Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 265. MARIO PANIK


__ADS_3

Mario Perez merasa kwatir akan kondisi istrinya. Karna Aurelin sudah terlihat pucat karna Aurelin mual dan muntah.


"Sayang lebih baik kita langsung kerumah sakit saja. Mas kwatir kamu dan anak kita kenapa kenapa." ucap Mario Perez kepada istrinya.


"Mas ada apa saja. Ini biasa dialami oleh ibu yang lagi hami muda. Tidak perlu terlalu Kwatir." ucap Aurelin karena melihat Mario Perez tampak panik.


Apa mama sudah tau kabar gembira ini? tanya Mario Perez.


Aurelin menggelengkan kepalanya pertanda Ibu Boru Silalahi dan Pak Haposan Siregar sama sekali belum mengetahui lebar kehamilan Aurelin.


"Loh kok kamu belum mengabari mama dan papa sayang?"

__ADS_1


"Nanti saja, mama dan papa akan tau sendiri. Ngapain pakai pengumuman segala memberitahu kepada mama dan papa kabar kehamilan Aurelin.


Lagian ada saatnya mama dan papaku mengetahuinya. Karna bagi orang Batak itu ada acara tujuh bulanan yang diselenggarakan dari pihak keluarga Aurelin Nantinya." ucap Aurelin sambil mengebangkan senyumya menatap suaminya.


Mario tidak ingin menyembunyikan kebahagiaannya dari Ibu dan bapak mertuanya. Ia langsung meraih ponselnya yang Anda disaku celananya dan memberitahu kabar kehamilan Aurelin. Hal itu membuat Ibu Boru Silalahi dan Pak haposan sangat bahagia.


"Selamat ya nak, sebentar lagi kalian akan menjadi orangtua." ucap Pak Haposan dan juga Ibu Boru Silalahi yang tidak sabaran ingin bertemu dengan putri yang ia sayangi. Untuk menanyakan kabar benar tidaknya apa yang dikatakan. oleh Mario kepada Mereka.


Kalau bagi orang Batak, memiliki seorang cucu itu, merupakan satu pangkat yang begitu luar biasa. Untuk itu tolong jaga Aurelin. Jangan sampai dia kenapa kenapa. Jika ia menginginkan memakan sesuatu, Jangan sampai tidak terpenuhi.


Karena itu dapat membuat cucuku menanti ileran. Mama tidak ingin cucu Mama nanti Ileran Jika kamu tidak memenuhi keinginannya saat, berada di dalam kandungan." ucap ibu Boru Silalahi kepada Mario Perez. Berharap Mario paham akan apa yang dikatakan Ibu Boru silalahi. kepada Mario Perez bahwa Aurelin harus benar-benar istirahat total.

__ADS_1


Jika Aurelin terlalu kelelahan, itu dapat mengakibatkan Fatal untuk janinnya. untuk itu Ibu Boru silalahi memohon kepada Mario Perez agar tidak membuat Aurelin kelelahan.


Setelah selesai berbicara kepada ibu Boru Silalahi, Mario Perez memutuskan sambungan telepon selulernya. Agar Mario dapat memberikan perhatian penuh kepada istrinya saat ini. Seperti yang dikatakan Ibu Boru Silalahi sebelumnya. Kalau Mario Perez harus benar-benar menjaga kondisi kesehatan Aurelin. Apalagi semenjak Aurel sedang hamil membuat ibu Boru Silalahi semakin posesif kepada Aurelin.


Aurelin menggelengkan kepalanya, Ketika mendengar suaminya berbicara dengan kedua orang tuanya, melalui sambungan telepon selulernya. Aurelin melihat kedekatan Mario Perez dan kedua orang tuanya. membuat hati Aurelin menjadi menghangat


Aurelin tidak menyangka kedua orang tuanya bisa dekat dengan suaminya Sendiri. Padahal awalnya keluarga besar Siregar dan Silalahi menentang hubungan Aurelin dan Mario . Tetapi setelah melihat keharmonisan rumah tangga Mario Perez dan Aurelin, seluruh keluarga Siregar dan Silalahi menjadi yakin kalau kepercayaan itu masing-masing dan itu tidak dapat dipaksakan.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA, TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT VOTE DAN HADIAHNYA Y TRIMAKASIH 🙏🙏🙏🙏


__ADS_2