Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB. 194 DI BAYUWANGI


__ADS_3

Siapa juga yang meminta Mami mengajar di sana lagi. Prasetya juga tahu kok harta Papi tidak akan habis 7 turunan. Walaupun Prasetya dan Mami berfoya-foya selama ini. Prasetya sudah capek menghabiskan uang Papi. Tetapi uang Papi tak kunjung habis." ucap Prasetya.


Membuat Damian dan Ayeuna tertawa ngakak mendengar apa yang dikatakan putranya. Karena memang benar setiap putranya meminta sesuatu, Damian pasti mengabulkannya tanpa ada penolakan sedikitpun.Jika permintaannya itu hanya membeli sesuatu atau menginginkan sesuatu dengan menggunakan harta kekayaan milik Damian.


Damian dan Ayeuna merasa bahagia pagi itu. karena mereka merasa kehidupan Ayeuna saat ini sudah tidak dilanda rasa takut lagi, Karena mendapat ancaman dan ancaman dari Nyonya Rasti walau Nyonya Rasti harus yang menjadi korban saat itu kejahatan mereka sendiri.


Sementara di tempat lain Jonathan yang mencari tahu keberadaan Leonardo di kabupaten Banyuwangi yang mana, Di kabupaten Banyuwangi merupakan tempat tinggal ayah kandung Leonardo. Ketika Jonathan sudah berada di kabupaten Banyuwangi dan bertemu dengan ayah kandung Leonardo. Tengahnya setelah mendapatkan informasi dari kepala daerah di sana, Jonathan pun akhirnya bertemu dengan ayah kandung Leonardo.


Ketika Jonathan sudah tiba di sana, ia pun memperkenalkan dirinya kepada lelaki paruh baya yang sedang duduk di teras rumah yang lokasinya tidak jauh dari perkotaan. Terlihat Rumah itu sangat asri Jonathan menghampiri Pak Rohdian yang sedang duduk di teras.


"Selamat sore Pak!" maaf kalau boleh tahu apa ini rumah Pak Rohdian, tanya Jonathan penuh selidik.


"Ya saya Rohdian, kamu siapa dan ada apa kamu mencariku? Pak Rohdian balik bertanya kepada Jonathan.


Kemudian Jonathan pun menceritakan maksud dan tujuannya kalau dirinya Datang menemui Pak Rohdian sampai jauh-jauh datang ke Banyuwangi, hanya untuk mencari keberadaan Leonardo. Yang ternyata Leonardo sama sekali tidak ada di sana.


Hal itu membuat Pak Rohdian bingung akan apa yang terjadi kepada putranya. Pak Rohdian juga tidak mengetahui kalau Nyonya Rasti sudah meninggal dunia. Ia mengetahui ketika Jonathan yang baru memberitahunya.


Mendengar berita tentang Nyonya Rasti yang sudah meninggal dunia, Pak Rohdian begitu terkejut. Ia pun ingin mencari tahu keberadaan Leonardo saat ini. Jonathan mengira kalau Leonardo berada di Banyuwangi tepatnya di rumah Pak Rohdian Ayah kandungnya. Karena Leonardo sama kali tidak memberitahu kalau Nyonya Rasti sudah tiada.

__ADS_1


"Tolong jelaskan kepada saya Mengapa Rasti sampai meninggal dunia? tanya Pak Rohdian kepada Jonathan. Jonathan pun terdiam Ia tidak mampu menjawab apa-apa.


Tidak mungkin Jonatan harus memberitahu kebenarannya kalau saat itu Nyonya Rasti yang menjadi korban kejahatan mereka sendiri.


Sehingga Jonathan memilih untuk menggelengkan kepalanya. Pertanda dirinya tidak mengetahui Mengapa Nyonya Rasti meninggal dunia.


Pak Rohdian pun yang notabenya orang dikenal di daerah tempat tinggalnya, langsung meminta kepada salah satu rekannya untuk mencari tahu keberadaan Leonardo saat ini. Di depan Jonathan. Padahal pak Rohdian mengatakan kepada Jonathan kalau pak Rohdian ingin sekali Leonardo tinggal bersamanya mengelola perkebunan milik Pak Rohdian yang ada di Bayuwangi.


Pak Rohdian pun berjanji kepada Jonathan untuk memberitahu kepada Jonathan jika Pak Rohdian sudah bertemu dengan Leonardo. Setelah berbicara dengan Pak Rohdian, Jonathan pun berpamitan kepada Pak Rohdian. Ia tidak ingin berlama-lama di sana. karena ia ingin mencari tahu keberadaan Leonardo di tempat yang lain, seperti yang diberitahu oleh Damian kepadanya.


