Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB. 86. KEJEBAK MACET


__ADS_3

Satu minggu kemudian acara pernikahan Ayeuna dengan Damian pun dilaksanakan dengan meriah . Di sebuah kamar mewah tepatnya Di kediaman Damian. Terlihat tiga orang MUA datang menghampiri Ayeuna berniat untuk merias Ayeuna.


MUA yang sudah disewa khusus oleh Damian untuk merias Ayeuna terlihat wajah Ayeuna berseri ketika MUA datang menghampiri Ayeuna.


"Selamat pagi cantik!" sapa Betty kepada Ayeuna yang baru selesai membersihkan diri.


"Selamat pagi juga Mbak Betty!"sahut Ayeuna sambil mengembangkan senyumnya.


"Saya ditugaskan oleh Tuan Damian untuk merias Nona ayeuna rujak Betty yang bertugas merias ayunan saat itu yang kebetulan beti adalah salah satu MUA terkenal yang ada di kota Jakarta. dan ia sudah dikenal di kalangan artis sebagai perias handal di dunia entertainment.


Ketiga perias itu bekerja sama untuk merias Ayeuna agar pekerjaan mereka segera selesai karena dengan meminta mereka mengerjakan tugas mereka dengan cepat dan hasil memuaskan.


Setelah kurang lebih Dua jam MUA itu merias Ayeuna. Terlihat Ayeuna sangat cantik dan menawan dibaluti dengan gaun kebaya yang begitu mewah. Membuat kecantikan Ayeuna semakin mempesona.


"Wow perfect nona Ayeuna cantik sekali." ucap MUA yang bertugas merias Ayeuna.


"Trimakasih Tante Betty, ucap Ayeuna sambil mengebangkan senyumnya. Tiba-tiba pintu kamar dibuka oleh Nyonya Julia Perez untuk memastikan Kalau Ayeuna Sudah siap dirias atau belum. Karena acara pernikahannya akan segera dimulai.


Kamu cantik sekali sayang!" puji Nyonya Julia Perez ketika melihat Ayeuna sudah selesai dirias oleh MUA yang bertugas di sana. Apalagi dengan balutan gaun kebaya yang sangat cantik dan mewah membuat kecantikan Ayunan semakin terpancar.


"Kamu benar-benar cantik sekali sayang!" puji Nyonya Julia Perez sembari memeluk Ayeuna.


"Terima kasih Nyonya!" sahut ayeuna sambil mengembangkan senyumnya


"loh kok manggil nyonya? mulai sekarang kamu panggil saya Mami. sama seperti d


Damian memanggil Mami." ucap nyonya Julia Perez sambil terus menatap kecantikan Ayeuna.


"Oh iya mom putraku Prasetya pasti mencariku Prasetya ku di mana sekarang mom? tanya Ayeuna karena dirinya sangat mengkhawatirkan kalau Prasetya mencari dirinya.


"Kamu tenang saja Prasetya sudah aman. Ia sangat bahagia sekali ketika mami memberitahu kalau pesta pernikahan kalian hari ini akan dilaksanakan." ucap Nyonya Julia Perez kepada Ayeuna. Membuat hati Ayeuna sedikit lega karena setidaknya Prasetya tidak kecewa terhadapnya.

__ADS_1


"Tapi putraku sudah sarapan atau belum mom? tanya Ayeuna memperhatikan kesehatan Prasetya. Ia tidak ingin lupa menjalankan tugasnya sebagai Ibu sambung Prasetya.


"Kamu tenang saja!" Ada Tati dan baby sister lainnya untuk memberikan dan mempersiapkan segala sesuatu keperluan Prasetya." ucap nyonya Julia Perez.


Tiba-tiba Damian masuk ke ruang rias Ayeuna tanpa mengetuk pintu terendah terlebih dahulu. Membuat Nyonya Julia Perez dan Ayeuna terkejut.


"Kamu mengejutkan Mami kalau kamu mau masuk ke sini setidaknya kamu mengetuk pintu dulu."


"Memangnya kenapa kalau Damian tidak mengetuk pintu dulu. Kan Ini kamar istri aku." ucap Damian tidak mau kalah dari Nyonya Julia Perez.


"Kamu memang nggak pernah bisa dibilang orang tua. Segala sesuatu itu harus ada aturannya. Jika kamu masuk ke pintu kamar seseorang maka kamu harus terlebih dahulu menutup pintu." ujar Nyonya Julia Perez yang sudah kesal melihat putranya.


