
bab 1
.
CUKUP AMBIL SISI POSITIF DARI ISI CERITA YA FRIENDS.
HAPPY READING ALL.
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Hari itu awal mula kehancuran kerajaan, karna perebutan kekuasaan.
Pertumpahan darah terjadi di mana mana.
Banyak anggota keluarga dari seluruh lapisan kerajaan itu, tercerai berai akibat perang.
⏳Istana 🏰
"Yang Mulia,.Pasukan musuh telah sampai gerbang kota.
Harap Yang Mulia ,segera menyelamat kan diri" ucap Jendral Xi, memberi laporan.
"Harap Yang Mulia, menyelamat kan diri." Para Mentri,memohon.
"Tidak..!! Saya tidak akan melarikan diri.
Saya akan berjuang dengan kalian." tegas sang Raja ,dengan semangat membara.
"Ini demi kelangsungan kerajaan ini.
Yang Mulia, harus tetap ada. " mentri pertahanan memohon
"Sebagai Raja,Saya harus ikut bertempur.
Walau nyawa taruhannya.
Jika ada, di antara kalian.
Yang ingin menyelamatkan diri.
Saya akan izin kan.
Telah banyak, prajurit dan rakyat ku
yang telah mengorbankan nyawa mereka demi tanah tercinta." ucap Raja beranjak berdiri .
"Harap Yang Mulia mempertimbangkannya."ucap para Mentri.
"Jendral Xi, sediakan baju jirah dan pedang ku." tegas Raja ,meninggalkan aula istana
"Baik." jawab Jendral Xi.
"Semoga Yang Mulia panjang umur." Para Mentri, memberi penghormatan
"Jendral Xi. " panggil Raja yang memakai baju perang.
"Ya..Yang Mulia." balas Jendral Xi.
"Kamu jendral termuda, yang berpengalaman dan kesetiaan Mu, sudah kamu buktikan.
Saya ingin kamu melindungi Permaisuri dan Putra Mahkota, bagaimana pun cara nya..."ucap Raja.
"Tapi." ujar Jendral Xi yang tak berani membantah.
"Ini tihta.Segera kamu aman kan mereka,
Jika terjadi sesuatu ,pada ku.Setidaknya permaisuri dan putra mahkota selamat."ucap Raja.
"Baik.Akan hamba laksanakan.
Setelah hamba membawa permaisuri dan putra mahkota, hamba akan menyusul anda." Jendral Xi memberikan pedang.
"Cepat laksanakan."ucap Raja.
♐ Kediaman Timur
"Dayang Yue,.Apakah keperluan putra mahkota, telah di sediakan." tanya Permaisuri.
"Sudah, Yang Mulia."ucap Dayang Yue.
"Hamba akan membawa anda ketempat persembunyian,Mari ikuti hamba."Jendral Xi menuntun ke jalan persembunyian.
"Dayang Yue. Kamu harus menyelamatkan putra mahkota, bagaimana pun caranya.."ucap Permaisuri, sembari berjalan cepat
"Baik, Permaisuri." lugas Dayang Yue .
"Kamu urus putra mahkota, sembunyikan identitasnya.Jika terjadi sesuatu pada kami. " ucap Permaisuri, memberikan putra mahkota
"Hamba berjanji akan melindungi nyawa putra mahkota,. Walau nyawa hamba taruhannya.Tapi kenapa."ucap dayang Yue , menggendong putra mahkota
__ADS_1
"Saya tidak bisa meninggalkan Raja seorang diri, melawan musuh.Segera kamu bawa putra mahkota ke tempat aman." ucap Permaisuri, berhenti berjalan.
"Permaisuri" dayang Yue, meratap sedih.
"Jendral Xi.Kamu harus, menyembunyikan mereka di tempat aman.Lindungi putra mahkota."perintah Permaisuri.
"Permaisuri.Anda harus ikut.
Ini tihta Raja."ucap Jendral Xi.
"Saya bisa bertempur.Tapi putra mahkota tidak bisa bertempur.Dia hanya bayi, yang tak berdosa. Cepat.!!.Kita tidak banyak waktu lagi."Permaisuri mengelus wajah bayi, tuk terakhir kali.
"Hamba akan kembali setelah, mengamankan putra mahkota.Mohon Permaisuri bersembunyi hingga bantuan tiba".ucap Jendral Xi.
"Permaisuri.Setelah keadaan membaik,
Hamba akan membawa kembali putra mahkota ke istana."ucap Dayang Yue.
"Jika keadaan memburuk,.Kamu rawat dia.
Jangan biar kan dia, hidup di dunia yang penuh ke kejaman ini,Jangan pernah memberitahukan identitas sebenarnya ,kepada putra mahkota" firasat Permaisuri.
"Baik.Hamba mengerti."ucap.Dayang Yue.
"Segera pergilah.Semoga kalian selamat."Permaisuri berbalik dengan sedih.
"Ayo.Kita tak banyak waktu lagi."Jendral Xi, menunjukkan arah.
Jendral Xi, mengantar dayang dan putra mahkota hinga pintu rahasia menuju tempat persembunyian.
"Anda ikuti jalan lurus, di ujung pintu akan ada orang yang membawa anda ketempat persembunyian."ucap Jendral Xi.
"Baik." balas Dayang Yue.
"Bawa belatih ini.Semoga bermanfaat."Jendral Xi menyerahkan belatih.
Segera dayang membawa putra mahkota, menuju tempat persembunyian, tanpa banyak berkata.
Sesekali dia berbalik, melihat kerajaan yang akan hancur itu.
Ditengah perjalanan dayang Yue , menghadapi kesulitan.
Dia tidak menyanggka musuh, telah mengepung seluruh wilayah kerajaan itu
Hingga akhirnya kemampuan ilmu kungfu nya, harus digunakan.
