Antara Cinta Dan Kasih

Antara Cinta Dan Kasih
Apa dia sedang menolongku?


__ADS_3

Shasa berjalan dengan langkah kaki yang terasa berat, mengingat yang terjadi hari ini, Shasa tersenyum dalam kesedihannya


"Ini sudah hampir tiga belas tahun telah berlalu, masa lalu yang begitu sulit dan menyakitkan! Semua sudah aku alami." Ucap Shasa dan tersenyum lagi


"Kenapa baru hari ini? Kenapa bukan dari dulu saat aku membutuhkan semuanya? Saat aku tidak memiliki siapa-siapa! Sekarang apa yang aku harapkan? Penyakit yang aku derita selalu menyiksaku setiap hari, untuk apa mereka yang menyayangiku satu persatu baru muncul di hadapanku?" pertanyaan-pertanyaan itu muncul seketika dalam hati shasa


"Apa aku masih bisa sembuh?" Tanya shasa lagi pada dirinya sendiri, dan menghela nafas meratapi nasibnya yang begitu buruk


"Apa kebahagiaan ini akan selamanya bersamaku atau hanya sementara saja, bibi Rita dan om Antoni sangat menyayangi ku begitupun dengan kak Rendi dan Raka! Dan sekarang ada Andra yang mengaku sebagai kakak kandungku, apa aku harus bahagia atau bersedih? Mengingat penyakit yang aku miliki serasa makin hari makin bertambah parah! Bagaimana jika suatu waktu aku meninggalkan semuanya?


Shasa menggelengkan kepalanya


"Tidak,, jangan sampai itu terjadi, aku tidak ingin salah satu dari mereka bersedih karena ku," ucapnya lagi


Shasa bergerutu sepanjang jalan, bertanya dan menjawab pada dirinya sendiri sambil! menyentuh kepalanya yang masih sedikit terasa sakit,


"Hemm.. Sudahlah,, Shasa jangan membuat dirimu pusing, jangan memikirkan semuanya! itu semua hanya akan menggangu pikiranmu saja," ucapnya lagi pada diri sendiri untuk memperingati diri sendiri agar tidak terlalu keras untuk berfikir


Shasa berjalan di bawah terik matahari yang begitu panas, dia mendongakkan kepalanya dan melihat matahari yang begitu terang menyinari bumi.


"Hari ini sangat cerah, mungkin esok atau lusa akan menjadi sebaliknya" Ucap shasa lagi


Shasa berjalan menunduk dengan wajah yang terlihat lesu sampai-sampai, di kejauhan sana! dia tidak menyadari jika seseorang telah mengamatinya dari tadi di dalam mobil


"Hhheeeemmmm," helaan nafas shasa terserdengar


"Hari ini terasa panas membuat tenggorokanku terasa kering!" Ucap Shasa, sambil mengipas-ngipas dirinya dengan tangan.


Shasa berjalan dan kebetulan melihat supermarket di seberang jalan sana dia bermaksud untuk menghampirinya dan berdiri di tepi jalan untuk menunggu lampu hijau menyalah, agar dia bisa berjalan dengan aman.

__ADS_1


Setelah lampu hijau menyala semua orang yang berdiri menunggunya! Dengan cepat menyebrangi jalan termasuk Shasa.


Shasa masuk kedalam supermarket dan membeli minuman dingin untuk menyejukkan tubuhnya.


Setelah itu Shasa berjalan keluar dari dalam supermarket! Dia berjalan sambil membuka tutup botol minuman yang iya beli dan bermaksud untuk meminumnya, Shasa kembali berjalan ketepi untuk menyebrang, tapi tiba-tiba dari arah berlawanan Shasa melihat ada sebuah mobil yang melaju kencang mengarah ke arahnya.


Shasa tercengang melihat hal itu dan Botol minuman yang ada di tangannya terjatuh Tampa iya sadari, Shasa hanya berdiri di tempat dan terus melihat mobil yang semakin dekat darinya.


Aaaaaaaahk Shasa berteriak sambil menyilangkan kedua tangannya kedepan wajahnya, dalam pikiran Shasa saat itu benar-benar kacau, merasa dirinya akan mati hari itu juga, dia yang hanya berdiam diri terus menutup mata dan wajahnya saat itu


Dddaaarrrr..


