Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB.209 TIDAK MENYANGKA


__ADS_3

Ketika Jonathan mendengar suara tawa Damian Perez dari ujung telepon, membuat Jonathan sedikit kesal melihat big bosnya yang ingin menjahili dirinya bersama istri yang baru satu hari menjadi istri sah dari Jonathan.


"Bos seperti tidak mengerti saja kalau baru menikah, pasti bos juga melakukan hal yang sama kepada Nyonya kalau baru menikah." ucap Jonathan dengan kesal kepada Damian perez. Tetapi Damian Perez hanya tertawa ngakak mendengar apa yang dikatakan oleh Jonatan. Bahwa jonathan kesal diganggu oleh Damian Perez saat sedang tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.


Ia mengira ada pekerjaan penting yang harus dikerjakan Jonathan, sehingga pagi- pagi Damian Perez menghubunginya. Tetapi Damian Perez menghubungi Jonathan hanya untuk menjahili i Jonathan.


Ayeuna datang menghampiri Damian Perez yang sudah tertawa ngakak berbicara kepada Jonathan. Apalagi Damian Perez , melakukan sambungan telepon selulernya menghidupkan speaker phone. Membuat Ayeuna juga mendengar apa yang mereka bicarakan.


Kamu ini ya Mas suka sekali menjahili orang. Seperti tidak pernah pengantin baru saja." gerutu Ayeuna sambil langsung duduk di pangkuan suaminya. Ia sengaja melakukan itu agar suaminya tidak berniat menjahili Jonathan dan Saidah.


Ada apa istriku sayang kok tiba-tiba kamu seperti ini ingin manja kepada Mas? ucap Damian Perez kepada Ayeuna. Padahal sambungan telepon selulernya masih tersambung kepada Jonathan.


"Mas memperhatikan orang saja tetapi tidak memperhatikan istri mas sendiri." ucap Ayeuna sambil langsung mengalunkan tangannya di leher jenjang Damian Perez. Membuat Damian Perez pun langsung meletakkan begitu saja ponsel miliknya tanpa menyadari kalau ponsel itu masih tersambung kepada Jonathan.


Damian Perez langsung mengecup bibir manis Ayeuna. Perlahan Kecupan itu semakin mendalam. Membuat keduanya saling bertautan di sana, Hingga suara de$@han pun terdengar jelas di dalam Sambungan telepon oleh Jonatan.


Membuat jonathan di seberang telepon menutup mulutnya. Ia pun langsung mematikan sambungan telepon selulernya agar tidak mendengar apa yang dilakukan Damian Perez dengan Ayeuna. Pagi itu Ayeuna dan Damian pun sama-sama memadu kasih.


Damian melakukanya lebih berhati-hati kepada Ayeuna. karena Ayeuna saat ini sedang hamil 4 bulan. Ia tidak ingin menyakiti bayi yang ada di dalam kandungan Ayeuna. Sehingga ia lebih berhati-hati untuk melakukan hubungan asmara kepada istrinya.


Jonathan yang mendengar apa yang dilakukan oleh Damian Perez dan istrinya pun langsung seketika terdiam. Ia tidak menyangka kalau di bosnya dapat melakukan hal itu terhadapnya. Karena ia tidak mengetahui Damian Perez tidak menyadari sambungan telepon seluler itu masih tersambung.


"Dasar Bos mesum, ngatain orang saja ternyata dia juga melahap Nyonya Ayeuna pagi pagi begini." umpat Jonathan dalam hati. membuat Saida langsung menghampiri Jonathan.

__ADS_1


" Ada apa sih Mas kok terlihat mukanya kusut sekali seperti itu? apa mas menyesal menikah dengan Saida? tanya Saida kepada suaminya menceritakan apa yang ia dengar saat melakukan sambungan telepon seluler dengan big bos-nya.


Mas tidak akan pernah menyesal menikah dengan kamu sayang. Karena mas sangat cinta dan sayang sama kamu.Kemudian Jonathan memberitahu kepada Saida kalau Damian melakukan apa yang ia dengar dalam sambungan telepon.


Hal itu membuat Saida sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Jonathan kepadanya. Sudahlah mas ngapain dipermasalahkan. Lagian kita sudah sama-sama dewasa kan." ucap Saida sambil menggelengkan kepalanya.


