Change Destiny

Change Destiny
Bab 20 Rubah berkepala kucing


__ADS_3

Bab 20.


.


Buat Melani status hubungan terpisah jelas, antara teman dan partner kerjasama.


Hati pria muda semakin terpesona dengan aura terpancar yang keluar dari pemilik tubuh kecil molek.


"Jadi maksudmu, kamu ingin perusahaan aku ikut serta dalam proyekmu?" tegas lugas Melani.


"Iya. Bisa kan?" tanya pria tampan.


Melani berfikir sejenak, mengenang masa lalu apa yang akan terjadi. Memori ingatan tentang kerjasama mereka tidak ada tercantum dalam masa lalu, tapi ia tau jika pria itu adalah suami dari sekretarisnya kelak.


Biar bisa menanam kebaikan, Melani setuju dengan permintaan pria muda itu.


"Oke. Tapi saya akan minta sekretaris saya yang wakilkan, gimana ?" tanya Melani.


Pria itu sebenarnya amat berat menerima keputusan tidak menguntungkan dirinya. Tapi yang namanya usaha juga butuh kerja keras.


"Fine, deal" pria mengulurkan jabatan tangan.


Mereka bersalaman tanda Deal.


Sejak hari itu, sekretaris cantik dan setia itu sering bertemu pria yang akhirnya akan jadi suaminya.


"Nona, hari ini stok baru yang nona pesan sudah tiba dan siap uji pakai" sekretaris menyerahkan laporan.


"Jangan lupa uji toksisitas dan uji sampel.Ingat produk kita tetap utamakan ramah lingkungan" menyerahkan laporan usai tanda tangan.


"Baik" sekretaris langsung keluar.


.


Beberapa hari kemudian di benua seberang...


Pengusaha berdarah dingin mulai menyukai setiap hasil rancangan Melani.


Tidak disangkanya pula seorang Melani Wijaya bisa melakukan rancangan seapik itu.


"Sungguh hebat, gadis semudah ini mempunyai talenta yang baik. Jika dibimbing maka karirnya cepat melejit" takjub banga pengusaha berdarah dingin lihat e-mail rancangan editan terbaru.


Baru saja beberapa hari tidak berkontak langsung, tapi Wiliam bisa menilai kemampuan seseorang dari kemauan keras orang itu untuk berusaha.

__ADS_1


Wiliam jarang menemukan gadis semuda Melani sudah menekuni bisnis. Biasanya gadis semuda Melani banyak menghabiskan waktu muda mereka dengan bersenang-senang dan bersosialita.


...Indonesia...


Ibu tua dan nenek semakin gencar dan mendesak Ronald untuk segera menikah.


Ibu tua dan nenek mulai mengancam Ronald jika tidak ingin menikah, maka dia akan ditinggalkan sendiri mengurus ponakannya.


"Oma please... Aku bukannya tidak ingin menikah, tapi aku belum bisa mendekati gadis itu" rengek Ronald.


"Oh....Ternyata kamu sudah punya pacar, kalau tidak bisa maju sendiri, sini bibi bantu" saran ibu tua tersenyum licik.


"Emmm.... Tidak usah, bi. Yang ada tambah kabur" tolak Ronald.


"Anak jaman sekarang, edan. Dibantu kok kagak gelem.Ya uwes terserah sampean" sahut nenek.


Ronald cengengesan malu,sambil mijat pundak dua wanita tua.


Baru saja lelah memijit, Ronald kembali terusik sama bocah kecil.


"Uncle, come here " bocah melambai manggil.


"Why ?" wajah lelah Ronald masih harus mengurus satu anggota keluarganya lagi.


Disini kita bakal tau, sepintar apa pun orang itu, pasti punya kelemahan dan kelebihan masing-masing pribadi. Karena Tuhan tidak menciptakan manusia itu secara sempurna seutuhnya, melainkan harus saling melengkapi satu sama lain.


Ada pagi ada malam, ada hitam ada putih,ada cewek ada cowok.Seperti itu juga hidup manusia.Jika ingin lebih sempurna dan bewarna, maka kita harus kerjasama dan rukun damai.


Ronald tidak bisa mewarnai dengan benar meski lukisan bagus, akibat dia buta warna. Begitu pula sama Josh, yang merupakan keturunan dari mereka. Tapi kekurangan sang paman tidak diketahui oleh ponakan.


