
Siang itu,, Raka terlihat keluar dari dalam mobil dan masuk kesebuah restoran bersama dengan fiona, mereka berdua berjalan santai dan di sambut baik oleh pelayan restoran
"Selamat datang di restoran kami, silahkan duduk dan menikmati menu-menu dari restoran ini," ucap salah satu dari pelayan restoran yang memang di pekerjaan kan untuk menyambut pengunjung yang datang
Raka dan Fiona menuju meja yang kosong dan duduk berhadapan sambil melihat daftar menu yang sudah di siapkan di atas meja
"Kak Raka kamu mau pesan apa?" Tanya Fiona dengan akrab
"Menunya kamu saja yang pilih" tutur Raka
"Baik,," jawab Fiona dan melihat-lihat daftar menu yang ada di tangannya sambil memanggil pelayan untuk meladeninya
"Nona anda mau pesan apa?" Tanya pelayan itu dengan sangat ramah
Fiona memperlihatkan daftar menu yang ditangannya pada pelayan itu dan menunjuk yang ingin dia pesan.
"Baik nona, kami akan segera mengantarnya untuk anda" ucap pelayan itu dan segera membawa daftar pesanan Fiona kepada koki
Raka dan Fiona duduk dengan santai sambil menunggu pesanannya diantarkan
"Kak Raka, dari semalam aku perhatikan kakak sedang memikirkan sesuatu! apa kak Raka ada masalah?" Tanya Fiona dengan raut wajah yang penasaran
Raka membalas tatapan Fiona yang menatapnya sambil menggelengkan kepala
"Aku tidak memikirkan apa-apa jangan terlalu banyak berfikir" jelas Raka
"Fiona bagaimana jika kamu mencari apartemen di sekitar sini saja? Dengar-dengar apartemen disini semuanya terjamin aman dan bagus" jelas Raka
Fiona terdiam dan terlihat berfikir
"Baik,, terserah dari kak Raka saja" ucap Fiona dengan patuh
Dan tidak menunggu lama pesanan dari mereka sudah datang
Pelayan yang mengantar makanan dengan senyum manis di bibir nya menyimpan semua pesanan Fiona di atas meja
"Silahkan dicicipi" ucap pelayan itu dan berjalan pergi meninggalkan Raka dan Fiona yang sudah menyantap makan yang di pesannya
Dari kejauhan Tampa mereka berdua sadari, seseorang telah memotret kebersamaan mereka berdua
Fiona begitu asyik menikmati makanan yang ada di depannya
"Kak Raka tidakkah menurutmu makanan ini sangat enak?" Tanya Fiona sambil mengunyah makanannya
__ADS_1
Raka hanya mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Fiona dan terus menyantap makanannya
Sedangkan seseorang yang sedang memotretnya terlihat berbicara di telpon
"Tuan aku sudah mengirim gambar mereka pada anda, dan juga kabar yang ingin aku sampaikan! Wanita itu semalam tidur di kediaman Raka" jelas orang yang sudah mengikuti Raka dan fiona
Setelah mengatakan semuanya, lelaki itu memutuskan panggilan darinya
Raka dan Fiona setelah makan keluar dari restoran.
Fiona yang tersenyum bahagia berjalan sambil menggapai tangan Raka dan menggandengnya!
Rasa canggung di hati Raka membuatnya dengan cepat melepaskan tangannya sehingga membuat Fiona tercengang dan melihatnya.
Raka tidak seperti dulu lagi ketika masih bersama dengan Fiona disaat mereka masih muda, dia selalu ingin menggandeng tangan Fiona, ketika jalan bersama, tapi sekarang adanya Shasa dalam hatinya membuatnya merasa canggung jalan bersama dengannya
" Kak Raka ada apa?" Tanya fiona, yang merasa sikap Raka terhadapnya kini terasa berbeda
"Tidak,, aku hanya..
