Antara Cinta Dan Kasih

Antara Cinta Dan Kasih
Rita merasa ada yang aneh pada wanita yang kini ada di hadapannya


__ADS_3

Tiba-tiba suara ponsel Anton berbunyi dari dalam saku celananya, mereka yang ada dalam ruangan itu terdiam sesaat dan setelah itu, Anton dengan cepat mengambil dan melihat nama seseorang yang memanggilnya


"Tuan Raka" ucapnya sambil melihat ke arah Ratna dan Surti.


Dan dengan cepat Anton menjawab panggilan itu


"Halo tuan" ucap Anton menjawab panggilan Raka


"Apa Shasa sudah pergi? Apa kamu mengantarnya?" Tanya Raka dari balik ponselnya


"Iya tuan,, nona Shasa sudah pulang dan aku sendiri yang sudah mengantarnya sampai ke warung milik bibinya" jawab Anton


"Baiklah aku mengerti!" Ucap Raka


Raka menutup panggilannya saat sudah mendengar Jawaban dari Anton


"Shasa? Bagaimana menurut kalian tentang dirinya?" tanya Ratna yang tiba-tiba kepada Surti dan anton saat mendengar nama itu


"Dia termasuk gadis yang baik! aku menyukai kepribadiannya, dan juga dia sangat ramah dan sopan meski sesekali dia bersifat seperti anak kecil" jawab Surti dengan menyanjung Shasa


"Hanya saja dia jauh berbeda dengan kehidupan dengan tuan Raka, bibinya hanya mengelola sebuah warung yang ada di pinggiran kota, warung rita! dan itulah yang iya kelola sampai saat ini, untuk bisa membiayai kehidupannya setiap hari, dan juga sebenarnya Shasa hanya anak angkat dari Rita, setelah mencari tahu tentang keluarga biologisnya itu sama sekali tidak ada petunjuk" lanjut anton


"Tapi nyonya,, aku melihat tuan Raka tidak mempermasalahkan itu semua! Dari tatapan matanya tuan sangat menyayangi dan mencintai gadis itu, ada kebahagian di tatapan matanya saat bersama dengan Shasa" jelas Anton lagi


"Masih Seorang gadis?" Tanya Ratna lagi merespon penjelasan dari anton


"Benar,, usianya dari tuan Raka hampir berbeda antara Sembilang atau sepuluh tahun. Tapi mereka terlihat saling menyukai, hanya saja nona Shasa dari keluarga yang tidak berada" Jawab Surti


"Apa pun statusnya, asalkan bisa membuat Raka bahagia itu sudah jauh lebih dari cukup" tutur ratna


"Tapi nyonya, aku takutnya tuan besar akan menentang hubungan mereka" jelas surti dengan raut wajah yang terlihat khawatir


"Makdsusmu Santoso?" Ratna tersenyum mendengar namanya


"aku tidak akan membiarkannya untuk menghalangi kebahagian putraku, selama dua belas tahun ini dia sudah begitu banyak ikut campur dalam kehidupan Raka, mulai sekarang aku yang akan ambil alih untuk membuatnya bahagia" tegas ratna


"Jika menurut kalian gadis itu baik untuk Raka, maka aku akan membuat mereka untuk bersama" Ucap Ratna lagi


"Tapi untuk semua itu aku akan membutuhkan bantuan dari kalian" tutur Ratna lagi

__ADS_1


"Nyonya selama ini kami selalu mengingingka kebahagian tuan Raka, jadi untuk kebahagiaannya, kami akan melakukan apapun" tutur Surti menanggapi perkataan dari ratna


Ratna mengangguk mendengar ucapan dari Surti dan pamit untuk pergi dari rumah Raka,


"Baiklah, sekarang aku akan pergi, aku harap kalian bisa menyembunyikan tentang kedatanganku hari ini pada Raka" ucap Ratna sambil berdiri dan kembali memeluk Surti dan tidak lupa untuk berpamitan pada Anton


"Nyonya apa kami boleh tahu anda sekarang tinggal di mana?"tanya Surti dengan rasa ingin tahunya


"Untuk saat ini aku masih tinggal di hotel, sambil mencari rumah yang cocok" jawabnya


"Baik aku tidak akan berlama-lama, takutnya raka akan pulang dengan cepat.