"Iya deh Damian salah!" lebih baik Damian mengalah. Daripada Damian diserang dua singa betina di sini." ucap Damian sembari terkekeh membuat Julia Perez menatap putranya dengan tatapan tajam. Ketika Damian melihat Ayeuna ia sangat tajuk melihat kecantikan Ayeuna.


"Sayang kamu cantik banget sumpah deh!"ucap Damian karena dirinya kagum melihat kecantikan Ayeuna.


"Mas jangan seperti itu memangnya Baru kali ini Mas lihat Ayeuna tidak bukan?


"Bukan begitu sayang?" tapi kamu menggunakan pakaian itu benar-benar cocok dan cantik.


Sementara di tempat lain Mario yang baru tiba di bandara untuk menghadiri pesta pernikahan kakak kandungnya Damian Perez. langsung memesan taksi online agar meraka agar meraka segera tiba di lokasi pesta pernikahannya.


Sudah terlihat gelisah karena terjebak di jalan. Ia benar-benar membawa Aurelin sebagai pacar pura-puranya untuk dikenalkan kepadanya Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez. Sebagai calon istrinya agar Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston Perez agar tidak menjodohkannya kepada anak salah satu rekan bisnis Tuan Gaston.


Ia ingin memilih pasangan hidupnya sendiri tanpa ikut campur kedua orang tuanya.


"Pak apa tidak ada jalan pintas agar saya segera tidak di acara pernikahan kakak saya tanya Mario kepada driver taksi yang mereka pesan sebelumnya.


"Maaf Pak!" tetapi keadaannya sudah tidak memungkinkan lagi. Karena untuk memutar saja kita sudah tidak bisa." ucap driver itu membuat Mario sangat kesal karena terjebak macet.


"Bapak Tenang saja lebih baik kita sekarang naik ojek online saja. Karena kalau menunggu taksi ini sampai ke lokasi pesta pernikahan kakak pak Mario, Sepertinya kita akan terlambat." ucap Aurelin kepada Mario.

__ADS_1


"Maksud kamu apa?


"Maksud saya kalau kita menaiki ojek online Mungkin kita bisa sampai tepat waktu di sana." ucap Aurelin


"Pak macetnya kok bisa sampai sepanjang ini? tanya Mario kepada driver taksi online itu.


"Maaf tuan!" saya kurang tahu tetapi sepertinya di depan ada kecelakaan." ucap driver taksi online itu kepada Mario. Membuat Mario menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena dirinya sudah sangat gelisah. Dia takut kalau Nyonya Julia Perez dan Tuan Gaston perez menganggapnya tidak menghargai pesta pernikahan kakaknya.


"Ya sudah kalau begitu kami turun di sini saja. lebih baik Kami naik ojek online seperti yang dia katakan oleh asisten saya." ucap Mario sambil Turun dari mobil dan mengeluarkan koper milik mereka.


Kemudian Aurelin pun memesan ojek online agar mereka segera tiba di lokasi pesta pernikahan damaian dengan.


Bagaimana Apa kamu sudah menemukan ojek online tanya Mario kepada Aurelin


"Iya Pak !" dan ojek onlinenya sudah menuju kemari." ucap Aurelin sembari tetap mengotak-atik ponsel yang ada di tangannya.


"Tapi bagaimana mungkin kita bisa memiliki pajak online berdua seperti ini." ucap Mario kepada Aurelin


"Bapak tenang saja. Nanti saya akan bicara kepada pemilik ojek onlinenya. Agar kita yang menggunakan ojeknya Dan Dia memanggil temannya untuk menghantarkannya ke lokasi pesta pernikahan itu.


"Ya sudah terserah kamu saja deh. Yang penting kita bisa segera sampai di sana. Saya tidak mau Mami dan papi saya akan mengobrol karena saya terlambat tidak di lokasi pesta pernikahan kakak saya.


Tiba-tiba dua orang tiba di lokasi tempat mereka menunggu ojek online itu.


"Dengan mbak Aurelin?


"Iya saya!"


"Begini mas!" Kamu sebenarnya berdua ingin menaiki taksi tapi karna macet makanya saya memesan mas untuk mengajak teman mas. Teman mas ikut menemani Mas menghampiri kami.


Saya dan atasan saya kejebak macet tetapi kami harus menghadiri acara pesta pernikahan penting Kakak dari bos saya. Jadi saya minta tolong kepada Mas agar Mas meminjamkan motornya kepada saya. Dan teman Mas ini mengikuti kami dari belakang. kalau masalah bayarannya Kalian tidak perlu khawatir saya akan membayar lebih." ucap Aurelin kepada driver ojek online.

__ADS_1


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2