Belum sempat menjawab pertanyaan dari fiona! Ponsel Raka tiba-tiba berdering dari dalam saku jas yang iya kenakan
Raka mengambil dan melihat ponselnya, seketika raut wajahnya berubah menjadi memerah dan terlihat senang saat melihat nama Shasa tertera di dalam ponselnya, yang sedang memanggil
"Fiona aku tinggal sebentar untuk menjawab telfon ini" jelas Raka dan berjalan pergi tanpa menunggu jawaban dari Fiona
Dengan cepat Raka menjawab panggilan shasa dan mendekatkan ponsel di telinganya
"Halo shasa..! Jawabnya dengan senang
"Raka apa aku sedang mengganggumu?" Tanya Shasa dari balik ponsel
"Tidak,, sama sekali tidak, kamu menghubungiku! Aku malah merasa senang!" Ucap Raka
"Sha,, bagaimana keadaan mu sekarang? Tanya Raka dengan nada yang cemas
Fiona yang ada di sana melihat Raka dengan tatapan sinis, saat melihat Raka berbicara pada orang yang tengah menghubunginya di balik telfon, dengan raut wajah yang terlihat bahagia.
Fiona merasa perlakuan Raka terhadapnya jauh berbeda dengan yang dulu!
Raka yang sekarang seperti sedang tidak begitu memperdulikannya membuat Fiona merasa marah dalam hatinya,
"Kak Raka, perasaanku sampai sekarang masih selalu sama terhadapmu, dan seharusnya kamu pun juga seperti itu kepadaku" ucap Fiona dalam Hatinya.
__ADS_1
Fiona yang tidak di ingin Raka mengabaikannya mencari cara agar Raka mau memperhatikannya seperti dulu, yang selalu khawatir akan keadaannya
"Aaaaaahk,,," Fiona tiba-tiba menjerit dan terlihat memegang perut dan membungkuk, terlihat begitu kesakitan.
Raka menoleh dan melihatnya saat mendengar jeritan darinya
"Fiona,," tiba-tiba nama itu terdengar keluar dari mulutnya memanggil nama Fiona saat Shasa masih berbicara dengannya
"Raka ada apa?" Tanya Shasa dari balik ponsel,
Namun Raka tidak menjawab pertanyaan darinya, panggilannya tiba-tiba di putuskan oleh Raka tanpa mengatakan apapun, membuat shasa merasa aneh dan bertanya-tanya
"Halo... Raka ada apa? Siapa di sana? Tanya shasa dengan masih mendekatkan ponsel di telinganya meski panggilan darinya sudah di putuskan oleh Raka
"Fiona?" Shasa teringat akan ucapan terakhir dari Raka dan mengulang kembali untuk menyebutnya.
"Siapa dia?" Tanya Shasa lagi pada diri sendiri dengan penasaran
Sedangkan Raka yang melihat Fiona begitu kesakitan berjalan mendekatinya
"Ada apa? Kamu terlihat kesakitan" tanya Raka sambil memeriksa keadaan Fiona memegang tangannya dan membantunya untuk berdiri tegak
"Perut aku sakit kak, ini sangat sakit" jawab Fiona sambil terus memegang bagian perutnya
"Apa itu sangat sakit? bagaimana jika aku membawamu ke dokter? tanya Raka lagi
"Tidak.. tidak perlu kak,," dengan cepat Fiona mengelak untuk di bawa ke rumah sakit
" Fiona hanya butuh istirahat, ini sudah sering terjadi saat aku merawat mama seorang diri" Ucapnya sambil menggandeng lengan Raka
"Kalau begitu, jangan mencari tempat tinggal dulu untuk sementara waktu, tunggu sampai kamu merasa baikan" ucap Raka
"Tapi kak apa tidak apa jika aku berlama-lama tinggal di rumahmu? Fiona tidak mau menggangu ketenangan mu" jelas Fiona
Raka tersenyum dan menggelengkan kepalanya
"Tidak,,"
"Kakak Raka maaf jika Fiona sudah merepotkan mu, Sekarang ini Fiona tidak punya siapa-siapa dan tidak tahu harus berpijak pada siapa selain pada kak Raka" jelas Fiona dengan raut wajah yang memperlihatkan kesedihannya
"Sudah jangan banyak berfikir sebaiknya kamu mengobati rasa sakit yang kamu derita itu terlebih dahulu, setelah merasa sehat baru melanjutkan untuk mencari apartemen" jelas Raka dan membawa Fiona berjalan menuju mobil.
Fiona tersenyum dalam hatinya melihat Raka masih perhatian padanya, dan tetap berpura-pura merasa sakit di bagian perutnya.
__ADS_1
Raka membuka pintu mobil untuk Fiona dan membantunya untuk masuk kedalam mobil, selah itu dia pun masuk kedalam mobil dan kembali kerumahnya , membawa Fiona agar bisa istirahat