Terjerat Cinta Duda Arogant

Terjerat Cinta Duda Arogant
BAB. 99. SANIA DI TANGKAP


__ADS_3

Kenapa ini bisa terjadi di keluarga kita "ucap Tuan Sanjaya sambil menghempaskan Barang-barang yang ada di hadapannya. Ia tidak menyangka perusahaan yang sudah ia bangun dari nol dapat hancur seketika karena perbuatan putrinya satu-satunya.


Perusahaan Tuan Sanjaya benar-benar hancur ketika pemberitaan tentang Sania yang merencanakan pembunuhan terhadap Damaian Perez membuat investor menarik seluruh sahamnya yang ada di perusahaan milik keluarga Sanjaya.


Apalagi ketika Tuan Gaston Perez memutuskan hubungan kerjasama dengan perusahaan milik Tuan Sanjaya membuat perusahaan Tuan Sanjaya benar-benar bangkrut. Padahal perusahaan Tuan Sanjaya sangat tergantung kepada perusahaan milik Tuan Gaston Perez.


"Aah.....a..... semua ini gara-gara anak sialan itu usaha yang aku rintis selama ini hancur seketika gara-gara anak sialan itu." umpat Tuan Sanjaya Sembari menghempaskan segala barang-barang yang ada di dekatnya membuat para karyawan yang bekerja di perusahaan milik Tuan Sanjaya ketakutan karena melihat Tuan Sanjaya marah membabi buta.


Mereka takut terjadi sesuatu kepada tuan Sanjaya setelah mengetahui perusahaan yang ia kelola selama ini bangkrut dengan waktu hitungan menit. Membuat beberapa karyawan yang bekerja di perusahaan milik Tuan Sanjaya. Satu persatu mengundurkan diri. Apalagi dengan istri Tuan Sanjaya sangat terpukul mendengar kalau suaminya sudah jatuh miskin bahkan terlilit hutang.


Sementara di tempat lain, Sania Sanjaya mengubah identitasnya menjadi seorang wanita biasa. Untuk menyambung hidupnya Ia harus rela bekerja di sebuah bar menjadi seorang waitress. Yang berada di kota terpencil. Sania Sanjaya sama sekali tidak merasa bersalah dengan apa yang dilakukannya terhadap Damian. Bahkan ia mengira kalau Damian saat ini sudah meninggal.


Sania Sanjaya tidak mengetahui kalau perusahaan keluarganya sudah bangkrut dan keluarganya terlilit hutang. Di raut wajah sania sama sekali tidak ada penyesalan sedikitpun di dalam dirinya. Bahkan untuk memenuhi segala keinginannya, ia tidak segan segan untuk menjajakan tubuhnya kepada lelaki hidung belang yang ada di bar tempat dirinya bekerja sebagai watris.


Hingga seseorang yang berprofesi sebagai polisi menyamar menjadi pelanggan di bar tempat Sania Sanjaya bekerja. Sania tidak menyangka kalau tamu yang menginginkan dirinya itu melayani pria yang ada di hadapannya adalah seorang polisi yang mencari keberadaannya selama ini.


Hingga ketika polisi itu langsung memborgol tangan Sania, membuat Sania sangat terkejut akan apa yang dilakukan pria yang ada di hadapannya yang memiliki janji terhadap Sania melayaninya di salah satu kamar hotel yang sudah di booking pria itu sebelumnya.

__ADS_1


"Apa yang Anda lakukan kepada saya Apa salah saya kepada Anda sehingga Anda melakukan ini semua?" ucap Sania Sanjaya kepada pria itu.


"Nona Sania Sanjaya bekerja samalah dengan pihak kepolisian Jangan melarikan diri dari kesalahan yang ada perbuat.


Lebih baik anda menyerahkan diri daripada Anda melarikan diri seperti sekarang ini. nanti hukuman anda akan lebih berat dibandingkan jika anda menyerahkan diri anda sendiri." ucap pihak kepolisian itu kepada Sania Sanjaya.


Saya tidak bersalah Mengapa anda menangkap saya." tanya Sania yang merasa dirinya benar.


"Maaf anda telah terbukti melakukan perencanaan pembunuhan terhadap Tuan Damian Perez. Jadi lebih baik anda sekarang ikut kami ke kantor polisi." ucap Polisi yang berpura pura menjadi pelanggan Sania Sanjaya.


"Tolong lepaskan saya, saya berjanji akan melakukan apapun asalkan kamu melepaskan saya " ucap Sania berusaha menggoda tiga orang polisi yang bertugas mencari keberadaan Sania .


"Jangan coba coba menggoda kami nona Sania. Kami sudah tahu trik dan siasat wanita seperti Anda."


Kemudian pihak kepolisian langsung membawa Sania Sanjaya ketahanan kepolisian yang ada di daerah itu. Sebelum esok harinya dibawa ke tahanan kepolisian di Jakarta.


*****

__ADS_1


Ditempat lain Mario dan Aurelin sudah tiba di Medan. Aurelin memilih segera pulang kerumah kedua orangtuanya yang ada di kawasan kompleks perumahan yang ada di daerah Medan kota. Ia tidak menyangka kalau Tuan Gaston dan nyonya Julia sudah menghubungi kedua orangtuanya, kalau tuan Gaston akan datang menemui orang tua Aurelin untuk melamar Aurelin secara resmi.


Padahal kedua orangtuanya tidak mengetahui hubungan antara Mario dan Aurelin hanya hubungan atasan dan bawahan.


"Kamu tiga hari pergi kejakarta langsung mendapat calon suami dan mereka ingin datang melamar kamu." ucap mama Tiur Silalahi membuat Aurelin sangat terkejut dengan apa yang dikatakan mamanya.


Ia seolah tidak percaya mendengar apa yang dikatakan oleh mamanya. Hingga Aurelin bertanya kepada papanya.


"Benaran pa, kedua orangtua pak Mario akan datang kemari ingin melamar Aurelin? tanya Aurelin


"Iya, Sepertinya begitu, karna semalam Tuan Gaston perez dan nyonya Julia Perez sudah menghubungi papa." sahut pak Haposan membuat Aurelin sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh papanya. Ia seolah tidak percaya apa yang didengarnya dari kedua orangtuanya.


Bersambung......


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih


jangan lupa kasih like coment vote dan hadiah nya ya

__ADS_1


__ADS_2