Warna wajah lukisan begitu kacau untuk di nilai orang normal. Warna kulit yang seharusnya diberi warna coklat muda,malah bewarna jingga. Pohon berdaun hijau jadi hitam, bahkan warna langit bewarna aneka biru atau putih jadi hijau.


Nah kan, kacau banget warna di lukisan keluarga mereka. Tapi tidak disadari paman dan ponakan yang tampak puas memandang lukisan keluarga, yang ada Wiliam, bocah kecil, Ronald, ibu tua serta Omah.


"Sekarang kita tidur" Ronald mengusap kepala bocah.


"Siap komandan" bocah memberi hormat seperti orang upacara bendera.


Ronald kadang ibah, gemes, juga jengkel lihat ponakan malang tidak pernah merasa belaian kasih sayang seorang ibu semenjak lahir.


Wingg.....Ngiung....


Ronald menggendong tubuh bocah yang merentangkan kedua tangan, mereka meniru bentuk pesawat terbang yang lepas landas menuju kamar tidur bocah kecil itu.

__ADS_1


"Uncle" panggil ngangtuk bocah.


"Ya" sahutnya,membelai kepala bocah.


"Mama tiri itu apa?.Kata teman-teman, mama tiri itu jahat, ya?" bocah bertanya dengan otak ngambang ngantuk.


"Mama tiri itu ya pengganti mama kandung. Tidak semua mama tiri jahat kok. Asal kita nurut tidak nakal, mama tiri juga bakal sayang" jelas ngambang pikiran Ronald, membayangi wajah Melani menjadi istrinya, pasti bakal menyayangi ponakannya seperti anak sendiri.


"Kayak grandma ya uncle?" mata bocah sudah terpejam, tapi pertanyaan masih banyak.


"Bukan. Kalau dadymu nikah, maka kamu akan punya mama tiri. Tapi uncle pastikan yang jadi Mama tirimu harus yang sayang kamu" Ronald menarik selimut menutupi tubuh kecil itu.


Kepala bocah manggut-manggut, tapi mata sudah terpejam erat.


"Semoga ko Wiliam menikahi istri yang bisa sayang dan jaga kalian" ucap Ronald, meredupkan lampu kamar sebelum keluar.


Ronald kembali berandai, jika dia yang waktu itu dalam posisi Wiliam, tentu tidak akan sekuat pria itu hadapi semua yang ada.


.


Flash back....


8 tahun silam, kakak kedua Ronald menikahi wanita yang hanya untuk ambil keuntungan semata, tapi karena ketidak tahuan Wiliam dan Ronald, saudara mereka itu meninggal terkena serangan jantung. Dan sewaktu saudara mereka meninggal dunia, ipar mereka tengah hamil muda.


Demi untuk memberi kedudukan pada calon bayi dan mempertahankan status wanita tersebut selama hamil, Wiliam bersedia ganti tikar menikahi mantan adik iparnya itu.


Status yang lebih tinggi didapat wanita itu, rasa ketamakan semakin tampak juga. Hal itu diketahui Wiliam yang mengecek data pengeluaran kartu black card milik istri barunya itu.


"Kita lihat saja apa tujuanmu sebenarnya !" Wiliam meremas rekening koran pengeluaran black card milik istri baru.


Semenjak menikah, Wiliam semakin curiga setiap gelagat wanita itu. Kegenitan wanita itu juga buat Wiliam ilfill jijik ngenes. Jika bukan demi bayi dalam kandungan yang semakin besar menuju persalinan, Wiliam pasti sudah mengusir keluar rubah berkepala kucing setelah saudaranya meninggal.


Hari yang ditunggu Wiliam pun datang .Anak keturunan keluarga Lee pertama di generasi mereka. Wiliam masih memberi satu kesempatan terakhir pada ibu dari anak itu untuk berubah jauh lebih baik.


Tapi sayang, selama pernikahan kedua wanita itu sama Wiliam, wanita itu telah berencana mengeruk habis harta tersisa milik suami pertama. Tindakan itu tidak dilakukan seorang diri. Wanita itu bekerjasama dengan mafia kelas atas, yang bisa memberikan semua kebutuhan batiniahnya,yang tidak ia rasakan semenjak menikahi Wiliam.


Mata-mata kiriman Wiliam yang tau rencana keji istri dan selingkuhan pun jadi korban pembantaian, demi menjaga rahasia mereka tetap aman.


.


Terimakasih atas kunjungan semua.


Sehat sejahtera selalu untuk kita semua. 🙏

__ADS_1


__ADS_2