Antara Cinta Dan Kasih

Antara Cinta Dan Kasih
Apa aku salah lihat atau aku sedang bermimpi?


__ADS_3

"Memangnya ada apa? Kenapa harus berbisik" tanya Anton dengan rasa ingin tahunya


Apa yang kalian lakukan di sana?" Tiba-tiba suara itu mengejutkan Romi dan Anton, dan dengan cepat mereka berdua menoleh dan melihat Raka sudah berdiri di dekat mobil


"Bos,," ucap Romi dengan kaget saat tiba-tiba Raka menegur mereka berdua


Sedangkan Anton langsung menundukkan kepalanya dan menyapanya


"Pagi tuan,," sapa Anton


Raka mengangguk membalas sapaan dari Anton dan melihat romi yang tercengang karenanya


"Apa kamu ingin berdiri terus disitu sampai siang?" Tanya Raka dengan nada dinginnya


Romi kini sadar dari lamunannya dan dengan cepat menanggapi perkataan atasannya


"Maaf bos" jawabnya dan dengan cepat berjalan menuju mobil, dan membuka pintu mobil untuk raka


Sebelum masuk kedalam mobil Raka melihat Anton


"Hari ini Shasa akan kembali ke warung bibinya, kamu antar dia!" Ucap Raka pada Anton


"Baik tuan!" Jawab Anton


Setelah mendengar Jawaban dari Anton Raka terlihat melihat kearah pintu rumahnya, sembari melihat Shasa di balik tembok yang menghalangi pandangannya dan kemudian masuk ke dalam mobil.


Sesampainya di kantor! Romi dengan cepat turun dan membuka pintu mobil untuk atasannya itu.


Raka keluar dan terlihat mengancing jasnya dan berjalan masuk ke dalam kantornya


Raka berjalan santai masuk kedalam kantor dan di ikuti oleh Romi di belakangnya.


"Pagi Bos direktur" sapa para karyawan yang melihatnya dengan menundukkan kepalanya


Raka yang sedang dalam suasana bahagia dalam hatinya, membalas sapaan dari mereka sambil ikut menundukkan kepalanya dan tersenyum padanya


Karyawan yang mendapatkan balasan dari Raka merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihatnya, begitupun untuk Sindi dan sinta


"Apa ini? Apa aku salah lihat atau aku sedang bermimpi?" Tanya Sindi pada Sinta, merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja di lihatnya


"Apa bos direktur sedang tersenyum padaku tadi?" Tanyanya lagi sambil mencubit tangan Sinta yang ada di dekatnya


"Aaaaohk.. apa kamu gila? Ini sakit tau!" Tutur Sinta sambil memukul lengan Sindi


" Kamu merasa sakit itu berarti aku sedang tidak bermimpi" ucap Sindi dan mengikuti Romi yang berjalan di belakang Raka


Sindi menggapai tangan Romi untuk memberhentikannya dari langkahnya

__ADS_1


"Tuan Romi apa itu bos direktur?" tanya Sindi dengan penasaran


"Kenapa apa kamu merasa ada yang aneh?" Tanya Romi balik yang mulai lagi dengan sifat sok tahunya


"Sebenarnya aku beritahu padamu, sekarang bos direktur sedang jatuh cinta, jadi itu dia terlihat sedikit aneh" ucap Romi yang sudah mulai menyebarkan isu dengan berbisik pada Sindi.


Mendengar perkataan romi Sindi membuka lebar mulutnya dan hanya terdiam melihat Romi yang sudah berjalan menyusul Raka.


"Ada apa sin?" Tanya Sinta, dan Sinta mendekat dan menepuk bahu Sindi yang terdiam mematung dengan tatapan kecewa di raut wajahnya


"Sinta, , bos direktur telah jatuh cinta, sekarang aku jadi merana" ucap Sindi dengan keras dan menangis, menyandarkan kepalanya di bahu Sinta


"Drama apa lagi yang kalian buat" tiba-tiba suara seseorang terdengar bertanya pada Sinta dan Sindi.


Mereka berdua menoleh dan melihat Vero yang berdiri di belakangnya


"Sindi tengah bersedih mendengar si bos sekarang telah jatuh cinta"ucap Sinta Tampa menyembunyikan suaranya hingga semua karyawan yang tengah berjalan dan melintas di dekatnya mendengar ucapanya.


Isu itupun dengan cepat tersebar hingga satu kantor mengetahui kabar itu, hanya dalam satu hari.


