Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
AKHIR PERJUANGAN CINTA


__ADS_3

Nia terus berusaha melepaskan ikatan kaki dan tangannya. Nia terus memberontak, Namun tenaga tak cukup untuk menolong diri nya sendiri.


Dilain sisi. . .


Gibran dan lainnya telah sampai di area dekat villa. Tiba tiba


"Kriiing..."


Semua menoleh ke arah Raya,


"Siapa ray?" Tanya Riko


"Kitty gess... Hallo assalamualaikum ty.. ada apa?" Tanya raya


"Ada apa ..ada apa.. loe sama nia kenapa?" Ucap Kitty


"Maksut lo?" Raya bingung dengan pertanyaan kitty


"Gue tadi hubungin nia gak bisa lo gue telpon juga gak bisa.. akhirnya gue telpon staf apartement nia.. mereka bilang nia di culik.. emang nya apa yg terjadi?"


"Jadi begini..." Raya menceritakan apa saja yang terjadi semenjak nia ingin menemui gibran lalu angeline.. lalu insiden penculikan dan lain lain.


"kurang ajar banget tuh orang.. lo perlu bantuan apa? Apaa gue sama Tio nyusul loe pada aja?" sahut Kitty


"Jangan.. nanti keadaan tambah runyam.. ini kita udah pada sampe di tempat yang kira kira gibran curigai" jawab raya


"Kalian hati hati ya.. gue sama Tio bakalan doain kalian ama nia.. kalo lo butuh bantuan apapun lo telpon gue atau Tio aja" kata Kitty


"Makasih ya ty.. assalamualaikum"


"Waalaikumsallam" Rayapun menutup telpon nya.


Mereka masih bingung bagaimana mereka bisa menyelamatkan nia, sementara penjagaan di sekitar villa sangat ketat. Sampai mereka tak sadar bahwa salah satu dari bodyguard angeline melihat mereka dari kejauhan.


Dia pun melaporkannya pada angeline


"What? Mereka ada disini? Bagaimana mungkin mereka tau tempat ini? Gibran.. yeah !! Pasti gibran yang memberitahu mereka"


Angeline geram dan bertambah murka. Dia pun memerintah penjaga nya untuk membawa nia ke depan.


"Heh !! Kalian mau bawa aku kemana?.. LEPASIIINNNN !! " ucap Nia seraya meronta dari pegangan bodyguard yang badannya jauh lebih besar dari Nia sendiri


"DIAM !! kamu harus buat gibran melanjutkan pernikahannya dengan ku" sahut Angeline


"Tidak !! Aku tidak ber hak memaksa siapapun bersama siapapun.. Camkan itu !!" Kata Nia


"Kurang ajar .. (Plaakkkk)" Angeline menampar Nia sekeras mungkin hingga ujung bibir nia terluka dan berdarah


"Aaagghh " teriak Nia sangat kencang


Sampai sampai gibran dan yang lainnya pun mendengar teriakan itu


"NIA !!" ucap Gibran khawatir


"Itu suara nia kan? Mereka ngapain nia !!" Sahut Raya dengan marah


"Kita harus segera kesana.. waktu kita ga banyak" ajak Riko


Mereka pun bergegas menuju villa dengan berhati hati


Namun..


"Hai.. sayang" sapa angeline muncul dari balik pintu depan villa


Mereka pun tercengang dan terdiam

__ADS_1


"Why?? Kenapa kalian diam? " tambah Angeline


"Dimana Nia?" Ucap Gibran dengan murka


Angeline menepuk tangannya 2x Lalu..


"Nia !!" Kata gibran


"Nia !!" Ucap Raya dan Riko bersamaan


Mereka terkejut melihat Keadaan Nia yang rambutnya berantakan dan bibirnya yang berdarah akibat tamparan maut angeline.


"Kamu apain dia? Kurang ajar !!" Ucap Gibran geram dengan perilaku Angeline


"Oh.. sayang.. kamu tenang aja.. ini belum seberapa.. aku bisa lebih nekat dari ini.. asal kamu mau melanjutkan pernikahan kita" jawab Angeline dngan senyum sinis nya


"Bangs*t " Raya mengepal tangan kanan dibawah nya


Raya ingin maju ke depan menyelamatkan sahabatnya namun,


"Jangan ray.. dia juga bisa lukain kamu" ucap Riko seraya menahan langkah raya


"Bagaimana sayang? (Haha) " kata angeline


"Okay.. kita lanjutkan pernikahannya" jawab gibran


"Hah? Lo ga salah ran?" Ucap Riko


Gibran mengedipkan mata, pertanda ia mempunyai rencana.


