Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB 253. NEGOSIASI


__ADS_3

Ketika anak buah Tuan Gaston Perez melakukan negoisasi kepada anak buah Henderson, yang berhasil mereka ringkus. Kini anak buah Buah Hendarson bersedia bergabung kepada Tuan Gaston Perez. untuk membantu Tuan Gaston Perez mengusut tuntas kejahatan yang dilakukan oleh hendarson dan anak-anak buahnya.


Dengan jaminan kedua anak buah hendarson yang berhasil bergabung dengan Tuan Gaston tidak akan mendekam di penjara. setelah mereka berhasil meringkus kelompok Hendarson. Termasuk dengan Nuraini yang menginginkan kehancuran rumah tangga dan yang beres dengan Ayeuna.


Dengan bantuan kedua anak buah Hendarson yang sudah bergabung dengan kelompok Tuan Gaston perez dan juga tim yang sudah dibentuk oleh irjenpol Haposan Siregar. kini kelompok Hendarson berhasil di ringkus.


Tetapi sebelum Hendarson diserahkan ke kantor polisi. Anak buah Tuan Gaston Perez dan tim yang dibentuk langsung oleh Irjen pol Haposan Siregar, Memberikan kesempatan kepada Tuan Gaston perez berbicara empat mata dengan Hendarson. Tentunya dengan pengawalan ketat satu beberapa anak buah Pak Haposan dan juga anak buah Tuan Gaston Perez.


"Apa yang membuat kamu seperti ini? mengapa kamu tega ingin menghancurkan kehidupan anak Ku dan menantuku? di usiamu yang sudah tidak muda lagi, Seharusnya kamu berpikir dalam melakukan tindakan. Sudah saatnya kau mendekatkan diri kepada Alloh.


Tetapi mengapa kamu terus saja melakukan kesalahan yang sama. Jujur saya sangat menyayangkan permusuhan di antara kita. Yang dulunya kita bersahabat baik. Tetapi Mengapa kamu tega melakukan ini kepadaku? ingat semuanya tidak ada yang kekal.


Lebih baik hentikan semuanya ini. Aku tidak ingin melihat kamu harus hidup di penjara oleh karena bisnis-bisnis ilegal yang kamu lakukan. It's okay, itu kamu lakukan. Tetapi Mengapa kamu mengusik kehidupan rumah tangga Putraku dan juga menantuku dengan membantu Nuraini melancarkan rencananya? pertanyaan itu langsung dilontarkan oleh Tuan Gaston Perez kepada Hendarson yang sudah terlihat lemah.


Tidak ada jawaban sedikitpun dari Hendarson. Ia hanya menatap Tuan Gaston perez dengan tatapan tajam. "Tolong jawab aku Hendarson, Mengapa kamu ingin menghancurkan kehidupan Putraku? apa kamu berniat untuk menghancurkanku juga? Karena aku telah melaporkanmu dengan bisnis ilegal yang kamu lakukan empat tahun yang lalu?


"Aku tahu kau bekerja sama dengan pihak kepolisian yang sama bejatnya dengan kamu. Ya aku tahu di dinas kepolisian juga tidak ada yang gratis. Mereka pasti sudah menerima suapan darimu, sehingga kamu dapat bebas dengan uang jaminan yang kamu punya.


Tetapi itu saya tidak mempermasalahkan lagi. Justru aku menutup mata setelah Apa yang kamu lakukan kepada orang dan bisnis ilegalmu di mana-mana. Tetapi setelah kamu mengusik kehidupan Putra dan menantuku, apalagi dengan cucuku, maka aku tidak akan tinggal diam.


Ingat Henderson, aku tahu saat ini kamu sangat berkuasa . Jangankan masyarakat biasa, petinggi negara ini saja bisa kamu buat bungkam dengan uang yang kamu miliki. Dari hasil bisnis ilegal yang kamu geluti. Tapi untuk saat ini Kamu tidak akan bisa bebas begitu saja lagi.

__ADS_1


Jika kasus ini saya bawa ke ranah hukum, maka barang siapa yang membantu dirimu bebas dari sana. Tidak akan menutup kemungkinan mereka akan mendapatkan akibatnya. Karena saya sudah mengantongi bukti buktinya.