Surti dan anton mengangguk dan mengantar Ratna sampai ke depan pagar dan mereka masuk kembali saat mobil Ratna sudah menghilang dari pandangan mereka berdua


Anton melihat pada dean yang masih berdiri di dekat pagar untuk menutup pagar itu kembali


"Kedatangan nyonya Ratna kemari jangan sampai kamu menyebutnya apa lagi di hadapan tuan Raka" ucap Anton pada sang security


"Baik tuan" security itu mengangguk mengerti dengan ucapan Anton


Setelah mendengar jawaban dari Dean, Anton berjalan masuk kembali kedalam rumah.


Sesampai di depan warung Rita sang sopir memarkirkan mobilnya, dan Ratna terlihat turun dari mobil, sembari melihat-lihat warung yang ada di hadapannya.


Terlihat ada seorang wanita paru baya datang untuk menyambutnya.


"Nyonya,, apa anda berniat untuk masuk ke dalam warung kami?" Tanya Rita dengan sopan


Ratna mengangguk dan tersenyum


Rita terlihat begitu senang dan menuntun pelanggan itu masuk kedalam warungnya.


"Silahkan nyonya" ucap Rita dan terlihat membersihkan bangku yang akan di duduki olehnya


Ratna memperhatikan warung yang kini iya singgahi, meski penataannya tidak terlalu rapih dan terlihat sedikit norak, namun Ratna tetap untuk menahan diri berdiam dia sana hanya untuk melihat dan mengenal Shasa


"Sha, keluar dan ladenin pelanggan" teriak Rita, dan tersenyum pada Ratna yang sedang melihatnya


Shasa pun keluar dan menghampiri Rita yang tengah berdiri di dekat pelanggan yang iya maksud.

__ADS_1


Ratna berdiri saat melihat Shasa


"Apa kamu yang bernama Shasa?" Tanya Ratna dengan tiba-tiba membuat Shasa jadi tercengang


"Iya, ada apa? apa nyonya mengenalku?" Tanya balik Shasa


Ratna tersenyum dan tidak menjawab pertanyaan dari Shasa


"Kamu memang terlihat cantik dan terlihat manis, pantas putraku menyukaimu!" Ucap Ratna yang membuat Shasa dan Rita yang mendengarnya tercengang dan saling menatap


"apa maksud nyonya? Siapa putra anda?" Tanya Shasa penasaran


"Maaf nyonya,, mungkin anda salah mengenali orang" jelas Shasa Sebelum Ratna menjawab pertanyaan dia yang sebelumnya


"Maaf nyonya anda kemari, berniat untuk makan atau hanya ingin melihat Shasa?" Tanya Rita dengan suara yang sedikit mengertak


Ratna kembali tersenyum


"Aku ingin berbicara dengannya, apa boleh aku mengajaknya untuk berjalan-jalan sebentar?" Tanya Ratna, mencoba untuk meminta ijin pada Rita aga bisa berbicara empat mata dengan Shasa


Rita merasa ada yang aneh pada wanita yang kini ada di hadapannya, dia menarik Shasa untuk berdiri di belakangnya.


"Apa yang ingin anda bicarakan dengannya? Jika ingin mengatakan sesuatu katakan langsung di sini saja tidak usah berbasa-basi untuk mengajaknya keluar" ucap Rita yang nada bicaranya mulai terdengar agak sedikit kasar


"Bibi,, dia itu pelanggan kita, jangan berbicara seperti itu!" Ucap Shasa pada Rita


"Maaf nyonya, bibi memang seperti ini dia hanya terlalu mengkhawatirkan ku dan selalu untuk bisa menjagaku" jelas Shasa sambil menundukkan kepalanya di hadapan Ratna


Lagi-lagi Ratna tersenyum, dia sendiri pun kini mulai menyukai Shasa.


Ratna melangkahkan kakinya, mengangkat tangannya dan terlihat mengelus rambut Shasa yang ada di hadapannya.


"Kamu memang gadis yang baik" ucap Ratna yang membuat Rita jadi ilfil padanya.


Rita melerai tangan Ratna yang terlihat mengelus-elus rambut Shasa


"Apa sebenarnya yang anda inginkan? Dan Anda siapa? Kenapa terlihat sedang mengincar Shasa?" Tanya Rita dengan mengerutkan keningnya


"Benar aku lupa" Ratna tersenyum dan menjulurkan tangannya ke pada rita.

__ADS_1


"Aku Ratna, ibu kandung dari Raka" ucap Ratna yang sedang memperkenalkan diri


__ADS_2