
Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez berlalu dari rumah utama Damian Perez menuju rumah sakit di mana Pak walson saat ini merenggang nyawa. Tuan Gaston Perez seolah tidak percaya kalau Pak walson sudah menghadap Sang khalik.
"Mengapa bisa seperti ini Mas? Memangnya pak walson sakit apa? tanya Nyonya Julia Perez kepada Tuan Gaston Perez. "Maaf sayang, tetapi Mas juga tidak mengetahui penyakit apa yang diderita oleh pak walson. tetapi terakhir Jonathan memberitahu sebelum kepergian pak.walson dokter mengatakan kalau Pak walson mengalami serangan jantung." ucap Tuan Gaston Perez kepada istrinya.
Sekitar 30 menit kemudian, mereka tiba di rumah sakit, terlihat Saidah, ibu Amelia dan Jonathan Sudah menangis melihat tubuh baku Pak walson sudah terbujur kaku di atas brangker. Saat ini dokter dan suster yang bertugas di sana ingin segera membersihkan tubuh Pak walson, agar Pak walson segera disemayamkan di rumah duka.
Nyonya Julia Perez memeluk Ibu Amelia dan juga Saida. berharap Ibu Amelia lebih tenang dengan kepergian suaminya. Damian Perez sudah memberitahu ke kantor di mana pak walson selama ini mengabdikan diri bekerja di perusahaan BUMN. Agar pihak terkait mengetahui berita duka yang dialami oleh keluarga Ibu Amelia.
__ADS_1
Setelah pihak rumah sakit telah membersihkan tubuh Pak walson, kini jenazah Pak walson akan segera disemayamkan di rumah duka. Dengan menggunakan ambulance, jenazah tiba di rumah duka diiringi dengan mobil yang dikendarai oleh Damian Perez dan Tuan Gaston Perez.
Jonathan berusaha untuk menenangkan istrinya. sejujurnya ia tahu sekali betapa sakitnya berpisah dengan orang yang kita sayangi. Tetapi kita tidak bisa membantah kalau Allah sudah berkehendak. Karena setiap manusia pasti akan mati dan kembali kepada sang pencipta.
Ayeuna meminta kepada sopir pribadi keluarga Perez, untuk segera menghantarkan dirinya ke rumah yang selama ini ditempati oleh keluarga Pak walson dan ibu Amelia.
Setelah jenazah Pak walson disholatkan di masjid terdekat, yang ada di lokasi tempat tinggal mereka kini, jenazah Pak walson dimakamkan di TPU terdekat. Suara isak tangis menggema ketika jenazah Pak walson dibawa mobil ambulans ke TPU untuk dikebumikan saat itu juga.
__ADS_1
Rasanya Saida tidak kuat menahan bobot tubuhnya, melihat ayah yang sangat ia sayangi pergi untuk selamanya. Tetapi Ayeuna berusaha untuk menguatkan sahabatnya itu karena ia juga pernah berada di posisi yang sama seperti Saida.
Ia semenjak kecil sudah kehilangan ibunya di usianya menginjak 9 tahun kemudian di usianya yang ke-12 tahun ayahnya menyusul ibunya. hingga Ayeuna benar-benar anak yatim piatu dan tidak memiliki siapa-siapa selain ibu tirinya yang kejam yang menginginkan hidup dari muka bumi ini.
Deraian air mata begitu deras di wajah cantik Saida. dan juga Ibu Amelia membuat Ayeuna tidak dapat membendung air matanya, karena ia juga teringat akan kepergian kedua orang tuanya.
Kini ibu Amelia dan keluarga besar yang ikut serta menghantarkan jenazah faktual dimakamkan di terdekat sudah berlalu dari sana. untuk kembali ke rumah berharap hari yang akan datang lebih baik dari sebelumnya.
__ADS_1
Bersambung......