***


Sedangkan Shasa yang ada di kediaman Raka, bersiap-siap untuk pergi dari rumah itu, dia melihat-lihat seisi kamar, Shasa melihat akan bayangan dirinya dan Raka saat bersama semalam di atas tempat tidur, dia tersenyum malu dan menggelengkan kepalanya


"Apa yang sedang baku pikirkan?" Tanyanya pada diri sendiri sambil memukul kepalanya.


Shasa berjalan keluar dari dalam kamar dan terlihat menengok kanan kirinya, mencari keberadaan surti.


"Anda mencari siapa? Tanya Surti


"Bibi aku mencari mu, hari ini aku ingin pamit pulang dan terimahkasih selama aku disini, bibi sangat perhatian padaku" jelas Shasa sambil tersenyum


"Nona sudah ingin pulang? Apa tuan akan mengantar anda?" Tanya Surti


Shasa menggelengkan kepalanya


"Tidak,, Raka hari ini ada meeting penting, jadi tidak bisa mengantarku!" Jelasnya


"Nona aku yang akan mengantar anda pulang" tiba-tiba dari belakang anton ikut berbicara


" SebelumTuan muda berangkat ke kantor, dia menyuruhku untuk mengantar anda pulang?" Jelasnya lagi


"Tapi sebenarnya itu tidak perlu" ucap Shasa


"Itu perintah untukku nona, dan aku harus menjalangkan nya!" Jelas Anton dengan sopan


"Baiklah" jawab Shasa

__ADS_1


Shasa dan Anton berjalan keluar dari kediaman Raka, dan terlihat Anton dengan cepat membuka pintu mobil untuk Shasa saat mereka sudah dekat dari mobil.


Shasa masuk dan duduk dengan santai di jok belakang


"Nona apa kita berangkat sekarang?" Tanya Anton sebelum dia menyalakan mesin mobilnya


Shasa mengangguk sebagai jawaban dari pertanyaan Anton.


Setelah mereka sampai di warung bibi rita, Anton dengan cepat Turun dan membukakan pintu untuk Shasa.


Shasa keluar dari mobil dan menundukkan kepalan pada Anton sebagai ucapan terimakasih.


"Paman Anton terimahkasih sudah mengantarku pulang," ucap Shasa


"Sebaiknya paman masuk dulu" ucapnya lagi pada Anton


"Tidak perlu, aku masih punya banyak kerjaan, sekarang kamu masuklah, aku sudah ingin pulang" jelas Anton dan melangkah masuk kedalam mobil dan mengemudikannya


Setelah Anton sudah berlalu pergi, Shasa masuk kedalam warung dan mendapati, Rita tengah duduk sendiri sambil melamun, Shasa dengan mengendap-endap berjalan untuk mengagetkan Surti, Shasa mengangkat kedua tangannya dan berencana untuk memukul bahu Surti dari belakang


"Apa yang ingin kamu lakukan?" Tiba-tiba Surti menegurnya hingga membuat Shasa tercengang


"Bibi,, kamu tahu kedatanganku?" Tanya Shasa dengan wajah yang kecewa


"Kenapa bibi tidak menyambut ku? Apa bibi tidak merindukanku?" Tanya Shasa lagi.


Rita berdiri dan menatap shasa,


"Sekarang kamu ingat pulang juga rupanya" ucapnya sambil menjewer telinga Shasa


"Bibi,,, jangan! Ini sakit" ucap Shasa


Rita melepaskan telinga Shasa dan dengan cepat memeluknya


" Siapa bilang aku tidak merindukanmu? Sekarang aku sangat merindukanmu, kenapa kamu baru pulang sekarang? Sini bibi lihat apa kamu baik-baik saja?" Tutur Rita sambil memeriksa tubuh Shasa


"Bibi Shasa baik-baik saja, malah jauh lebih baik" ucapnya sambil tersenyum


"Apa Raka merawat mu dengan baik?"tanya Rita.


Shasa mengangguk dan tersenyum lagi


"Jangan-jangan kamu dan Raka.." Rita menghentikan ucapannya dan mendekat pada Shasa


"Apa kamu jadian dengannya?" Bisik Rita pada Shasa


Shasa hanya tersenyum mendengar tebakan dari bibinya

__ADS_1


"Jadi benar dugaan bibi,,! Tutur Rita lagi sambil memukul bahu Shasa dan terlihat bahagia mendengar kabar itu dari Shasa


Mereka berdua didalam warung terdengar saling bercanda gurau dan tertawa dengan bahagia


__ADS_2