Antara Cinta Dan Kasih

Antara Cinta Dan Kasih
Cepat panggil dokter


__ADS_3

"Benar,, dia calon menantuku" jawab Ratna


"Tolong bantu aku untuk membawanya ke mobil, aku akan membawanya ke rumah sakit" pinta Ratna pada orang yang ada di dekatnya.


Dengan perasaan cemas Ratna membaringkan Shasa di pangkuannya dan menyuruh sopir untuk membawanya ke rumah sakit.


Setelah mobil mereka tengah melaju dan pergi, Raka pun keluar dari dalam hotel dengan raut wajah yang murung dan tampak terlihat marah! dan di luar hotel dia pun masih mendapati, banyak orang yang berkerumunan di depan hotel


"Kasihan wanita itu! mungkin saja dia mendapatkan perlakuan buruk dari seseorang yang tidak bertanggung jawab, sehingga harus terluka dan tak sadarkan diri seperti itu" ucap salah satu wanita yang sudah beranjak dari tempat iya berdiri, pada teman yang sedang berjalan bersamanya


"Benar katamu! wanita itu terlihat lugu, tapi kasihan dia masih harus mengalami hal seperti ini" balas temannya itu


Raka untuk sesaat terdiam saat mendengar perkataan dari mereka, dia melihat ke arah di mana orang yang tengah berkerumunan mulai membubarkan diri dan kembali untuk melanjutkan langkahnya, di dalam pikirannya tidak pernah terbayangkan jika wanita yang mereka sebut itu adalah shasa, dan untuk saat itu pula di dalam hati Raka sudah tidak ingin untuk berhubungan ataupun mengenal Shasa lagi


***


sebelum mereka sampai di rumah sakit, Shasa tersadar dan melihat Ratna yang sedang tampak gelisah karena mengkhawatirkannya.


"Tante Ratna,," suara Shasa Terdengar memanggil namanya membuat ratna Tersenyum senang mengetahui Shasa sudah sadar


"Shasa,, kamu sudah sadar?"


Shasa Tersenyum dan mencoba untuk bangun dan duduk.


"Bagaimana perasaanmu? Apa kamu baik-baik saja? Apa yang terjadi? Kenapa bisa kamu tak sadarkan diri di depan hotel? apa yang kamu lakukan di sana?


Shasa tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan dari Ratna dia mengangkat dan melihat kakinya yang terluka untuk mengalihkan perhatian Ratna yang sudah mempertanyakan tentang dirinya yang berada di depan hotel


"Kamu terluka?" Dengan cepat Ratna melihat kaki Shasa yang terluka


"Tante jangan khawatir, ini hanya luka kecil" jelas Shasa sambil tersenyum


"Tante,, apa bisa Tante mengantarku untuk pulang?" Pinta Shasa pada ratna


"Tapi.. Tante bermaksud untuk membawamu ke rumah sakit, lukamu sangat dalam dan harus cepat di tangani oleh dokter"

__ADS_1


"Tidak,, aku tidak ingin ke rumah sakit, Tante tolong antar aku pulang saja. Kak Andra punya dokter pribadi yang bisa merawat lukaku di rumah"


"Andra,, siapa dia?" Tanya Ratna dengan rasa penasarannya


Shasa Tersenyum


"Sekarang aku tinggal di rumah kak Andra, dia saudara kandungku, yang baru saja ku temui" jelas Shasa


"Andra??" Tanya Ratna dalam hatinya merasa jika nama itu, tidak asing baginya


"Baiklah,, Tante akan mengantarmu kesana" ucap Ratna yang juga merasa penasaran dan ingin menemui orang yang bernama Andra


Ratna menyuruh sopirnya untuk mengantar mereka menuju alamat rumah Andra, yang sudah di beritahukan oleh Shasa.


***


Di sisi lain Leo yang sedang berdiri bertelanjang dada, dengan kedua tangan dan kaki yang terikat, mencoba untuk menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.


Dia yang mendapat hukuman karena membiarkan Romi membawa Shasa begitu saja, tidak mengatakan apapun untuk membela diri, dia merasa memang bersalah karena sudah membiarkan Shasa pergi.


