
Ketika Saida sudah mendapatkan kabar dari suaminya melalui balasan whatsapp yang dikirimkan oleh Jonathan kepadanya akhirnya ia bernapas lega. Ia pun membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Tepatnya di samping baby Neptunus. Sementara Ibu Amelia dan Pak walson memilih untuk istirahat di kamar sebelahnya.
Mengingat jam sudah menunjukkan pukul 04.00 seharusnya sudah bangun, tapi untuk Saida dan keluarga, baru istirahat setelah satu malaman sedikit kewalahan menenangkan Baby Neptunus.
Ditempat lain, Damian sudah tampak gelisah. Setelah mendengar apa yang dikatakan Tuan Gaston Perez kepadanya. Tuan Gaston memberitahu saat ini, Jonathan telah terluka tembakan akibat ulah anak buah kelompok Hendarson.
Damian sangat mengetahui siapa sosok Hendarson. Lelaki yang selama ini menjadi musuh bebuyutan Tuan Gaston Perez. Karena Tuan Gaston Perez pernah mengusut bisnis ilegal yang dilakukan Henderson di masa lalu.
Hal itu yang membuat Hendarson menaruh dendam berkarat kepada Tuan Gaston Perez. Awalnya Hendarson dan Tuan Gaston sahabat baik. Tetapi setelah Hendarson terjun ke dunia hitam, sehingga Tuan Gaston Perez memilih untuk hengkang dan meninggalkan Hendarson begitu saja. Dan memilih untuk mengelola bisnisnya sendiri.
Kehidupan Urakan Hendarson yang sesukanya bergonta ganti pasangan, membuat lelaki sudah beruban itu, menjadi semakin tidak karuan dan memilih kembali terjun melakukan bisnis ilegalnya.
Padahal Tuan Gaston Perez Sudah meminta kepada Hendarson beberapa tahun yang lalu agar meninggalkan bisnis haram itu. Tetapi Hendarson memilih tetap menjalankannya.
Hendarson tetap bisa menghirup udara bebas, sekalipun dirinya sudah pernah tertangkap oleh pihak Kepolisian membuat Tuan Gaston Perez merasa heran dengan hukum yang berlaku di negara ini. Sungguh miris, hukum di negara ini dengan adanya uang dapat bebas begitu saja. Tanpa ada niatan untuk mafia seperti Hendarson jadi Jera.
Kekuasaan dan pangkat yang dimiliki seseorang, dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan. Termasuk melakukan bisnis ilegal yang dapat merusak generasi bangsa.
Hal itulah yang tidak disukai oleh Tuan Gaston Perez selama ini kepada sahabatnya Hendarson. Hingga Hendarson memilih siapa yang menentang dirinya, itulah yang akan menjadi musuh buyatannya. Dan salah satunya yang menentang Hendarson adalah tuan Gaston Perez.
Sehingga Hendarson menganggap Tuan Gaston Perez salah satu musuh bebuyutannya. Padahal selama ini Tuan Gaston Perez lah yang membantu Hendarson jika dirinya membutuhkan pertolongan. Ketika mereka masih bersama.
Entah setan apa yang merasuki di hati Hendarson, membuat Hendarson memilih meninggalkan Tuan Gaston Perez, dan memilih bergabung menjadi membentuk kelompok geng mafia yang ditakuti di negara ini.
__ADS_1
"Mas Kenapa belum tidur?" tanya Ayeuna tiba tiba datang menghampiri Damian yang sedari tak ada belum bisa memejamkan matanya.
"Ayo istirahat Sayang, nanti kamu sakit loh." ujar Ayeuna sambil mendudukkan bokongnya tepat di samping Damian.
"Kamu duluan saja Sayang" nanti mas akan nyusul kamu." ucap Damian sambil menatap istrinya dengan tatapan mendalam. Ingin sekali Damian menceritakan segala apa yang terjadi.
Tetapi ia sudah berjanji kepada Jonathan dan Tuan Gaston Perez agar tidak memberitahunya kepada siapapun.
Kalau begitu Ayeuna duluan ya mas, tapi jangan lama-lama. Mas harus jaga kesehatan." ujar Ayeuna sambil meninggalkan Damian di sana duduk sendiri dengan berkas yang ada di hadapannya.
Ayeuna penasaran Mengapa suaminya tak kunjung tidur. Ia sangat mengetahui kalau suaminya pasti ada masalah saat ini tetapi enggan memberitahu kepada istrinya.
