
Setiap orang memiliki arti kebahagiaan yang berbeda.
Uang yang berlimpah dan tak akan pernah habis. Memiliki pasangan yang diidamkan. Memiliki kekuasaan bagaikan seorang raja atau bahkan menjadi raja itu sendiri. Dan masih banyak hal lagi tergantung setiap orang.
Bagi Yuina Yuuki atau lebih sering dipanggil Yui, kebahagiaan terbesarnya saat ini mungkin mendapatkan hati orang yang dia cintai.
Dia berpikir itu 'mungkin' karena dalam hatinya yang paling dalam dia sadar rasa cintanya pada Kuro mungkin bukanlah perasaan cinta yang sebenarnya.
Dia tak memiliki hubungan darah dengan Kuro. Karena itulah tak ada alasan untuk tak mencintainya sebagai lawan jenis. Tetapi keduanya tumbuh bersama sebagai seorang saudara.
Benar.
Perasaan cintanya bukanlah cinta antara lawan jenis. Tapi cinta sebagai saudara. Alasan kenapa dia terus menerus ingin menempel pada Kuro tak lebih dari rasa kesepian dan kecemburuan karena Kuro sudah tak sering di sisinya lagi.
Butuh waktu lama untuk menyadari semua itu. Tapi itu tak masalah. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.
Untuk sekarang keinginan terbesarnya sebagai saudara adalah membantu Kuro sebaik mungkin apakah itu secara langsung atau tak langsung. Dan tentu saja dia tak lupa untuk mencari calon pasangan hidupnya nanti.
Di desa klan Blad, dia sering kali dijodohkan dengan Asura. Salah satu pemuda yang cukup tampan dan kuat meskipun dia bukanlah penyihir. Dan karena Asura mempelajari semua teknik dari Kuro, dia bisa dikatakan sebagai seorang yang paling mirip dengan Kuro di desa.
Tetapi hati Yui sama sekali tak tertarik dengan Asura. Dia hanya menganggapnya sebagai teman. Tak lebih dari itu.
Tentu saja Asura bukannya tak memiliki kesempatan, hanya saja karena Yui mengenal sosok yang tak normal seperti Kuro, nilai yang dia berikan pada lelaki cukup rendah.
Untuk sekarang butuh waktu untuk menemukan orang yang benar benar dia cintai sepenuh hati.
◼️▪️▪️▪️
Setelah pertarungan di ibukota, Yui merasakan dirinya begitu lemah. Dia bahkan tak begitu memiliki peran dalam pertarungan itu.
Jika seperti ini terus, jangankan membantu Kuro. Dia hanya akan menjadi beban.
Untuk menjadi lebih kuat lagi, dia harus berlatih dan mencari sumber kekuatan yang baru.
Dia sudah mendapatkannya hanya saja dia tak bisa menggunakannya. Merasa menyesal karena kelemahannya, dia akhirnya memutuskan untuk menggunakan kekuatan itu. Kekuatan sebagai seorang yang dipilih sebagai Queen.
Jika dia bisa menggunakan kekuatan seorang Queen, dia pasti akan bisa membantu seperti Charlmilia. Tetapi itu lebih mudah mengatakan daripada dilakukan.
Untuk menggunakan Dragon Gear, Yui cukup menyatukan energi sihir, pikiran dan membuka Link pada Emera. Karena itu tak jauh berbeda dengan teknik menciptakan magic beast dengan sihir, ini mudah dilakukan.
__ADS_1
Tetapi untuk Dragon Valkryie Gear, Yui harus berhasil melewati sebuah tahap yang disebut sebagai Trial.
Trial berbeda tergantung Dragon King itu sendiri. Dan untuk kasus Emera, Trial yang harus dihadapi Yui adalah menghadapi dirinya sendiri.
Di dimensi khusus muncullah bayangan dirinya. Dan dia bertarung dengan bayangan itu.
Sampai sekarang dia belum berhasil mengalahkannya. Dan karena itulah dia belum sanggup menggunakan Dragon Valkryie Gear seperti yang dia inginkan.
"Sudah aku duga ini masih terlalu awal untukmu."
Anehnya, Emera sama sekali tak terkejut atau kecewa.