Tiba-tiba Sebuah mobil datang entah dari mana menghalangi mobil yang sedang mengincar Shasa yang bermaksud untuk mencelakainya, suara keras dari hantaman mobil yang begitu menyakitkan telinga membuat Shasa berteriak semakin keras,


(Untuk sesaat Shasa merasa dunia telah hancur akibat suara yang begitu keras menghantam bumi, dan dalam pikirannya ini adalah akhir dari kehidupan manusia)


("Siapa yang ada di dalam?)


("Ini apa yang sedang terjadi?)


Tanda tanya dari semua orang yang tengah berkumpul menyadarkan Shasa dari lamunannya yang tak jelas.


dan di saat mendengar suara kerumunan banyak orang, Shasa membuka mata dan dengan pelan dia menggerakkan tangannya, dia melihat mobil yang rusak parah di depannya. Melihat orang-orang yang berlalu-lalang di hadapannya


Shasa menjadi bingung dan penasaran siapa yang tengah menolongnya.


"Apa dia sedang menolongku? Apa aku belum mati?" Ucapnya pada diri sendiri sambil melihat tangan dan menyentuh wajahnya.


"Siapa dia?" Tanyanya dengan penasaran dan bingung! Namun Tiba-tiba Shasa tercengang kembali, saat melihat David berlari ke arah mobil yang ada di hadapannya dan dengan cepat mencoba untuk membuka pintu mobil yang ada di depannya

__ADS_1


"Tuan,,, tuan muda,, buka pintunya, tuan apa anda mendengar ku?" Tanya David sambil berteriak-teriak dan menggedor-gedor pintu mobil dan mencoba untuk melihat keadaan Andra yang ada di dalam mobil lewat jendela


Melihat David begitu gelisah dan cemas Shasa dengan Pelang melangkahkan kakinya mendekat pada mobil,


"Kak andra!" Ucapan itu terdengar dari mulutnya, air matanya seketika keluar bercucuran Tanpa iya sadari


Shasa berdiri di dekat pintu mobil dan hanya berdiam diri mematung, dia tidak tahu harus bagaimana,


"Kak andra," kata yang kedua kalinya menyebut nama Andra, Shasa melihat sekelilingnya begitu banyak orang yang mencoba untuk menolong Andra yang ada di dalam mobil, dia melihat bagaimana semuanya sedang sibuk suara-suara bising yang menusuk telinganya, pandangan Shasa jadi gelap dan Shasa pun kini terjatuh tak sadarkan diri.


Andra yang ada di dalam mobil mulai tersadar, dia pelan-pelan membuka matanya dan menyentuh dahinya, yang terasa sakit, dia melihat tangannya yang penuh dengan dara akibat luka dari pecahan kaca mobil dan dari dahinya yang baru saja iya sentuh, Andra melihat sekelilingnya begitu banyak orang di luar mobil yang berkumpul, yang mencoba untuk membuka pintu mobilnya dari luar, untuk menolong dirinya


Dengan luka yang serius di tubuhnya, Andra tidak mempedulikannya! dia teringat akan diri Shasa yang baru saja dia tolong


"Shasa,,," tutur Andra dan dengan cepat membuka pintu mobilnya


"Tuan,, bagaimana keadaan Anda, apa anda baik-baik saja?" Tanya David dengan cepat, saat melihat Andra yang tengah membuka pintu mobil dan Turun dari mobil


"Shasa, di mana dia? Bagaimana keadaannya? Apa dia baik-baik saja?" Tanya-tanya Andra kepada David yang begitu mengkhawatirkannya


"Tuan,,, nona Shasa baru saja di larikan ke rumah sakit, tiba-tiba saja dia tak sadarkan diri! tuan jangan khawatir pada nona shasa, dia akan baik-baik saja," jelas David


"Sebaiknya tuan juga ke rumahsakit, untuk mengobati luka-luka tuan, itu terlihat parah, biar aku yang mengantar tuan" jelas David lagi


"Tidak aku akan ke rumah sakit sendiri," ucap Andra menolak


"Tugasmu untuk mencari siapa yang ada di balik ini semua! Ingat untuk mendapatkan siapa pelakunya, cari semua yang terlibat dan pastikan kamu sendiri yang menemukannya, jangan membiarkan polisi untuk mendahului mu, aku ingin melihat siapa yang berani untuk melukai orang yang penting bagiku" tegas Andra dan berjalan menuju mobil yang di parkirkan oleh David


"Baik tuan" jawab David

__ADS_1


__ADS_2