
Santoso dan Raka, beradu tatapan yang seakan ingin saling menyerang satu sama lain.
Namun tamu undangan dan para reporter yang ada di kediaman itu, menjadi heboh saat kedatangan seseorang yang tidak pernah di sangka-sangka oleh mereka, akan datang di acara itu
"Apa itu benar tuan Andra? Tanya salah satu tamu undangan itu yang mengenal akan diri Andra! dengan nada suara yang keras, sehingga yang tidak menyadari kedatangannya, menjadi tahu dan dengan cepat melihat dan memastikannya
"Benar,, itu dia" ucap salah satu dari mereka lagi
Andra yang tengah berjalan sambil di payungi oleh David karena derasnya hujan saat itu
Dia melangkahkan kakinya berjalan menuju kediaman Santoso dan masuk sambil tersenyum pada mereka yang melihatnya.
Sedangkan Santoso yang mendengar nama Andra dengan cepat mengubah raut wajahnya! dia tersenyum dan berjalan, menyambut kedatangan Andra yang sudah di kerumuni oleh para reporter
"Tuan Andra ini baru pertama kalinya kami melihat anda menghadiri sebuah acara! apa ini mengartikan anda dan tuan Santoso, punya hubungan baik?" Tanya salah satu reporter yang ada di hadapan Andra
Andara hanya tersenyum manis, menanggapi pertanyaan itu, dan David kini sibuk menengahi kerumunan itu, agar majikannya bisa berjalan dengan santai dan aman
"Wah,,, apa ini benar-benar tuan Andra?" Tanya Santoso dengan rasa senang di raut wajahnya
"Tuan Andra selamat datang di kediamanku" ucap Santoso lagi
Santoso dengan senyum bahagianya, menjulurkan tangannya untuk bermaksud berjabat tangan dengan Andra, dan uluran tangan Itu pun di gapai oleh Andra dengan senang hati
"Tuan Andra,, terimahkasih karena anda menerima undangan dariku, dan ini akan menjadi berita yang sangat menghebohkan hari ini, dimana anda yang setiap harinya selalu sibuk! menyempatkan diri untuk menghadiri pertunangan putraku!" Jelas Santoso
Sedangkan Raka yang melihat semua drama yang di tunjukkan oleh Santoso membuatnya tersenyum sinis
Dia pun berjalan dan menghampiri mereka,
"Tuan Andra, perkenalkan ini putraku raka, dia yang akan bertunangan hari ini dengan putri dari Irawan" jelas Santoso sambil menunjuk Raka yang sudah berdiri di sampingnya
Andra melihat Raka dengan cermat memperhatikannya.
__ADS_1
"Senang bertemu dengan Anda ucap Andra sambil menjulurkan tangannya pada Raka, tapi Raka tidak menghiraukan uluran tangan itu, dia melihat kearah Santoso dengan tatapan yang sedang gelisah dan cemas
Andra melihat uluran tangannya yang diabaikan oleh Raka dan dia pun tersenyum menanggapi itu
***
Shasa masih saja terus berdiri di bawah pohon besar di mana dia yang sedang menunggu Raka yang tak kunjung datang.
Bibirnya gemetar karena kedinginan disebabkan oleh air hujan yang sudah membasahinya
Anak buah dari David melihatnya dari kejauhan sana, menjadi gelisah namun juga tidak berani untuk mendekatinya, dia mengeluarkan ponselnya dan mencoba untuk menghubungi David, ingin meminta izin untuk bisa mendekati Shasa. Dia berulangkali menghubungi nomor David tapi tidak ada jawaban darinya
"Apa dia sedang sibuk?" Tanyanya dalam hati
Bawahan David yang bernama Leo, hanya bisa berdiri dan melihat Shasa dari kejauhan.