Di sepanjang perjalanan Jonathan tampak ragu kalau Pak Rohdian saat ini tidak mengetahui keberadaan Leonardo. Ia curiga kalau Pak Rohdian berbohong kepadanya. karena diminta oleh Leonardo untuk tidak memberitahu keberadaannya.


Kalau Leonardo memang ada di rumah Pak Rohdian.Jonathan juga berusaha Mendengar pembicaraan Leonardo dengan Pak Rohdian, yang mana Leonardo yang meminta kepada Pak Rohdian agar tidak memberitahu keberadaannya di sana kepada setiap orang.


Leonardo mengatakan ingin menenangkan diri dulu Banyuwangi tempat tinggal Ayah kandungnya sendiri. Jonathan mengangguk paham Mengapa Pak Rohdian berbohong kepadanya. itu artinya kalau Pak Rohdian benar-benar sayang kepada Leonardo.


Setelah memastikan Leonardo benar-benar ada di sana, Jonathan pun berniat segera kembali ke Jakarta. Malam itu juga Jonathan kembali ke Jakarta bersama dua orang asistennya. Tidak ada rasa takut sedikitpun di hati Jonathan walau perjalanan mereka cukup jauh.


Jonathan ingin sekali segera tiba di Jakarta. Ia tidak ingin membuat Saida khawatir terhadapnya. Jonathan tahu kalau Saida sudah menunggu kehadirannya di rumah Pak Walson. Tetapi karena tugas dan tanggung jawab yang diberikan Damian kepadanya sehingga Jonathan harus terlebih dahulu menyelesaikan tugasnya, baru ia bertemu dengan wanita yang sangat ia cintai. Yang mampu memporak-porandakan hati Jonathan akhir-akhir ini.

__ADS_1


Di sepanjang perjalanan Jonathan menghubungi nomor ponsel milik Saida. Ia memberitahu kepada Saida kalau saat ini Jonathan sedang di dalam perjalanan menuju kota Jakarta. Saida pun paham akan situasi Jonathan ia mengatakan kepada Jonathan agar Jonathan lebih hati-hati di perjalanan. Saida tidak ingin terjadi sesuatu kepada Jonathan lelaki yang sangat ia cintai yang mampu mengerti akan kondisi Saida saat ini.


Setelah melakukan perjalanan beberapa jam kemudian, Jonathan pun tiba di Jakarta. Ia Melihat jarum jam yang ada di pergelangan tangannya Jam sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari. Hal itu membuat Jonathan mengurungkan niatnya untuk segera pergi ke rumah Pak walson. Karena Jonathan tidak ingin mengganggu istirahat keluarga Pak Walson sehingga ia memilih kembali ke apartemen miliknya.


Setelah tiba di apartemen, Jonathan langsung membersihkan diri. Entah karena faktor kelelahan, ia pun membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur yang sudah lama menemani tidurnya. Hingga 10 menit kemudian Jonathan tertidur pulas mengarungi alam mimpinya. Sungguh perjalanan yang sangat melelahkan bagi Jonathan. Tetapi karena tugas dan tanggung jawabnya sebagai asisten damaian ia harus turut perintah Damian.


Keesokan paginya Jonathan bangun dari tidurnya. Ia melirik jarum jam yang ada di pergelangan tangannya dan melihat Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi. Hal itu membuat Jonathan langsung beranjak dari tempat tidurnya dan membersihkan diri di kamar mandi.


"Waduh pasti Saida dan Putraku sudah khawatir kepadaku. Karena aku tak menemui mereka sampai sekarang." gumam Jonathan dalam hati sambil langsung menggunakan pakaiannya. Setelah Jonathan selesai melakukan ritual mandinya.


Jonathan langsung meraih ponsel miliknya yang ada di atas nakas berniat untuk menghubungi Saida pagi itu. Ketika sambungan telepon seluler milik Saida sudah tersambung ke nomor ponsel milik Jonathan, Ia pun langsung mengatakan kepada Saida Kalau malam itu Ia tidak dapat datang ke rumah, Pak walson karena Jonathan tiba di Jakarta sudah larut malam.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏


"Jangan lupa kepoin karya baru emak yang akan rilis tgl 22 Juli 2022" kategori pria


"I LOVE YOU OFFICE GIRL"

__ADS_1


__ADS_2