
Ia seolah tidak percaya dengan sikap manis Damian terhadapnya akhir-akhir ini. Padahal selama ini sikap Damian kepada Ayeuna saat berada di Jakarta selalu egois dan ia tidak pernah memberikan Ayeuna kesempatan untuk memberikan pendapatnya.
v
Visual Ayeuna.
visual Damian
Damian mengecup bibir manis Ayeuna. perlahan kecupan itu semakin mendalam. Hingga suara de$@han Ayeuna terdengar jelas di telinga Damian. Hal itu membuat Damian semakin melancarkan aksinya.
Hingga Ayeuna membuka rongga mulutnya agar Damian dapat memainkan lidahnya di rongga mulut Ayeuna dengan leluasa. perlahan ciuman itu beralih ke jenjang leher Ayeuna. dengan lembut tangan Damian mulai masuk ke Balik baju yang dikenakan oleh Ayeuna.
Ia mulai memainkan gunung kembar Himalaya milik Ayeuna membuat Ayeuna semakin mengeluarkan de$@han nya. Ia seolah meminta lebih dan lebih lagi.
"Mas.....Ah!" desah Ayeuna.
__ADS_1
"Ya sayang!" ucap Damian sembari menuntun Ayeuna naik ke atas tempat tidur yang berukuran King size yang disediakan oleh pihak hotel.
"Sayang boleh ya!" pinta Damian dengan nada memelas membuat ayeuna merasa tidak tega melihat Damian yang sudah menahan hasratnya. Ayeuna juga sadar Damian membutuhkan pelepasan mengingat Damian adalah seorang lelaki normal yang sudah pernah merasakan nikmatnya surga dunia.
Ayeuna menganggukkan kepalanya dengan pelan membuat Damian langsung mengecup bibir manis Ayeuna.
Ayeuna yang tidak mau kalah dengan Damian Iapun membalas kecupan demi kecupan dari Damian. Merasa mendapat respon dari Ayeuna, Damian semakin melancarkan aksinya. tangannya sudah mulai terus masuk dan memainkan gunung kembar milik Ayeuna. Membuat Ayeuna semakin merasa menikmati gerakan demi gerakan yang dilakukan suaminya.
" Ah ....mas....ah"suara merdu Ayeuna terdengar jelas di telinga Damian membuat Damian semakin mempercepat gerakannya. Ia pun menuntun tangan Ayeuna untuk memainkan adik kecilnya yang sudah mulai lancang depan.
lalu Ayeuna melakukan seperti yang diminta oleh suaminya. Agar suaminya merasa puas dan menikmati surga dunia.
" Auh ....lagi sayang please....lagi" Ucap Damian meminta kepada Ayeuna agar Ayeuna terus melakukan seperti yang dimintanya.
Merasa jiwa kelaki-lakian Damian semakin bangkit, Ia langsung membalikkan tubuh Ayeuna di atas ranjang, agar lebih leluasa memainkan gunung kembar milik Ayeuna. berkali-kali Damian mengecup dan membuat tanda merah di bagian gunung kembar Ayeuna pertanda kepemilikannya.
lalu Ayeuna yang tidak mau kalah dengan Damian. Ia pun langsung mengecup leher jenjang Damian membuat tanda merah di sana pertanda kepemilikan Ayeuna. Merasa sudah semakin tidak tahan lagi, Damian meminta dan memberi aba-aba kepada istrinya bahwa ia akan memasukkan adik kecilnya kebagian goa milik Ayeuna.
"Sayang bisa ya dimasukin?" ucap Damian meminta izin kepada istrinya.
__ADS_1
lalu Ayeuna pun menganggukkan kepalanya. pertanda Ia setuju akan permintaan suaminya.
Perlahan Damian memasukkan adik kecilnya kebagian goa milik Ayeuna membuat Ayeuna sedikit meringis.
"Auh....ah.....Auh" suara Damian terdengar jelas di telinga Damian. Damian pun semakin mempercepat gerakannya dan memainkan adik kecilnya di bagian goa milik Damian Hingga adik kecil Damian sampai mengeluarkan atau memuntahkan cairan putihnya.
"Ah ....ah...ah" Ucap Damian pertanda dirinya sudah mencapai puncak. Ia langsung berbaring di samping istrinya sembari meraih tubuh dan mengecup keningnya.
"Trimakasih sayang kamu sangat mengerti kepada suamimu." ucap Damian kepada Ayeuna sambil mengembangkan senyumnya kepada Ayeuna.
"Sama-sama Mas!" Ayeuna juga mencintaimu mas" Ucap Ayeuna dan langsung membalas ciuman Damian . Entah karena faktor kecapekan membuat mereka Langsung tertidur pulas mengarungi alam mimpinya.
Sementara ditempat lain, Mario sedikit gelisah sepeninggalan Ayeuna dan juga Damian. Entah mengapa Mario merasa tidak rela Ayeuna pergi bersama damian. Padahal Mario sediri yang memberikan ijin kepada Ayeuna dan juga Damian.
Bersambung......
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih.
jangan lupa follow outhor Morata agar kalian mendapatkan notifikasi bab bab baru dari karya Morata. dan jangan lupa kepoin karya karya Morata lainnya.
__ADS_1
Trims