Untuk menyelamatkan nyawa mereka
Tapi, untung nya putra mahkota tidak rewel.
Seolah mengerti situasi yang terjadi.
"Putra mahkota.Maaf darah ini, telah menetes ke wajah anda." ucap Dayang Yue ,mengelap percikan darah musuh.
"Sebenarnya...Sebagai dayang tingkat rendah, hamba tak boleh menunjukkan ilmu kungfu, apa lagi mempelajarinya.Tapi ilmu ini, telah hamba pelajari sedari kecil.Sebelum menjadi seorang dayang.Sekarang hamba, tidak bisa membawa anda ketempat semestinya.
Tapi hamba,akan terus melindungi anda." Melanjutkan perjalanan ,menelusuri jalan gua.
"Cahaya apa itu." mendekati cahaya di ujung gua.
"Ini seperti mimpi ku." mengingat mimpi ,beberapa bulan lalu
"Jika benar, seperti mimpi itu.Maka kita akan selamat putra mahkota." memandang wajah yang tersenyum.
"Aaaaa...." teriak terjatuh ke dalam lubang waktu ,tanpa melepas pelukan putra mahkota
"Lubang apa ini.!! Ini, tidak seperti mimpi. Ini akhir kita.Maafkan hamba, putra mahkota." sesal dayang Yue, matanya pun mulai menutup.
Di istana darah telah mengalir di setiap sudut nya,
Raja dan Ratu, telah tewas dalam pertempuran,.
Istana kini telah berubah kepemilikan.
Jendral Xi, pun tewas dalam pertempuran itu.
Hanya tertinggal para selir yang tak setia, yang berada di istana.
Nasib mereka bahkan ,lebih buruk karna di jadikan budak nafsu para musuh.
Mereka harus selalu melayani nafsu bejat, jika ingin hidup.
Beberapa mentri yang culas, juga ikut andil dalam kehancuran kerajaan,
Tapi sayangnya.
Mereka bukan mendapat jabatan yang telah di sepakati,.
Malah menjadi mentri tingkat rendah.
__ADS_1
Bahkan..keluarga mereka, menjadi sasaran
Jika memiliki anak perempuan, anak mereka di jadikan pemuas nafsu penguasa,
Dan anak laki laki di jadikan prajurit perbatasan.
Penyesalan mereka, karna telah berkhianat ke negara, membuat mereka tak dapat berkutik.
Setiap mereka ingin melarikan diri,
Semakin siksaan berat yang di terima mereka.
♒ Kota Taiwan ♒
Tahun 2008
Di zaman ini, semua sistem sudah berkembang pesat.
Yang kita sebut dengan zaman mobilitas atau modrenisasi,.
Dimana teknologi dan peradaban berkembang pesat dengan expres.
Sebuah kecelakaan yang dialami seorang nona muda Mei Yue , membuat perubahan bagi dayang dan putra mahkota .
Melalui lorong waktu yang telah di masuki dayang Yue, kini dia melanjutkan kehidupan dari nona Mei Yue,.
Dengan menggunakan tubuh yang ia masuki, dan kehidupan kesehariannya.
Di rumah sakit seorang sekretaris tampak panik, akibat kecelakaan yang dialami Mei Yue..
➕Rumah Sakit 🚑
"Dok.Tolong selamatkan Nona muda. " Xindy cemas melihat wajah dan tubuh Mei Yue penuh darah.
"Kami akan melakukan yang terbaik." Dokter membawa pasien ke ruang operasi.
"Dok.Bayi yang bersama Nona Mei Yue, juga dalam kondisi kritis."ucap Suster.
"Hubungi dokter spesialis bedah anak untuk ,segera menanggani."tegas Dokter.
Di Ruang Operasi
"Dok.Stok golongan darah Nona, hanya sisa 1 kantung."ucap Suster.
"Cepat cari donor darah. Kita butuh 3 hingga 5 kantung lagi." kondisi Mei Yue, yang kehilangan banyak darah
dan Dokter menjahit luka Yue.
"Baik." Suster segera keluar ruang operasi.
"Sus.Bagaimana keadaan Nona." tanya Xindy.
"Tenang.Dokter sedang berusaha.Apakah pihak Keluarga ada yang telah tiba."tanya Suster.
"Keluarga Nona sedang berada di negara lain.
Sebenarnya kenapa Sus."ujar Xindy .
"Kami membutuhkan donor darah.Karna stok darah yang cocok habis."ucap Suster.
"Jika begitu, ambilah darah saya.#Xindy mengulurkan tangan.
"Baik.Apakah golongan darah anda."tanya Suster.
"AB - negatif" jawab Xindy.
"Maaf.Golongan Nona Mei Yue A+
Apakah ada teman yang memiliki golongan darah itu.Karna di butuhkan, secepatnya."jelas Suster.
"Akan saya tanyakan." Xindy segera menghubungi seluruh karyawan perusahaan.
30 menit kemudian
Dokter telah selesai mengoperasi Mei Yue, dan keluar dari ruang operasi.
"Dok.Bagaimana keadaan Nona." Xindy berhenti nelpon,melihat dokter keluar.
"Lukanya telah saya sterilkan dan telah saya jahit..Nona mengalami patah tulang di bagian kaki."ucap Dokter.
"Jadi."Xindy bersedih.
"Kita akan tau, setelah nona melewati masa kritisnya nanti.Hanya perlu mukjijat .Apa yang harus ku lakukan, telah ku laksanakan."ucap Dokter.
Mohon maaf ,jika terdapat kesalahan pengetikan maupun tanda baca.
Jangan lupa di like, rate, koment and share ,serta tinggalkan jejak baca, agar bisa saling support 😊😊
__ADS_1
Thank You so much.