Change Destiny

Change Destiny
Bab 22 Cinta bertepuk nyamuk


__ADS_3

Bab 22.


.


...Salon 💆💇...


Kita anggap saja pertemuan antara nyonya Wijaya dengan dua wanita tua keluarga Lee sebuah takdir kebetulan.


Nyonya Wijaya yang duluan tiba nyalon telah melakukan serangkaian perawatan.


Saat waktu dan tempat yang sama, keadaan salon yang kosong pengunjung membuat satu sama lain saling tegur sapa dan berkenalan.


Mungkin matahari telah terbit dari utara atau barat. Ibu suri mempromosikan anak gadisnya yang belum laku-laku pada wanita keluarga Lee.


Kedua wanita jadi tertarik untuk mengenal gadis yang sedang dipromosikan ibu kandung sendiri.


Jarangkan ada ibu-ibu kota serempong mereka bertiga, yang masih berbudaya setengah kolot/zaman kuno.


Aksi saling bater menjodohkan pun telah disepakati mereka bertiga tanpa sepengetahuan yang di jodohkan.


Apa jadinya jika orang dalam perjodohan tau ulah mereka bertiga, ya?.Bisa saja bukan perang dunia kedua lagi, mungkin perang antar generasi.


"Nyonya salin saja kontak nomor Hp saya. Jika ada waktu yang tepat, kita akan pertemukan mereka" ucap ibu tua.


"Benar. Harap maklum cucu saya itu masih urus bisnis di luar negri" semeringah nenek menyambar.


"Iya, anak zaman sekarang terlalu fokus cari uang. Sampai lupa kalau suatu hari nanti pasti tua kesepian" jawab ibu suri.


"Tapi, anda benar tidak keberatan dengan status ponakan saya yang duda?" tanya ibu tua meyakinkan kehendak nyonya Wijaya.


"Saya tidak mempermasalahkan status, yang penting tidak main tangan dan pekerja keras saja" jelas ibu suri sama keputusannya.


"Oke. Kalau gitu, kita tinggal atur pertemuan mereka secepatnya" nenek menyambut semangat perjodohan rahasia.


Staff salon yang dengar heran sama ketiga wanita berstatus baik masih saja mau melakukan perjodohan jaman Siti Nurbaya.Tapi tidak mungkin ikut berkomentar pada customer VIP mereka.


Usai acara salon menyalon mereka pun berpisah dengan bawa perasaan bahagia dalam hati mereka.


Dalam mobil menuju sekolah...


"Ronald sudah ada cewek yang dia suka, berarti keputusan kita jodohkan Wiliam tentu tidak akan salah" ujar nenek.


"Benar, sekali dayung dua tiga pulau terlampaui" jawab ibu tua.


Kedua wanita itu tertawa cekikan,mikir reaksi Wiliam yang pasti shok dan marah. Asal bisa buat pria berdarah dingin lepas dari status duda, mereka pun rela terima amukan tersebut.


.

__ADS_1


Jam menunjukkan pukul tiga sore, Melani pun menghidupkan mode dering hp.


Pesan baru saja terbaca setelah nginap satu malam di counter jaringan.


"Gimana nolak ajakan makan malam ini, ya?.Aku kan ada janji sama Tomi" Melani ragu membalas pesan nginap itu.


Di tempat lain, Ronald yang masih menunggu jawaban ajakan mulai tersenyum lihat tanda baca pada chat. Apalagi status chat sedang online.


"Aku telepon langsung saja, deh" Ronald tekan tombol panggilan.


(Kau melodi yang indah terpaut di jiwa, tanpamu hidupku tak berwarna.... ) dering lagu ponsel Melani berbunyi saat masih mikir cara menolak ajakan tersebut.


Ingin jujur menolak, tapi takut ada yang sakit hati berujung pada karir masa depan. Mau tidak mau, ia mengulur waktu pertemuan mungkin di lain waktu kesempatan lain.


"Ya, hallo tuan" gugup Melani.


"Itu undangan makan malamnya... " kaku Ronald.


"Maaf, saya sudah ada janji lain. Gimana jika buat janji di hari lain lagi" ragu takut Melani.


"Oh begitu. Baik, tidak apa.Akan kita tetapkan di lain hari saja makan malam santai ini" Ronald salah tingkah sendiri.


