
"Terima kasih Papa." ucap Aurelin sambil langsung memutuskan sambungan telepon selulernya kepada ayahnya. Kemudian Aurel dan Mario pun tiba di kantor polisi dan memberikan bukti-bukti itu kepada pihak kepolisian agar pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan tentang kasus yang dialami oleh kakaknya sendiri.
Penyelidikan langsung dilakukan ke tempat kejadian perkara. Pihak kepolisian dan keluarga Damian tidak ingin menunda Nunda kasus percobaan perencanaan pembunuhan Damian. Tuan Gaston Perez langsung meminta kepada pihak berwajib untuk tidak memberikan ampun kepada pelaku perencana pembunuhan putranya.
****
Sudah dua Hari Damian terbaring lemah di rumah sakit dan tidak sadarkan Diri. Hal itu membuat Ayeuna sangat terpukul. Ayeuna benar benar merasa tidak berdaya melihat suaminya yang tak kunjung Sadar. Padahal Seharusnya hari ini, mereka berangkat bukan madu ke Paris sesuai yang direncanakan Damian sebelumya. Tapi itu semua hanya lah mimpi karna kondisi Damian saat ini belum stabil. Bahkan belum sadarkan diri, setelah racun yang ada ditubuhnya di keluarkan oleh pihak rumah sakit.
"Mas apa yang harus Ayeuna sekarang?
"Apa mas tidak sayang dan cinta sama Ayeuna? please sayang bangun!" tangis Ayeuna sambil terus mencium wajah pucat Damian.
"Sa.....sa...sayang!" terdengar suara parau dan yang terbata-bata memanggil Ayeuna yang sedang duduk di sampingnya. Setelah berbicara kepada Damian di bawah alam sadar Damian
"Iya Mas Ini Ayeuna istrimu. Kamu sudah bangun!" ucap Ayeuna sambil langsung memeluk Demian Perez.
"Jangan menangis!" Mas Tidak apa-apa kok, ucap damaian sambil menelisik seisi ruangan ruang rawat inap yang ia tempati.
"Mas kenapa sayang? Kenapa Mas berada di sini? tanya Demian yang baru terbangun dari tidur panjangnya.
__ADS_1
"Kamu pingsan saat pesta resepsi pernikahan kita mas!" ucap Ayeuna sambil terus memeluk Damian. Ayeuna langsung menekan tombol yang ada disamping Damian untuk memanggil Dokter.
" Bagaimana perasaan kamu sayang apa kamu sudah baik baik saja? Tanya Ayeuna Kwatir.
Damian menatap Ayeuna dengan intens. Ia benar benar bahagia karna Ayeuna memanggilnya dengan panggilan sayang.
"Memangnya kamu benaran sayang sama mas?"
"Benaran dong mas. Kok mas ngomong seperti itu sih? mas tidak tau apa , mas sudah buat Ayeuna kwatir dan kehilangan separuh jiwa Ayeuna melihat mas meneguk minuman yang sudah ditabur racun oleh seseorang.
Maksud kamu sayang?"
"Kamu serius sayang kalau ada seseorang yang ingin meracuni Mas?
"Ayeuna serius Mas!" ngapain juga ayeuna harus berbohong kepada mas karena kebohongan itu akan terungkap juga cepat atau lambat. beberapa menit kemudian dokter dan suster pun datang menghampiri Demian yang masih berbaring lemah di atas tempat tidur tetapi ia sudah mulai bisa mengobrol dengan seseorang.
"Ketika dokter memeriksa kondisi kesehatan Demian, dokter bernafas lega karena usaha mereka mengeluarkan racun yang ada di tubuh Demian berhasil. Dan itu tidak sia-sia. Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez langsung menghampiri Damian ketika mendapat informasi kalau Damian sudah bangun dari tidur panjangnya.
Diikuti oleh Prasetya yang baru tiba di rumah sakit dibantu oleh baby sister dan juga 2 orang sopir yang mengkawal Prasetya kemana-mana.
__ADS_1
"Papi Hua....Hua..Hua." tangis Prasetya dan Julia Perez ketika mereka sudah berada di ruang rawat inap Damian Perez.
"Putra Papi jangan menangis. Kamu itu jagoan Mami Ayeuna? Prasetya menganggukkan kepalanya ketika dirinya melepaskan pelukannya dari Damian . kalau kamu jagoan Mami ayuna maka kamu tidak akan cengeng seperti ini. kamu tidak lihat Kalau Mami Ayeuna itu adalah orang yang sangat baik.
"Papi cepat sembuh ya agar Papi dan mami bisa bersama lagi di rumah." ucap Prasetya Perez.
"Trimakasih sayang atas doa doa kamu sama papi. Papi akan selalu bangga sama kamu sayang."
"Maafkan Damian Pa....ma." Damian sudah membuat kalian sangat mengkhawatirkan kondisi kesehatan dan.
"Apa Jonathan datang kemari?"
"Tidak katanya dia sedang sibuk menangani perusahan mas. Makanya mas cepat sembuh dong." ucap Ayeuna.
"Iya nak cepat sembuh ya, papi dan mami kwatir sama kamu selama ini. karna kami sangat mengkawatirkan
Bersambung....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1