Karena sudah sering menghadapi situasi seperti ini, Yui juga tak begitu kecewa. Dia mengerti kalau membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa menggunakan kekuatan itu.
"Ngomong ngomong apakah ada tingkatan yang lebih tinggi lagi selain Dragon Valkryie Gear?"
"Bisa dikatakan ada, tapi selama ini tak ada Queen yang mencapai tahap itu."
"Itu sungguh aneh. Kenapa tak ada yang sanggup melakukannya?"
"Di dunia ini tak ada sesuatu yang gratis. Mendapatkan kekuatan dari kami (Dragon King) mungkin terlihat seperti mendapatkan sebuah hadiah besar. Tapi bukan berarti tak ada bayaran dari kekuatan itu."
Yui bungkam karena baru mendengar hal yang sama sekali tak dia duga.
"Di tahap Pelepasan dan Penyatuan, kekuatan yang kami berikan akan melebihi batas tubuh dan jiwa yang dimiliki manusia. Dan itu akan membuat manusia itu berubah hingga tak bisa disebut sebagai manusia lagi."
Yui berkeringat dingin.
"Lebih mudahnya, seorang yang menggunakan kekuatan kami secara berlebihan, dia akan berubah menjadi naga."
"....naga...?"
Pada hari itu, Yui mengetahui sebuah kenyataan gelap tentang menjadi seorang Queen.
◼️▪️▪️
Kemudian setelah berhasil mendapatkan apa yang dia inginkan, Yui kembali ke ibukota untuk menemui Kuro dan lainnya.
Tujuan Yui adalah untuk menjaga Lic dan Riku yang akan ditinggal untuk mengikuti Battle War.
__ADS_1
Merawat anak kecil sudah hal biasa bagi Yui, jadi dia sama sekali tak masalah. Apalagi dia merawat anak dari Laila dan Kuro. Tak mungkin dia tak melakukannya.
Tetapi ini membuatnya merasa aneh. Kenapa dia juga harus melakukannya? Padahal ada Scarlet dan Lia.
Dia tak begitu mengerti, tapi mungkin ini hanya karena merasa lebih baik jika banyak orang yang merawat Riku.
Yui dan lainnya tinggal di rumah milik Kuro yang berada di kota Gehenna. Memang tak semewah di ibukota, tapi itu sudah cukup.
Dia merawat Riku dan Lic ditemani oleh Lia dan Scarlet. Meskipun tak begitu akrab dengan orang tua Laila, dia mulai mengenal sisi baik dan sisi buruk mereka.
Perlahan tapi pasti. Yui akhirnya bisa menerima mereka sebagai anggota keluarganya.
Pada waktu Battle War sendiri, Yui dan lainnya menikmati dari tempat VIP yang dipersiapkan oleh kaisar sendiri. Aneh, tapi tak ada alasan untuk protes. Mungkin ini adalah cara kaisar memperlakukan keluarga Paladin terkuat.
Awal pertarungan membuat Yui kagum karena Laila dan Kuro menggunakan teknik yang tak dia perkirakan. Keduanya seolah tak memiliki batas.
Ini tak aneh mengingat siapa keduanya.
Tetapi pertarungan Charlmilia dan lainnya juga tak kalah mengagumkan dan patut untuk dilihat. Satu hal yang pasti, Yui akhirnya sadar kalau dirinya masih belum apa apa dibandingkan dengan mereka.
Hanya saja ada satu hal yang membuatnya kawatir. Doll milik Kuro sudah retak sejak awal Battle War. Retakan itu semakin membesar seiring berjalannya waktu.
Entah mengapa Yui merasakan firasat buruk.
Kemudian, itupun terjadi.
Kuro menyelamatkan Fila dan Charlmilia dari sihir yang lepas kendali. Hubungan di antara mereka menjadi lebih baik berkat insiden itu. Bahkan bisa dibilang terlalu baik.
Pada saat memikirkan itu, tiba tiba perhatiannya teralihkan pada Lic yang terdiam mengamati sesuatu di langit.
"Waktunya sudah tiba..."
Apa yang dia katakan?
Bersamaan dengan itu, retakan besar terjadi pada Doll milk Kuro dan mulai menghilang menjadi cahaya.
Firasat Yui semakin memburuk.
Dan kemudian, Riku menangis dengan keras.
__ADS_1