"Raka kamu dimana? Apa kamu tidak punya kesempatan untuk menemui ku? Tanya Shasa yang sudah menggigil kedinginan
Leo yang tidak bisa melihat ke adaan Shasa yang sudah memperihatinkan itu, berjalan dengan cepat untuk menghampiri Shasa,
Leo berdiri di samping Shasa sambil memayunginya, dan melihat Shasa yang sudah memucat
Karena merasa air hujan berhenti untuk menetesinya Shasa menoleh melihat Leo yang sudah berdiri di dekatnya
"Nona dari tadi aku melihat anda, berdiri sendiri di sini," ucap Leo sambil memberikan payung yang ada di tangannya ke pada shasa dan membuka jaket yang di pakainya
"Sekarang anda sudah basah kuyup seperti ini, kenapa anda tidak berteduh? Kenapa harus berdiri di sini?" Tutur Leo sambil memakaikan jaketnya pada Shasa
Shasa menatapi lelaki yang kini di depannya, memakaikan jaket padanya
" Tuan apa yang anda lakukan?" Tanya Shasa yang keheranan melihat tingkah lelaki itu
"Nona aku bawahan dari tuan Andra, namaku Leo! yang di tugaskan untuk menjaga dan melindungi anda. Dengan Keadaan nona sekarang bisa saja aku dihukum berat, karena tidak menjaga nona dengan baik" jelas Leo dan memperbaiki jaket yang di pakaikanya pada shasa
__ADS_1
"Nona sebaiknya sekarang anda pulang, aku takut tuan Andra akan marah jika tahu keadaan nona Shasa yang sekarang
"Tidak,, Terimakasih, karena sudah memperlakukan ku dengan sangat baik, tapi aku belum bisa pergi sebelum orang yang aku tunggu datang" ucap Shasa
Hujan begitu deras dan Shasa kini menggigil karena kedinginan, sekujur tubuhnya gemetar dan tetap untuk bertahan, menunggu kedatangan Raka
"Nona Shasa mungkin orang yang anda tunggu tidak akan datang, sebaiknya aku mengantar nona pulang" ucap Leo
Shasa hanya menggelengkan kepalanya menolak ajakan Leo yang bermaksud baik untuk mengantarnya pulang, dia bersikeras untuk tetap di sana sampai Raka muncul di hadapannya.
Tapi kesehatan Shasa yang semakin memburuk membuatnya tidak mampu untuk bertahan lagi, Shasa terjatuh dan pinsang, membuat Leo yang ada di dekatnya menjadi panik dan takut Dengan keadaanya
"Nona,,, nona Shasa, ada apa dengan anda?" Tanya Leo sambil mengangkat tubuh Shasa dan melarikannya menuju mobil yang iya parkirkan di kejauhan sana, Leo berlari sambil melihat Shasa yang ada dalam gendongannya yang begitu pucat
Setelah sampai ke mobil Leo dengan cepat membuka pintu mobilnya dan membaringkan Shasa yang tak sadarkan diri di dalam mobil
"Bagaimana ini? Bagaimana cara aku menjelaskan ini pada tuan Andra" ucap Leo dan masuk kedalam mobilnya , menyalakan mesin mobilnya dan melajukannya, menuju rumah sakit terdekat
Sekarang Leo sudah ada di rumah sakit sambil duduk dengan gelisah dan merasa cemas menunggu di luar ruangan pemeriksaan, menunggu dokter yang tengah memeriksa keadaan Shasa
"Jika tuan David atau tuan Andra tahu dengan hal ini, dia pasti akan memberikan ku hukuman yang sangat berat, karena telah lalai dengan tugas ku" ucap Leo
Kleek.. pintu dari ruang pemeriksaan terbuka dan terlihat, dokter berjalan keluar dari dalam, berjalan menghampiri Leo yang sudah berdiri saat melihatnya
"Bagaimana dokter?" Tanya Leo dengan cepat saat dokter sudah berdiri, Di hadapannya
"Nona yang ada didalam, fisiknya terlalu lemah, dia sangat rentan untuk hal seperti ini, hasil pemeriksaan yang ku dapat belum begitu jauh, mungkin saja nona itu memiliki penyakit yang belum aku ketahui" jelas dokter yang menangani shasa
"Apa maksud dokter?" Tanya Leo
"Itu belum bisa di pastikan jika anda ingin mengetahuinya, nona itu harus di periksa kembali dan harus mengambil stempel darahnya, dari itu sebelum melakukan itu, kami dari para dokter harus mendapat ijin dari keluarga pasien" jelas dokter itu
Leo menganggukkan kepalanya
__ADS_1
'' terimahkasih dokter, aku mengerti secepatnya aku akan memberitahu keluarganya soal ini!" Tutur Leo yang sudah mengerti