****
Di tempat lain terlihat anak buah Henderson sudah duduk lemah di salah satu gedung yang sudah ditentukan oleh Tuan Gaston Perez kepada anak buahnya. Untuk melakukan interogasi dan pelajaran kepada anak buah Hendarson.
"Berikan pelajaran, sampai mereka bersedia membuka mulut. Saya akan segera kesana." Ucap Tuan Gaston Perez di dalam sambungan telepon selulernya kepada anak buahnya. lalu Tuan Gaston Perez memutuskan sambungan telepon selulernya setelah memberikan perintah kepada anak buahnya.
Pagi hari yang indah matahari sudah memperlihatkan wajahnya di permukaan bumi. Hingga membuat tidur Ibu muda itu menjadi terusik. Karena netranya disinari oleh sinar mentari masuk melalui celah-celah gorden yang ada di kamarnya.
Huyemmmm
Saida bergeliat. Perlahan Ia membuka matanya ia menelisik seisi ruangan. Ternyata baby Neptunus masih tertidur pulas. Entah karena kecapean menangis sepanjang malam, sehingga baby mungil itu sangat lelap tertidur hingga pukul 09.00 pagi.
__ADS_1
Saida melirik jarum jam yang ada di atas nakas dan jam sudah menunjukkan pukul 09.00 pagi. Ia beranjak dari tidurnya dengan gerakan pelan agar tidur baby Neptunus tidak terganggu. Kemudian Saidah langsung berlalu ke kamar mandi berniat untuk membersihkan diri. Setelah melakukan ritual mandinya sayyidah langsung menggunakan pakaiannya yang biasa ia gunakan.
Saida berlalu ke dapur ia sudah melihat ibu Amelia di dapur bersama asisten rumah tangga yang bekerja di rumahnya.
"Selamat pagi Putri Ibu yang cantik bagaimana tidurnya pagi ini?"Siapa ibu Amelia kepada Saida. Saida mengembangkan senyumnya menatap Ibu Amelia dengan tatapan penuh kasih.
Wanita yang selama ini selalu ada buat saida. sekalipun di tengah malam, Saidah meminta pertolongan kepadanya Ibu Amelia tidak pernah merasa keberatan. Dengan senang hati ibu Amelia selalu membantu Putri tunggal. Wanita paruh baya yang bertugas menjadi seorang jaksa tinggi di negara ini selalu memberikan perhatian penuh kepada Saida dan cucunya.
Itu terlihat jelas Ibu Amelia lakukan. tidak kalah perhatian dari Pak walson salah satu lelaki perubahan yang bertugas di bagian BUMN di negara ini. Pak walson selalu memberikan perhatian kepada Saida dan cucunya baby Neptunus. Pak walson tidak pernah keberatan Kalau Saidah selalu membuat Pak Walson kerepotan.
"Apa cucuku masih tidur? tanya ibu Amelia dan Pak walson kompak. Saida menganggukkan kepalanya pertanda tebakan pak Walson benar adanya."sepertinya dia kelelahan setelah Satu malam Menangis mencari keberadaan Jonathan.
Putramu memang sangat menyayangi Jonathan. itu terlihat jelas ketika Papi kamu sudah membalutkan pakaian Jonatan ke tubuhnya baby Neptunus langsung terasa nyaman dan tertidur pulas."ucap Ibu Amelia sambil mengingat kejadian malam itu.
Pak walson mengembangkan senyumnya. Apa bedanya dengan Saida ketika Papi tidak berada di rumah. Karena harus menjalankan tugas dan tanggung jawab Papi pergi ke luar kota tepatnya di kota Siak. Saida terus menangis mencari keberadaan papa. kamu bilang mama yang memerlukan baju Mas ke tubuh Saida kalau itu. Baru Saida diam dan dapat tertidur pulas."ucap sambil menatap Saidah dengan tatapan penuh arti.
ucapan Pak walson dibenarkan oleh ibu Amelia. Karena yang dikatakan pak walson benar adanya. Ketika Saida masih bayi, tetapi Pak walson harus pergi ke luar kota untuk menjalankan tugasnya.
Bersambung.....
hai Hai readears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏🙏🙏🙏
JANGAN LUPA TEKAN FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏🙏💓
__ADS_1
MAMPIR JUGA KEKARYA BARU MAMA, YANG BERJUDUL "PERAWAN 500 JUTA "