"Terimakasih atas pengertian tuan. Sebelumnya, saya ucapkan terimakasih telah bersedia ngundang" Melani berkata hati-hati dalam keterbukaan utarakan maksud.


"No problem, santai saja. May be setelah jadwal kerja agak longgar kita bisa ngobrol santai kembali" Ronald senyam senyum.


Jika bertindak sebagai Melani dari masa depan, maka tidak rumit. Tapi sekarang beda waktu dimensi,kali ini ia ingat untuk berhati-hati, tidak seperti sesaat lalu memimpin pasukan yang lupa semua konsekuensi kedepan.


Pokoknya mau bunga apa namanya, hati Ronald sedang bahagia bertaburan kelopak bunga. Adik pengusaha berdarah dingin kembali jatuh cinta setelah sekian lama menjomblo, tidak menemukan wanita yang mampu mendobrak hati kecilnya lagi.


"Biar saja bibi dan omah kecewa, yang penting bukan aku" Ronald tersenyum licik.


Sudah keisi semangat dengan suara gadis impian, Ronald kembali fokus kerja serius tidak urak-urakan.


Gak lupa juga ia menelpon ibu tua tentang undangan tertolak mental.


Karena sama-sama sedang bernuansa hati berbunga, masalah kecil pun tidak di panjang lebar luaskan.


Dua bulan sudah berlalu cepat dalam rutinitas masing-masing. Nenek yang juga sudah tinggal sangat lama belum juga balik tinggal dengan putranya lagi.


Hal itu pun memberatkan pengusaha berdarah dingin untuk balik ke tanah air atas permintaan putranya.


📱"Please dad" rengek bocah ingin bertemu setelah berbulan tidak menatap wajah tampan sang penguasa.


📱"Kamu minta uncle saja bawa kamu pulang kemari" saran Wiliam.


📱"No way" tolak ngambek bocah yang butuh kasih sayang langsung.

__ADS_1


Tutt..... Sambungan panggilan dimatikan sepihak tanpa pemberitahuan.


Wiliam tidak habis pikir sama pola pikir anak itu. Semakin hari rasa cemburu terhadap teman-teman seusia dia makin menjadi.


Bukan tidak ada kasih sayang pengganti yang terpampang di wajah bocah selama 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, 30 hari dalam sebulan.


Tapi masih saja minta Wiliam untuk pulang sekedar menjenguk bertatap langsung. Padahal sudah di kasih tau dengan alasan bisnis tidak bisa di tinggal.


Malam itu, habis sambungan SLJJ internasional, Wiliam menelpon pilot pesawat jet pribadi untuk bersiap melakukan penerbangan esok hari.


Hanya berkemas dengan pakaian secukup, Wiliam melanjutkan sisa pekerjaan tertunda.


E-mail baru kiriman tentang statistik penjualan akhir bulan oleh perusahaan di bawah kepemimpinan Melani,buat Wiliam hilang kantuk.


Bagaimana perusahaan yang baru itu bisa berkembang pesat jauh dari dugaan sebelumnya. Rasa bangga jadi investor saham terbesar di perusahaan kelolaan Melani, amat memuaskan Wiliam sebagai investornya.


"No bad job" celetuk Wiliam melihat e-mail statistik.


Waktunya tidur setelah urusan selesai. Walau hanya tertinggal 3 jam sebelum balik ke tanah air.


...Indonesia...


.


Tidak seorang yang bakal tau akan dapat kejutan dari orang di seberang benua berbeda waktu itu.


Semua tampak normal dengan semua kegiatan yang ada dari pagi sampai jam ngantor selesai.


"Nona, perusahaan Sunjaya ingin anda tinjau ke lapangan" ucap sekretaris menyampaikan pesan.


"Kamu saja, saya masih ada urusan lain jauh lebih penting" dalih Melani.


Melani memang sengaja, biar sekretarisnya dan anak pemilik perusahaan Sunjaya semakin dekat.


Setelah menjalani pertemuan selama tiga bulan terakhir, dengan berbagai pertemuan dan acara lainnya hanya hati sekretaris yang makin tertarik sama anak pemilik. Istilahnya masih cinta bertepuk nyamuk gak ketangkap.


Hal tersebut buat Melani mengunakan setiap kesempatan yang ada selalu untuk mereka berdua saja.


.


...****************...


.


Terimakasih atas dukungan semua.


Sehat sejahtera selalu untuk kita 🙏

__ADS_1


__ADS_2