Antara Cinta Dan Kasih

Antara Cinta Dan Kasih
apa anda mendengar ku?


__ADS_3

Leo berjalan keluar dan seketika senyum di bibirnya terlihat, Tampa iya sadari. Selama ini menjadi bawahan Andra dan David, dia merasa tidak begitu di hargai! Karena mungkin dia hanyalah seorang yang telah di bayar.


Tapi sekarang! Hari ini Shasa membuatnya sedikit berarti, dengan sikap Shasa yang seolah-olah membutuhkannya, menjadikannya merasa begitu berarti itu yang membuatnya merasa senang.


Leo terus berjalan, menuju ruang dokter dan tiba-tiba, ponselnya berdering. Leo berhenti dari langkahnya dan mengambil ponsel yang ada di saku celananya, melihat nama yang sedang memanggil, Leo merasa gugup dan dengan cepat Leo menekan tombol jawab saat melihat nama yang tertera di dalam layar ponselnya


"Halo,,, tuan" jawab Leo sambil menunduk dengan penuh hormat.


"Bagaimana dengan Shasa? Ingat kamu jangan sampai lengah atau berpaling sedikitpun darinya, tugasmu untuk menjaganya dan kamu akan menanggung akibatnya jika sesuatu terjadi padanya.


"Aku mengerti tuan,,, nona Shasa sangat baik dan sekarang dia bersama dengan dokter Rendi dan Rita, pemilik warung Rita! Nona shasa sangat terlihat bahagia bersama dengan mereka,!" Jelas Leo


Setelah menjelaskan itu pada Andra, Andra pun memutuskan panggilannya.


Leo menatap ponselnya untuk sesaat dan kembali memasukkannya kedalam saku celananya, dia mengusap dadanya dengan merasa legah karena rasa takutnya sudah membohongi Andra.


dan kembali melangkahkan kakinya kemudian mengetuk pintu yang sudah ada di depannya.


Tok.. tok.. tok.. Leo mengetuk pintu dan membuka pintu dari luar saat mendengar jawaban dari dalam dan menyuruhnya untuk masuk.


Leo menundukkan kepalanya saat bertatap mata dengan dokter yang sudah menangani Shasa, dan melangkahkan kakinya menuju kursi yang ada di depan meja dokter itu


"Dokter, sekarang Shasa ingin keluar dari rumah sakit, dia merasa tidak nyaman tinggal di sini, apa itu sudah di perbolehkan?" Tanya Leo


Pertanyaan Leo sesaat Membuat dokter tercengang


"Tapi,, keadaan nona Shasa saat ini sebenarnya sangat memperihatinkan! Jika tuan Andra tahu soal ini, dia akan menghukum mati dirimu. Apa tidak sebaiknya kamu memberitahu Tuan Andra? Jika kamu tidak ingin memperiksankan keadaannya lebih lanjut, sebaiknya Jujur pada tuan Andra, aku yakin nona Shasa memiliki penyakit serius pada dirinya.


"Aku akan mencoba untuk berbicara pada Shasa, tapi dokter untuk saat ini aku ingin meminta anda untuk menyembunyikan masalah ini pada tuan Andra maupun pada tuan David, nona Shasa tidak ingin masalah ini di ketahui oleh mereka, dan juga nona shasa tidak ingin dia dianggap sebagai seorang pasien" jelas Leo dengan penuh harap pada sang dokter


"Tapi,,,

__ADS_1


"Dokter aku mohon, sekarang ini aku ditugaskan untuk menjaga dan melindungi nona Shasa, dan untuk itu dialah majikan ku yang sebenarnya, karena dia memintaku untuk merahasiakan ini, jadi aku harus mengikuti perintahnya, dari itu aku berharap pada dokter untuk membantuku untuk merahasiakan masalah ini" jelas Leo, dengan tatapan yang sangat serius dan penuh dengan harap padanya


Dokter yang memiliki hubungan baik dengan Leo, tidak bisa berkata apa-apa, Tatapan matanya itu membuat sang dokter menghela nafasnya


"Hhheeem.. baiklah, terserah padamu saja, tapi ingat nona Shasa masih harus banyak-banyak istirahat, kondisinya sekarang sangat lemah, bukan hanya fisik tapi juga kesehatannya tidak begitu baik


