
Kemudian Mario dan Ayeuna meninggalkan rumah sakit itu menuju bandara Soekarno Hatta.
"Terima kasih Tuan Mario kau sudah mempertemukan ku dengan putraku.
"Seharusnya saya yang berterima kasih kepadamu karena kamu selama ini merawat keponakanku Karena bagaimanapun Aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada keponakan kesayanganku." ucap Mario kepada Ayeuna.
Tiba-tiba teriakan seseorang memanggil nama Ayeuna ketika mereka berada di bandara soekarno-hatta.
"Ayeuna!" teriak Andre yang berada di bandara karena kebetulan Andre hari juga ingin berangkat ke California.
Ayeuna menoleh kearah suara yang memanggil namanya.
"Andre!"gumamnya dengan nada kecil tetapi masih bisa didengar Mario.
"Ayeuna tunggu!"Andre kembali memanggil Ayeuna ketika Ayeuna berniat untuk melanjutkan perjalanannya bersama Mario masuk ke dalam ruang tunggu.
Ayeuna sekejap menghentikan langkahnya Begitu juga dengan Mario.
"Kau dari mana saja Ayeuna, Aku sudah lama mencarimu. Aku sangat merindukanmu. Mengapa kau tega meninggalkan aku? apa tidak ada rasa cintamu kepadaku lagi? tanya Andre kepada Ayeuna.
Ayeuna menatap Andre dengan tatapan tajam. Manik matanya melirik Mario yang ada di sampingnya.
"Jangan ganggu aku lagi, Aku tidak akan pernah mencintai seorang penghianat. Maafkan Aku kalau aku berlalu dari kehidupan. Tolong jangan pernah ganggu kehidupanku lagi. entahlah kau dari hidupku ."pekik Ayeuna.
"Tapi aku masih benar-benar mencintaimu Ayeuna!"
"Apa?
"Mencintai?
"Apa aku tidak salah dengar?
"Kalau kau benar-benar mencintaiku kau tidak akan tega menghianati ku. Bahkan kau mampu tidur bersama sahabatku di kamar kosku sendiri. Dimana pikiranmu? Apa kau waras? aku pikir hanya orang gila saja yang mampu melakukan hal gila seperti itu. ucap Ayeuna sembari meninggalkan Andre disana diikuti oleh Mario.
__ADS_1
Pertanyaan demi pertanyaan timbul di benak Mario. Mario ingin tahu siapa sosok laki-laki yang menghentikan Ayeuna. Mario menguping pembicaraan antara Andre dan Ayeuna menyimpulkan kalau Ayeuna dan Andre pasangan kekasih. Tetapi Andre mengkhianati cinta mereka.
Setelah berada di ruang tunggu, Mario ingin beranikan diri bertanya mengenai laki-laki yang memanggil Ayeuna.
"Laki-laki itu siapa?
"Tidak siapa-siapa!" tidak perlu dibahas tidak penting juga.
"Apa kau punya masa lalu bersama dia?
Ayeuna tidak menjawab ia hanya menatap Mario yang ingin tahu sekali masalah pribadinya.
"Maaf Tuan Mario Ini masalah pribadi saya. Lebih baik kita membicarakan masalah pekerjaan daripada masalah pribadi yang tidak penting itu." ujar Ayeuna membuat Mario langsung menatap Ayeuna dengan tatapan penuh tanya.
"Calls for passengers destined for Jakarta Medan are expected to board the plane"
Panggilan dari ruang informasi sudah terdengar jelas di telinga Mario dan Ayeuna. hingga Mario dan Ayeuna langsung bergegas naik ke dalam pesawat untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Di dalam pesawat tampak Ayeuna sedikit gelisah karena dirinya tidak tega meninggalkan Putra kesayangannya.
"Mengapa kau bisa sangat menyayangi Prasetya? tiba-tiba Mario bertanya.
"Entahlah bocah itu selalu membuatku gemas Bahkan Aku sangat sayang kepadanya. Jujur meninggalkan dirinya dirumah sakit tadi seolah-olah meninggalkan separuh jiwaku."ucap Ayeuna dengan tulus.
"Apakah aku boleh bertanya sesuatu hal?
"Tentu!" jika aku bisa menjawab!"
"Sebenarnya ada hubungan apa kamu kepada kakakku? dan mengapa kau kelihatan membenci kakakku apa Dia memiliki kesalahan yang fatal kepadamu? tanya Damian penuh selidik.
Ayeuna tidak menjawab ia hanya menatap Mario yang ingin tahu sekali masalah pribadi Ayeuna dengan Damien Perez.Tetapi Ayeuna tidak mungkin menceritakan apa yang sudah dilakukan Damian kepadanya. Sejujurnya yang mengetahui masalah Damian dengan Ayeuna hanyalah Ayeuna, Damian dan juga sahabatnya Riana.
"Baiklah, kalau kau tidak mau memberitahuku tidak apa. Tapi jika kau membutuhkan seseorang tempat bercerita kau boleh cerita kepada aku."ucap Mario sambil mengembangkan senyumnya.
__ADS_1
****
Setelah melakukan perjalanan sekitar kurang lebih 2 jam Ayeuna dan Mario tiba di Bandara Kualanamu. Tentunya Ayeuna langsung memesan taksi online agar mereka segera tiba di kota Medan.
"Maaf tuan Mario, saya memesan taksi online sendiri saja karena saya ingin Langsung kembali ke kost."
"Kenapa kita tidak bareng saja?
"Arah kos saya dengan rumah Pak Mario sepertinya berlainan arah. Jadi jika pak Mario ingin satu taksi dengan saya sepertinya itu itu tidak mungkin.
"Tidak apa-apa, Nanti saya akan mengatakan kepada driver taksi online nya untuk terlebih dahulu menghantarkan MU baru menghantar saya." ucap Mario kepada Ayeuna.
"Ya sudah kalau bapak tidak keberatan, Ayo kita naik sepertinya taksinya sudah datang." ujar Ayeuna.
Mario dan Ayeuna pun naik ke dalam taksi online yang sudah dipesan Ayeuna sebelumnya.
"Atas nama Ayeuna Aurora? tanya driver taksi online itu.
"Iya saya ayeuna!"
"Silakan masuk mbak!"
"Terima kasih bang!"
"Bang minta tolong hantarkan asisten saya terlebih dahulu ke kosannya. Tepatnya di dekat kantor PT graha kencana. lalu hantarkan saya ya ke perumahan Cemara asri." Minta Mario kepada driver taksi online itu. Driver online taksi online itu menatap Mario.
"Bapak jangan khawatir, saya akan membayar lebih dan bila penting saya mencarter mobil anda malam ini."ucap Mario sembari memberikan uang tunai sebesar 1 juta Kepada driver taksi online itu. Driver taksi online itupun mengembangkan senyumnya dan langsung melajukan mobilnya ke arah jalan raya menuju tempat kos Ayeuna yang sudah diberi tahu sebelumnya.
Setelah melakukan perjalanan kurang lebih empat puluh menit Ayeuna tiba di tempat kosnya. Ayeuna berpamitan untuk kembali ke kosnya kepada Mario.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏
__ADS_1
jangan lupa like, coment dan votenya ya kakak