Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.129 RENCANA NYONYA LAKSMANA


__ADS_3

"Pokoknya Papa tidak mau tahu, mulai saat ini kamu Saida harus tinggal di rumah ini. Dan jaga kesehatan kamu dan kesehatan bayi yang ada di dalam kandungan kamu. Karena Bayi yang ada didalam kandungan kamu itu mengalir darah keluarga laksamana."ucap Tuan laksmana mengultimatum kalau Saida harus segera tinggal di kediaman keluarga laksamana.


Andre sama sekali tidak dapat membantah apa yang menjadi keputusan Tuan laksmana. Karena ia sangat mengetahui bagaimana sikap tegas Papanya sendiri. Ketika tuan laksmana meninggalkan Nyonya laksmana Saida, dan Andre setelah memberikan ultimatum kalau Saida semulai hari itu tinggal di kediaman keluarga laksmana.


Andre langsung menarik tangan Saida masuk ke kamarnya. Entah apa yang akan dilakukan Andre di sana. Saida sama sekali tidak mengetahui rencana apa yang akan dilakukan Andre kepadanya.


"lepaskan tanganku kamu telah menyakitiku." ucap Saida sembari menghempaskan tangannya karena pergelangan tangan Saida sudah terlihat merah karena Andre menggenggam tangan Saida terlalu erat. Andre langsung melepaskan tangannya Ia pun tidak ingin kalau Saida merasa kesakitan akibat ulahnya.


Setelah berada di dalam kamar yang selama ini ditempati Andre laksmana, Andre langsung mengunci pintu kamarnya membuat Saida ketakutan ia takut kalau Andre berbuat nekat terhadapnya.


"Apa yang ingin kamu lakukan kepadaku?" tanya Saida gugup sembari melangkah mundur ketika Andre mengunci kamar miliknya dan menatap Saida dengan tatapan elang seolah ingin menerkam Saida


"Andre langsung tertawa ngakak ketika dirinya melihat raut wajah ketakutan dari Saida. Mana Saida yang aku kenal yang tidak ada rasa takut kepada siapapun. Untuk saat ini mengapa kamu takut kepadaku? Padahal selama ini kamu tidak pernah merasa ketakutan kepadaku walaupun aku mengancam mu." ucap Andre kepada Saida.


Aku tidak mempermasalahkan Jika kamu berbuat nekat kepadaku. Tetapi jika kamu ingin menyakiti bayi yang ada di dalam kandunganku maka aku tidak akan membiarkan kamu menyakitinya. Karena aku sangat menyayangi bayi yang ada di dalam kandunganku." ucap Saida sembari terus melangkah mundur


Andre kembali tertawa ngakak ketika melihat Saida yang menjawabnya dengan lantang walaupun ia tahu saat ini Saida sudah dilanda ketakutan.


"Aku tidak akan memaafkanmu Jika kamu berbuat nekat kepada bayi yang ada di dalam kandunganku. Karena ini merupakan kekuatan ku walaupun kedua orang tuaku mengusirku dari rumah karena mempertahankan bayi ini.

__ADS_1


Selama beberapa bulan kamu meninggalkan Aku, Aku hidup menderita hanya untuk mempertahankan bayi yang tidak berdosa ini. walaupun kedua orang tua ku sudah mengusir ku dari rumah dan tidak menganggap ku sebagai anak lagi, karena aku sudah mencoreng nama baik keluarga ku sendiri.


Tetapi Aku tidak mau semakin jatuh ke jurang dosa. Karena menggugurkan bayi yang tidak berdosa ini. Seperti permintaan kamu dan juga permintaan kedua orang tua ku melenyapkan bayi yang tidak berdosa. Selama ini aku sudah banyak berbuat dosa termasuk kepada Ayeuna dan berbuat zina kepadamu.


Oleh karena cinta ku yang begitu besar kepadamu, sehingga aku mampu menghianati sahabat ku sendiri dan berbuat zina kepada mu. Tetapi Saida saat ini sudah menyadari dosa-dosa itu sehingga. Saida tidak ingin lebih jatuh ke jurang dosa dengan menggugurkan kandungan ini.


Jika kamu tidak mau bertanggung jawab aku akan pergi dari rumah ini. Jangan salahkan saya jika suatu saat nanti kamu akan mengalami hal yang sama seperti yang aku alami. Diusir dari rumah dan tidak memiliki apa-apa." ucap Saida sembari mengembangkan senyumnya dengan senyum terpaksa.