"Baik dokter,, aku mengerti, dan akan selalu menjaganya! Kalau begitu aku pamit mundur diri, aku lihat Dokter sangat sibuk! Jadi tidak perlu untuk mengantar kami" ucap Leo sambil tersenyum dan berdiri dari duduknya tak lupa Leo kembali menundukkan kepalanya dengan penuh hormat dan banyak terimakasih pada dokter, dan melangkahkan kakinya, berjalan menuju ruang kamar Yang di tempati oleh Shasa


Leo berjalan, dan melihat Shasa sudah berdiri menunggunya di luar ruang kamar pasien sambil bersandar di tembok dengan raut wajah yang terlihat memendam banyak masalah, leo dengan cepat melangkahkan kakinya


"Nona,,, kenapa anda berdiri disini?


Shasa yang melihat Leo Tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan dari Leo


"Bagaimana, apa kata dokter? Apa dia memperbolehkan aku pergi dari sini?" Tanya balik Shasa,


Leo menganguk


"Aku mengerti,, kalau begitu sebaiknya kita pergi dari sini sekarang, aku sudah tidak betah" ucap Shasa sambil memegang tangan Leo dan menariknya Membuat Leo mengikuti langkahnya,


Tingkah dan perilaku Shasa Membuat Leo sangat tersentuh, dengan perlakuan Shasa padanya, dia berjalan berdampingan dengan Shasa yang kini masih memegang tangannya, dengan perasaan yang tidak menentu dalam hatinya, sesekali Leo melirik ke arah Shasa


"Nona Shasa, apa sekarang anda ingin pulang? Apa anda ingin aku mengantar Anda di kediaman tuan Andra?


Shasa tidak menjawab pertanyaan dari Leo, Shasa berjalan sambil melihat kedepan, namun tatapan matanya kosong, raut wajahnya datar sulit untuk mengekpresikan suasana hatinya sekarang


"Nona Shasa,, apa anda mendengar ku?" Tanya Leo kembali


"Ah,,, Shasa tercengang


"Apa kak leo mengatakan sesuatu?

__ADS_1


Leo Tersenyum dan melihat Shasa yang begitu manis dan menggemaskan


"Sekarang nona Shasa ingin kemana? Apa anda akan kembali kekediaman tuan Andra?" Tanya Leo lagi


"Tidak,, aku masih ada tempat yang ingin aku kunjungi" jelas Shasa


"Tolong antar aku ke klinik om Antoni" tutur Shasa


"Baik nona..


Shasa dan Leo kini berada di mobil dan Leo sedang menyetir, sedang Shasa duduk di jok belakang sambil bersandar, tak ada satu katapun dari mereka yang terucap, Shasa yang terus termenung kini tenggelam dalam lamunannya, sesekali terdengar menghela nafas


"Hheemmm...


Leo yang mendengar helaan nafas yang cukup keras sesekali meliriknya, namun tidak mengatakan apapun, dia terus mengemudikan mobilnya Tampa berbicara, membuat suasana dalam mobil jadi sunyi


Shasa memejamkan matanya, mencoba untuk melupakan semua kepahitan yang ada dalam pikirannya dan berusaha untuk melupakan semua penderitaan dalam hatinya, tapi masalah hari ini, benar-benar mengganggu pikiran Shasa, Raka pria yang sangat di cintainya benar-benar sudah menghancurkan hatinya


"Nona Shasa kita sudah sampai" tutur Leo yang dengan tiba-tiba, menyadarkan Shasa dari lamunannya


"Ha,, kita sudah sampai?" Ucap Shasa dan melihat ke klinik antoni


"Benar,," Leo Turun dan membukakan pintu mobil untuk Shasa


"Nona aku akan menunggu anda disini" jelas Leo dan di balas dengan anggukan kepala dari Shasa


Shasa Turun dari mobil dan melangkahkan kakinya berjalan masuk kedalam klinik Antoni dan berjalan menuju ruangan dokter antoni


Sesaat Shasa menghentikan langkahnya, menaruh tangan di dadanya, dan mencoba untuk menenangkan dirinya, dan kembali melanjutkan langkahnya.


Shasa seperti biasa akan mengetuk pintu dari luar Sebelum dia masuk

__ADS_1


Namun niatnya itu seketika terhenti ketika dia mendengar suara Antoni dan Rendi sedang membahas tentang dirinya


__ADS_2