Tubuh Leo sudah penuh dengan luka cambukan! Karena dia bertelanjang dada luka memar yang memerah seakan ingin mengeluarkan darah terlihat jelas di tubuh kekarnya itu, cambukan demi cambukan iya terima dari bawahan Andra, jeritan Leo terdengar saat cambuk itu mengenai tubuhnya, namun dia tetap untuk bertahan dan tidak melawan ataupun memohon belas kasihan pada Andra.


Tiba-tiba dari luar, bawahan Andra yang lain berlari masuk, dan menghadap pada Andra


"Tuan,, nona Shasa ada diluar sekarang! Dia terlihat sedang terluka!" Ucapnya yang membuat Andra dengan cepat melangkahkan kakinya berjalan keluar dari dalam ruangan, dimana tempat itu di jadikan untuk memberi hukuman bagi siapapun pada seseorang yang sudah membuatnya marah.


Andra dengan raut wajah yang cemas dengan cepat menghampiri Shasa yang tengah berjalan terpincang-pincang dan di bantu oleh Ratna yang tengah Memegang lengannya


"Shasa..."


"Kak Andra" Shasa dengan senyum manis di bibirnya melihat Andra yang sudah terlihat cemas mendekat padanya


"Apa yang terjadi padamu?" Andra dengan cepat menggendong Shasa yang sudah kesusahan untuk berjalan, membawanya ke sofa dan mendudukkannya, Andra memeriksa kaki Shasa dan melihat pecahan kaca yang sudah menusuk sangat dalam dan kemudian berdiri dan melihat David


"Cepat panggil dokter" perintah Andra, yang sudah terlihat panik! pada David yang dari tadi berjalan mengikutinya

__ADS_1


"Baik tuan' jawab david


Andra yang tengah sibuk dengan Shasa , tidak sadar akan keberadaan Ratna yang sudah memperhatikannya dari tadi.


Ratna Tersenyum melihat bagaimana Andra begitu sayang dan peduli pada Shasa, dia dapat melihat kecemasan Andra melihat Shasa yang tengah terluka


"Jangan khawatir kak,, Shasa tidak kenapa-kenapa, ini hanya luka kecil buat Shasa" jelas Shasa saat melihat Andra yang begitu mencemaskannya.


"Apa yang terjadi? Siapa yang sudah membuatmu seperti ini?" Tanya Andra dengan mata yang menyalah akibat kemarahan di hatinya


"Apa ini semua karena..


Dengan cepat Shasa memegang tangan Andra yang tengah berdiri di hadapannya! dia mendongakkan kepalanya melihat Andra yang sudah menatapnya sambil menggelengkan kepalanya


Shasa melihat ke arah Ratna yang dari tadi hanya berdiri melihat mereka berdua, tanpa mengatakan apa-apa.


Shasa Tersenyum pada Ratna dan melihat Andra


"Kak,, perkenalkan dia Tante Ratna, ibu kandung dari Raka Santoso" ucap Shasa


Mendengar nama Raka, wajah Andra memerah karena marah, dia bermaksud untuk melampiaskan amarahnya itu pada Ratna, yang sudah jelas memiliki hubungan dara dengan Raka. Tapi dengan cepat Shasa menghentikannya, saat dia menyadari apa yang sudah di rencanakan pada saudara lelakinya itu.


Shasa meraih tangan Andra, dan kembali menggelengkan kepalanya, saat Andra sudah melihatnya! Shasa memberi isyarat pada Andra, agar tidak melakukan apa-apa Ratna.


"Tante,, silahkan duduk!" Tutur Shasa pada Ratna


"Dia Andra, kakak kandung yang sudah Shasa ceritakan pada Tante" jelas Shasa sambil melihat Andra yang tengah menatap sinis pada Ratna


Ratna menganggukkan kepalanya saat melihat Andra, meski Ratna tahu jika Andra menatap marah kepadanya, namun dia tetap tersenyum dan bersikap ramah padanya.


"Tuan Andra,, senang bertemu denganmu." Ucap Ratna, namun ucapannya itu tidak mendapat balasan dari Andra


"Tante,, kenal dengan kak Andra?" Tanya Shasa


"Tidak juga," tutur Ratna

__ADS_1


"Tuan Andra orang yang misterius, jadi jarang orang yang mengenalnya, meski seseorang mengenalnya, tapi itu pasti hanya mengenal namanya saja"jelas Ratna


"Sekarang Tante termasuk orang yang beruntung karena bisa langsung berkenalan dengannya" jelas Ratna lagi


__ADS_2