
"Tidak kak.. itu karena Shasa yang tidak berselera untuk makan" ucap shasa
Rendi menyentuh wajah Shasa dan Tersenyum
"jika Raka berperilaku buruk padamu, beritahu kakak, kakak akan memberi perhitungan padanya,"
"Baik kak.. jangan khawatir Raka sangat baik pada Shasa" jelas Shasa
Raka Tersenyum melihat Shasa yang terlihat begitu bahagia, dari kejauhan sana Raka memperhatikannya, bagaimana dia tersenyum ceria pada semuanya.
"Raka.." tiba-tiba dari belakang Terdengar seseorang memanggilnya
Raka menoleh melihat Ratna sudah berdiri di belakangnya, dan Tersenyum padanya.
Dan dari arah lain Santoso turun dari mobil dan juga terlihat berjalan menyusul Ratna yang sudah berdiri berhadapan dengan Raka
"Raka.. bagaimana kabar Shasa?" Tanya Ratna
Raka menoleh dan melihat Shasa yang terlihat sangat bahagia bisa bertemu dengan orang-orang yang dekat dengannya
Raka melihat Ratna Dengan mata yang berkaca-kaca, namun tidak menjawab pertanyaan darinya
Melihat raut wajah Raka yang terlihat sedih, Ratna tidak bertanya lagi, dia sudah mengerti meski Raka tidak mengatakan apapun
"Ada apa?" Tiba-tiba Santoso bergabung di tengah-tengah Raka dan Ratna, dan bertanya setelah melihat kesedihan diraut wajah keduanya
Shasa melihat ke arah Raka dan melihat Ratna dan Santoso berdiri di dekatnya
"Kak Andra,, Shasa kesana dulu" ucap Shasa sambil menunjuk ke arah Raka, Ratna dan Santoso
Andra mengangguk dan menoleh melihat Shasa yang sudah berjalan menghampiri Raka
"Shasa.." ucap Ratna saat melihat Shasa sudah ada di belakang Raka
Raka menoleh dan tersenyum pada Shasa
"Ma.." Shasa menjulurkan tangannya dan menyalami Ratna dan mencium tangannya,
"Pa.." dan juga bersalaman dengan Santoso, dan juga mencium tangannya
"Shasa apa kabar?" Tanya Santoso
Shasa menoleh untuk melihat Raka dan kembali menoleh untuk melihat Santoso sambil tersenyum
"Shasa baik pa.. sangat baik" jawab Shasa
Santoso mengangguk mendengar jawaban Shasa dan mengangkat tangannya meletakkan di bahu Shasa sambil menepuk-nepuknya
__ADS_1
"Meski sudah merasa baik, tapi ingat untuk tetap istirahat, jaga kesehatan" ucap Santoso menasehati Shasa
"Iya pa.. terimahkasih atas perhatiannya" tutur Shasa
"Raka.." lagi-lagi seseorang memanggilnya
"Fiona kamu juga disini?" Tanya Shasa saat melihat Fiona yang sudah berdiri di dekat mereka
Fiona mengangguk dan tersenyum
"Rendi mengajakku kemari, dari itu aku juga datang" jawab Fiona dan kembali untuk melihat Raka, yang hanya terus berdiri dan terdiam
"Kak Rendi? Apa kamu dan kak Rendi saling dekat?" Tanya Shasa lagi
"Shasa,, mama gabung dengan mereka yang di sana ya..? Tutur Ratna
Shasa mengangguk, dan melihat Ratna melangkahkan kakinya dan begitupun dengan Santoso, ikut berjalan mengikuti Ratna. Dan setelah Ratna dan Santoso sudah menjauh Shasa kembali untuk melihat Fiona
Fiona Tersenyum saat Shasa melihatnya dan melihat Rendi dari kejauhan
"Bukan begitu.. maksudku,, aku dan Rendi tidak begitu dekat, aku dan dia hanya kenal saja, kami baru kenal! Jawab Fiona
Rendi yang melihat Fiona bersama dengan Shasa dan Raka, melangkahkan kakinya berjalan menghampiri mereka.