Lebih baik kamu sekarang Mundur dengan teratur. Daripada kamu dan keturunan Mu akan menanggung malu, jika kasus ini viral di media sosial. "Kamu lupa ya? saya juga bisa melakukan apa yang aku mau. Dengan uang yang aku miliki dari hasil jerih payahnya sendiri. Bukan dari hasil bisnis ilegal dan menipu dan merampok. Seperti uang yang kamu miliki hasil dari merampok pengusaha dan hasil bisnis ilegal kamu.


Hendarson tetap saja tidak bergeming. Ia hanya diam dan menatap Tuan Gaston Perez dengan tatapan tajam. Ia yakin kalau orang orangnya, akan membantunya bebas dari Tuan Gaston perez dan beberapa anak buahnya.


Hendarson belum mengetahui, kalau seluruh anak buahnya sudah di tangkap oleh Tim yang dibentuk Oleh Irjenpol Haposan Siregar. Dan mereka sudah mendekam di penjara.


"Saya benci sama kamu Gaston! teriak Hendarson.


"Berikan alasanmu mengapa kamu membenciku?Apa karna aku menghentikan kamu melakukan bisnis ilegal Mu ? Tanya Tuan Gaston Perez.


Hendarson hanya diam sambil tetap menatap Tuan Gaston perez dengan tatapan tajam.


Itu artinya, Kalau Hendarson mencinta Nyonya Julia Perez yang merupakan istri dari Tuan Gaston perez, ibunda dari Damian Perez dan Mario Perez.


"Maksud kamu apa?


"Ya aku dulu mencintai Julia, tetapi justru kamu yang mendapatkannya." sahut Hendarson dengan lantang membuat Tuan Gaston Perez menggelengkan kepalanya.


Tuan Gaston Perez merasa kalau saat ini. Ia merasa bodoh, tidak mengetahui kalau sahabatnya itu mencintai wanita yang sama dengan yang ia cintai.

__ADS_1


"Tapi kamu tidak pernah mengatakan itu kepadaku. Aku memang sangat mencintai Julia, tapi aku memang benar-benar tidak mengetahui kalau kamu juga mencintainya."


Tetapi sekarang keadaannya sudah lain. kamu sudah memiliki keluarga sendiri. dan aku sudah hidup bahagia bersama Julia dan anak. Lebih baik mulai sekarang berdamailah dengan keadaan. Jika kamu memberitahunya dari awal mungkin tidak akan sekeruh ini.


Biarkan aku hidup bahagia bersama Julia dan anak-anakku. Karena aku sangat mencintai keluargaku. Kamu juga harus menerima keluargamu yang sudah menemani kamu selama ini. Berhentilah bermain-main dengan wanita yang hanya mengharapkan uangmu saja tanpa ada cinta yang tulus dari nya.


Aku mengetahui hubunganmu dengan Nuraini. Hentikan semuanya itu Nuraini tidak benar-benar mencintai kamu. Ia hanya memanfaatkanmu untuk membalaskan dendamnya agar misinya tercapai. Percayalah kebahagiaan akan menghampirimu. Jika kamu benar-benar ingin berubah.


Lebih baik tata hidupmu supaya lebih baik. Aku berjanji tidak akan membawa kasus ini ke jalur hukum. Jika kamu berjanji kepadaku untuk berubah dan melepaskan segala bisnis ilegal yang kamu geluti selama ini."ucap Tuan Gaston Perez berharap agar Hendarson menghentikan semua tingkah kejahatannya.


Henderson tetap diam dan menatap Tuan Gaston dengan tatapan permusuhan. Tetapi Tuan Gaston berusaha tetap bernegoisasi kepada Hendarson. Karena tak kunjung mendapatkan titik temu, Tuan Gaston Perez meminta kepada anak buahnya dan juga tim yang dipimpin oleh Irjen pol Haposan Siregar. Untuk tetap menjaga Hendarson di sana.


Ia ingin melihat mantan sahabatnya meminta maaf dan berjanji untuk tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang sudah ia lakukan di masa lalu. "Biarkan dia di sini dulu. Nanti saya akan datang lagi." ucap Tuan Gaston Perez kepada beberapa anak buahnya berjaga di sana.


Bersambung....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN, HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏🙏🙏


SAMBIL MENUNGGU KARYA INI UP KEMBALI YUK MAMPIR DI KARYA BARU EMAK

__ADS_1



__ADS_2