"Mas belum lapar?


"Yuk sarapan, sepertinya cacing cacing di perut Saida sudah berdemo minta jatah nih!"ucap Saida sambil tertawa cengengesan.


"Jonathan langsung meraih ponselnya yang ada di atas nakas berniat untuk memesan sarapan pagi. Agar pihak restoran yang ada di dalam hotel menghantarkan langsung menu makanan ke kamar mereka.


Ia tidak ingin keluar sama sekali dari kamar. Jonathan benar-benar ingin menikmati bulan madunya bersama istrinya.


Cup....


"Morning kiss sayang!" ucap Jonathan sambil langsung berlalu ke kamar mandi.


Saidah mengembangkan senyumnya menatap kepergian suaminya masuk ke kamar mandi. Ia seolah tidak percaya Jonathan dapat melakukan hal romantis seperti yang dilakukan Jonathan pagi itu terhadapnya.


Aku kira dulu Mas Jonathan orangnya kaku. Tetapi Mas Jonathan romantis juga." gumam Saida dalam hati sambil mempersiapkan baju ganti untuk Jonathan. Beberapa menit kemudian pihak restoran menghantarkan menu makanan yang sudah dipesan oleh Jonathan .


Saidah menerima makanan itu dan meletakkannya di atas meja kecil yang ada di kamar hotel. Jonathan selesai melakukan ritual mandinya, ia keluar dengan menggunakan handuk yang dililitkan di tubuhnya. Pemandangan yang indah dilihat oleh Saidah. Roti sobek kotak-kotak yang terlihat jelas dari tubuh Jonathan membuat Saidah langsung memalingkan wajahnya.

__ADS_1


Saida takut tidak dapat menahan diri jika melihat tubuh sixpack suaminya, sehingga ia memilih memalingkan wajahnya. Jonathan melihat Saida memalingkan wajahnya darinya justru ingin menjahili istrinya.


Kenapa kamu memalingkan wajahmu dari mas sayang? Apa kamu tidak menyukai tubuh Mas seperti ini? ucap Jonathan berniat untuk menjahili Saida.


Pakai baju mu mas ini sudah pukul 10.00 pagi habis pakai baju kita sarapan. Karena pihak restoran sudah menghantar menu makanan yang mas pesan." ucap Saida tetapi netra Saidah menatap ke arah yang lain.


Membuat Jonatan Langsung kembali mendekati Saida.


Kamu kenapa sih sayang sepertinya tidak Sudi melihat Mas ada apa? Apa mas salah bicara sama kamu?" ucap Jonathan kepada Saida sambil menakup wajah Saida dengan Kedua telapak tangan Jonathan.


Membuat Saida tidak bisa menghindari melihat roti sobek dari tubuh Jonathan. Mas jangan seperti ini Ini sudah pagi takut saya tidak dapat melihat tubuh Mas yang seksi seperti ini." ucap Saida berterus terang kepada suaminya sambil tertunduk malu.


Jonathan langsung meraih tubuh Saida ke pelukannya. membuat Saida semakin tidak bisa berkutik dan menikmati pelukan hangat dari suaminya. Kamu nikmati saja apa yang ingin kamu menikmati sayang. Apa yang ada di diri mas sudah menjadi milik kamu. Bukan milik siapa-siapa. Begitu juga dengan yang ada di diri kamu semuanya sudah milik Mas." ucap Jonathan sambil langsung mengecup bibir manis Saida.


lihat tuh suara perut mas sudah keroncongan cacing-cacing mas sudah berdemo meminta diisi." ucap Saida ketika mendengar suara perut Jonathan yang sudah keroncongan. Jonathan pun langsung sontak melepaskan pelukannya dari Saida ia sedikit merasa malu karena Saida mendengar perutnya yang sudah keroncongan.


Kemudian jonathan langsung menggunakan pakaiannya. Agar mereka segera menikmati sarapan pagi mengingat Jam sudah menunjukkan pukul 10.00 pagi. Itu artinya mereka sudah telah sarapan pagi. Apalagi setelah gempuran malam yang mereka lakukan malam itu sudah menguras tenaga kedua insan pasangan suami istri itu.


Bersambung.....hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏🙏


sambil menunggu karya ini up kembali mampir juga ke karya baru emak


__ADS_1



__ADS_2