"Raka.. Shasa.." ucap Rendi setelah berada di tengah-tengah mereka
Fiona melihat Rendi dan mangap, meski mereka berdua sebelumnya sudah saling bertemu setelah peristiwa malam itu, di mana mereka berdua tidur bersama di apartemen Rendi. Fiona yang sudah memberi penjelasan pada Rendi, namun Rendi tidak percaya pada penjelasan Fiona
melihat Raka buat Fiona itu bisa membuat rasa rindunya terobati, meski dia harus mencari cara agar bisa tetap terus menjaga jarak dengan rendi
"Fiona aku ingin bicara denganmu, bicara berdua saja" ucap Rendi sambil melihat Shasa dan Raka
"Apa itu boleh" tanya Rendi pada Shasa dan Raka
Raka dan Shasa mengangguk
"Tidak masalah" Jawab Raka
"Maaf tapi aku masih ada pekerjaan! disini aku hanya mampir sebentar setelah itu aku akan pergi" jelas Fiona mencoba untuk menjauh dari Rendi
"Tapi ini penting.. ini soal ma..." Sebelum perkataan Rendi di teruskan Fiona memotongnya
"Aku sudah pernah menjelaskannya, tidak ada lagi yang perlu di bahas!" Ucap Fiona dan melihat Raka dan Shasa
" Raka.. Shasa, malam itu aku belum sempat memberi selamat pada kalian," Fiona menjulurkan tangannya
"Selamat atas pernikahan kalian, semoga kalian selalu bahagia" ucap Fiona.
__ADS_1
Shasa menggapai uluran tangan dari Fiona, dan mereka saling berjabat tangan
"Terimakasih" ucap Shasa
"Baik,, sekarang aku harus pamit" ucap Fiona lagi dan berjalan pergi setelah melihat anggukan dari Shasa dan Raka
"Tunggu,, Fiona tunggu ada yang harus aku bicarakan" teriak Rendi dan berjalan cepat mengejar Fiona tanpa pamit pada Raka dan Shasa
"Ada apa dengan mereka berdua?" Tanya Shasa penasaran pada Raka
"Entahlah" jawab Raka sambil menaikkan kedua bahunya
"Sudahlah, jangan mengurusi mereka ucap Raka dan menyentuh wajah Shasa, menyelipkan rambut ke belakang telinganya dan mencium kening Shasa, kemudian memeluknya, sambil melihat Rendi yang berusaha untuk mengejar Fiona
"Tunggu.. tunggu.. Fiona,, dengaring aku dulu" Rendi meraih tangan Fiona hingga membuat Fiona berhenti dari langkahnya
"Apa-apaan sih kamu?" Fiona melepas tangan Rendi dan mencoba untuk pergi dari hadapan Rendi
"Fiona,, malam itu.. aku mengingat sedikit dengan apa yang kita lakukan malam itu," ucap Rendi
Fiona berhenti untuk melangkah dan berbalik melihat Rendi, wajahnya memerah
"Kamu mengingat apa?" Tanya Fiona dengan rasa ingin tahunya
Rendi melangkahkan kakinya dan mendekat pada Fiona, Memegang kedua lengan Fiona
"Fiona, meski malam itu kita melakukannya karena kita sama-sama tidak sadar, tapi aku tetap ingin minta maaf" ucap Rendi
Fiona melepas tangan Rendi dari lengannya, Kembali membalik badang membelakangi Rendi dengan malu
("Apa ini? Kenapa Rendi harus mengingat kejadian malam itu, seharusnya dia melupakan segalanya!" Gumam Fiona dalam hatinya)
Fiona jadi gelisah dan salah tingkah
(" jangan-jangan dia ingin meledek dan menertawaiku karena merasa aku wanita yang begitu kecentilan") ucap Shasa lagi dalam hatinya
"Kamu mungkin keliru, itu tidak seperti yang kamu katakan! aku ada pekerjaan penting, aku harus pergi sekarang" jelas Fiona dan kembali melangkahkan kakinya
"Fiona aku tahu, kamu bersikap seperti ini karena kamu merasa malu, iya kan?" Rendi menggapai tangan Fiona dan menariknya Membuatnya berbalik dan menghadap padanya
"Fiona,, sebagai seorang laki-laki, meski itu hal yang tidak di sengaja, tapi aku akan tetap bertanggung jawab." Ucap Rendi
Fiona terdiam mendengar apa yang di katakan oleh Rendi
Rendi memegang tangan Fiona
" Fiona.. dengan apa yang aku ucapkan, itu aku tulus! Aku akan bertanggung jawab" ucap Rendi
__ADS_1
"Tapi,, dokter Rendi maaf.. aku sama sekali tidak memiliki perasaan terhadapmu, kamu pasti tahu aku mencintai siapa!" Jelas Fiona
Penjelasan dari Fiona Membuat Rendi pun terdiam, dia pun sama!! tidak memiliki perasaan terhadap Fiona, tapi dalam hatinya tidak merasa tenang jika mengingat akan kejadian malam itu, dimana dia sudah merenggut keperawanan Fiona.