Senyum miris itu terlihat jelas di wajah Saida oleh Andre laksmana hingga Andre pun langsung terdiam ketika mendengar penjelasan dari seorang Saida yang tidak mau menggugurkan kandungannya.


"Maafkan aku yang tidak bisa mencintaimu seperti halnya kamu mencintaiku. Aku tidak bisa membantah permintaan papaku untuk itu jangan terlalu berharap kalau aku bisa mencintaimu seperti yang diinginkan oleh papaku." ucap Andre laksmana kepada Saida


"Kamu serius mengatakan itu kepadaku? tanya Andre laksmana kepada Saida


"Ya aku serius aku hanya butuh status sebagai seorang istri agar di akte kelahiran anak ku nanti ada tersemat nama keluarga laksmana dan dia tidak akan di olok-olok orang menjadi anak haram nantinya.


Kamu tenang saja aku tidak akan membebani kamu dalam biaya kehidupan anak yang ada di dalam kandunganku ini. Karena aku akan melakukan apapun untuk menghidupi bayi yang ada di kandungan saya Yang Tidak dianggap ayahnya sendiri." ucap Saida membuat Andre laksmana langsung menoleh ke arah Saida.


Usia kandungan Saida saat ini sudah menginjak 7 bulan tidak berapa lama lagi Saida akan melahirkan. Nyonya laksmana tidak Sudi rasanya memiliki menantu seperti Saida. Sehingga ia berniat untuk menyingkirkan Saida dari keluarga laksmana. Tuan laksmana sama sekali tidak mengetahui rencana Nyonya laksmana.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian setelah Saida sudah tinggal di rumah keluarga laksmana. Terlihat Saida sedang sibuk mengerjakan pekerjaan rumah seperti yang diperintahkan oleh Nyonya laksmana kepadanya. Nyonya laksmana memperlakukan Saida layaknya seorang asisten rumah tangga. Tetapi Saida melakukan itu semua hanya untuk mempertahankan hak anak yang ada di dalam kandungannya.


Pagi itu ketika Saida sudah selesai mengerjakan pekerjaan yang diperintahkan Nyonya laksmana kepadanya. Ia berpamitan kepada tuan laksmana, Nyonya laksmana dan juga Andre pergi ke suatu tempat. Ia tidak ingin memberitahu kalau saat ini Saida bekerja di salah satu toko bunga ternama di kota ini sebagai perangkai bunga.


Hari itu Saida mendapat sambungan telepon seluler dari pemilik toko kalau dirinya diminta datang ke toko untuk merangkai beberapa bunga yang akan dikirimkan ke salah satu Hotel ternama di kota ini. Karena ada acara penting di sana.


Saida sama sekali tidak mengetahui acara penting itu adalah acara keluarga Perez. Yang akan mengadakan syukuran pernikahan Tuan Gaston Perez dan nyonya Julia Perez yang ke-40 tahun. Setelah berpamitan kepada tuan laksmana, Nyonya laksmana dan juga Andre Saida berlalu dari rumah keluarga laksmana.


Sebelumnya Tuan laksmana sudah meminta Andre untuk menghantarkan Saida ke tempat tujuannya. Tetapi Saida menolak.


"Biarkan Andre yang menghantarkanmu nanti kamu kelelahan." ujar Tuan laksmana kepada Saidah.


"Tidak perlu Om!" Saida bisa sendiri hitung-hitung berolahraga." ucap Saida sembari mengembangkan senyumnya.


Padahal dia hanya tidak ingin kalau keluarga laksmana mengetahui kalau dirinya saat ini bekerja di salah satu toko bunga ternama di kota ini . Saida tidak ingin Nyonya laksmana mempermalukannya di toko tempat Saida bekerja.


Ia tahu persis sikap asli Nyonya laksmana yang mampu mempermalukan siapapun di keramaian tanpa ada rasa malu sedikitpun. Sama halnya seperti yang dirasakan Ayeuna saat menjalin hubungan dengan Andre laksmana. Nyonya laksmana mampu mempermalukan Ayeuna di kampus dan di tempat Ayeuna bekerja sebagai pendidik.


Bersambung.....

__ADS_1


hai hai redears dukung Terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏


__ADS_2