayai hidup anak dan istrinya yang sederhana saja. Bukan seperti Pak Maria yang memiliki harta yang melimpah.


Seperti yang dikatakan wanita yang menyapa pak Mario saat berada di pesta Tuan Damian. yang dikatakan wanita itu benar adanya. Saya hanya rakyat jelata, bukan seperti kalian memiliki harta yang berlimpah."ucap Aurelin sambil mengembangkan senyumnya.


"Harta kekayaan bukan menjadi patokan layak tidaknya menjadi pendamping hidupku. Mengapa kamu mengambil kesimpulan sendiri? sahut Mario Perez sambil menatap Aurelin dengan tatapan penuh arti. Aurelin cukup bingung dengan sikap Mario terhadapnya. Apalagi ketika Mario mengatakan dirinya menjadi pendamping hidupnya kelak.


Padahal jelas-jelas sebelum keberangkatan mereka ke Jakarta untuk menghadiri pesta pernikahan tuan Damian. Mario mau minta Aurelin hanya berperan sebagai pacar pura-pura mario saat berada di kota Jakarta. dan bertemu dengan keluarga besar Mario Perez.


"Anda jangan bercanda pak Mario yang terhormat. Saya bukan wanita seperti yang anda pikirkan, tergila-gila dengan harta kekayaan Anda sehingga Anda berpikir, kalau saya akan mau menikah dengan anda tanpa ada rasa cinta anda kepada saya.


" Maaf menikah bukan hanya sekedar main-main bagiku, itu sangat sakral bagi Aurelin yang terutama berdarah Batak. tentunya pak Mario mengetahui sikap keras kepala orang Batak bagaimana. Jadi lebih baik anda berterus terang kepada tante Julia dan Om Gaston mengenai hubungan pura-pura ini." ujar Aurelin


"Saya tidak merasa membohongi kedua orang tua. Karena saya memang benar-benar ingin menjadikan kamu pendamping hidupku."


"Memangnya siapa yang main-main dengan pernikahan? saya benar-benar serius kepada kamu." ucap Mario sembari memegang tangan Aurelin dan membuat tangan aurelin berada di dada Mario.


"Tapi anda tidak mencintai saya, Saya juga tidak mencintai anda." bagaimana pernikahan terjadi kalau tidak saling mencintai pak Mario?


"Tapi saya benar-benar mencintaimu. Hanya selama ini saya belum mengungkapkan yang sebenarnya kepada kamu. Kalau Mario Perez benar-benar mencintai Aurelin Siregar." ucap Mario sembari meraih tubuh Aurelin ke dalam pelukannya.


"Tidak mungkin seorang Mario Perez mencintai wanita seperti saya. Oak Mario tahu tidak sikap asli orang batak itu bagaimana?


"Saya tahu walaupun orang batak itu berbicara dengan kasar, tetapi hatinya sangat baik. Saya juga banyak berteman dengan orang Batak. Jadi kamu tidak perlu mencari alasan untuk menghindar dariku.


"Will you marry me Aurel? ucap Mario Perez sembari memberikan kotak cincin kepada Auralin membuat Aurelin sangat bingung dengan apa yang dilakukan oleh Mario Perez terhadapnya. Dan Sejak kapan Mario mempersiapkan itu semua. Aurelin sama sekali tidak mengetahui hal itu.

__ADS_1


Tiba-tiba ponsel Aurelin berdiri yang berada di dalam tas sandang miliknya. Ia meraih ponsel itu dan melihat yang menghubungi Aurel itu Pak Haposan Siregar.


"Papa !"gumam Aurelin sembari menekan tombol hijau yang ada di layar ponselnya agar sambungan telepon selulernya tersambung dengan Pak Haposan Siregar.


"Horas.....Pa?


"Horas Boru...... lagi di mana kamu inang?


"Masih di kantor pa. Ya sudah kalau kamu sudah pulang dari kantor segeralah pulang ke rumah karena ada kedua orang tua bos kamu ingin datang ke rumah untuk bersilaturahmi dengan kita." ucap pak Haposan memberi perintah kepada putranya.


"Tapi kedua orang tua Pak Mario meminta kalau Aurelin datang ke rumah mereka Pa.


"Kalau masalah itu Papa kurang tahu Nang, tapi barusan Tuan Gaston dan nyonya Julia menghubungi papa dan memberitahu kalau mereka akan datang menemui Papa dan Mama." ucap Pak Haposan kepada Aurelin.


"Ya sudah kalau begitu Aurelin sebentar lagi pulang kok. Papa Tenang saja ujar Aurelin. Aurelin menyudahi pembicaraannya dengan orang tuanya. Dan melihat ke arah Mario.


"What should I do dear Mario sir?


"Why should we be confused, we just have to get married."ucap Mario Perez membuat semakin kesal kepada Mario yang menganggap setiap urusan itu enteng baginya.


"Berbicara dengan anda sama saja saya berbicara dengan bocah kecil tidak pernah bisa diajak berbicara serius.


"Kan saya sudah mengatakan kalau saya benar-benar sangat mencintai kamu. Tetapi kamu tetap tidak percaya akan apa yang saya ucapkan.


Aurelin bangkit dari tempat duduknya dan berjalan keluar ruangan ia meninggalkan Mario begitu saja di ruangan itu. Hingga Mario langsung mengikuti Aurelin keluar dari ruangan dan berusaha mengimbangi langkah sebelum Aurelin berjalan lebih jauh meninggalkan Mario Perez.


"Tunggu sayang!" teriak Mario membuat orang-orang yang berada di kantor Graha kencana, langsung menatap mereka berdua. Panggilan sayang dari Mario terhadap Aurelin membuat pegawai yang bekerja di kantor Graha kencana menatap Aurelin dan Mario dengan tatapan penuh tanya.


Mereka tidak mengetahui hubungan keduanya adalah pasangan kekasih. Karena selama ini, yang mereka ketahui kalau kalau hubungan Aurelin dengan Mario hanya hubungan atasan dan bawahan. Hingga mereka sangat terkejut ketika Mario memanggil Aurelin dengan panggilan sayang

__ADS_1


Bersambung.....


hai Hai readears dukung terus karya author Agar outhor lebih semangat untuk berkarya. jangan lupa tekan love, like coment vote dan hadiahnya ya Trimakasih 🙏💓💓🙏💙


__ADS_2