Nia di dorong maju dengan tangan terikat begitupun gibran yang maju untuk menyerahkan diri pada angeline.


Di seperempat jalan..


semua orang menoleh kearah suara itu, Ternyata


"Tio? " ucap Raya


"Tangkap mereka pak" kata Tio pada petugas polisi


Polisi pun meringkus mereka, Tiba tiba..


"Kalo kalian ingin nia selamat mundurr !!" Ucap angeline yang secara tiba tiba menyergap nia dari belakang dan menodong pisau ke leher nia.. "hei.. mundur !!" Tambah nya karna melihat gibran hendak mendekati mereka ber dua.


Tapi Raya diam diam mundur, dan menangkis pisau itu hingga ia tak sadar bahwa pisau nya mengenai telapak tangan Raya sendiri. Raya pun mendorong angeline hingga terjatuh dan segera menarik nia untuk menjauh dari angeline.


"Aaghh.. Sialan !!" Ucap Angeline


Polisi pun segera meringkus nya khawatir ia berbuat nekat lagi.


Raya melepas ikatan tangan nia


"Ray.. lo gak papa kan? Tangan lo?" Ucap Nia khawatir padanya


"Gak papa.. kalo gue juga liat sahabat gue baik baik aja"


Raya tersenyum begitupun nia, ia menangis tanda bahagia memiliki sahabat yang rela berkorban demi dirinya.


"Nia? Kamu gak papa kan?" Kata gibran mendekati lalu memeluknya.


Ia ber syukur masih bisa memeluk nia dan melihat nia baik baik saja.


"Tio? Kok loe ada disini? Loe kapan nyampeknya?" Tanya Riko


"Waktu kalian ada masalah.. gue itu udah duluan disini.. gue ada kerjaan di sekitar kota amric.. terus Kitty nelfon kalo nia di culik dan dibawa ke daerah sini.. makanya gue langsung lapor polisi" jelas Tio

__ADS_1


Semuanya merasa bahagia karna Tio datang tepat pada waktu nya.


Mereka bergegas pulang ke Jakarta..


Di taman dekat Kompleks nia dan gibran janjian untuk bertemu.


"Ada apa ran? Kamu ngajakin aku kesini?" Tanya Nia


"Aku mau lamar kamu.."


"Tapi.."


"Eits.. aku mau pindah ke agama kamu" sahut gibran


Nia tersenyum lalu menghela nafas..


"Ran.. aku gak pengen kamu pindah agama karna aku.. aku pingin kamu pindah agama karna kamu emang bener bener dari hati kecil kamu ran.. bukan karna aku.. lebih jelas nya.. Karna Lillah.. Karna Allah.. karna kamu yakin bahwa Allah SWT satu satunya Tuhan Semesta Alam" ucap Nia "aku mohon.. kamu cari dulu kebenaran atas agama yang ingin kamu anut selamanya.. bukan karna kamu mencintai makhluk Nya saja" tmbah nia


"Aku paham.. baiklah kalo itu yang kamu mau.. aku bakal cari jati diri agama aku sesungguhnya " Gibran berlalu meninggalkan Nia


Dalam pencariannya, Gibran belajar banyak dari Kyai, Ustadz, Bahkan dari kawan dekatnya Riko dan Tio. Ia semakin yakin bahwa Islam adalah Sebaik baiknya Agama dan Agama yang paling benar yang dibawa Nabi serta Rosul kita yakni NABI MUHAMMAD SAW.


Gibran menemui ke dua orang tua Nia untuk melamarnya.


"Apa kamu yakin kamu pindah agama itu Lillah karna Allah Ta'ala? Bukan karna anak saya" tanya Pak hakim


"Lillah om.. Karna Allah SWT saya yakin untuk berpindah agama"


"Alhamdulillah " Ucap kedua Orang tua nia dengN bahagia


Begitupun nia yang mendengar percapakan mereka di balik dinding sisi ruangan tamu.


Dipasar malam itu, Nia dan Gibran menikmati hari sebelum mereka Melaksanakan Pernikahan.


"Hai gess..." sapa Raya


"Dih.. yang udah nikah duluan" goda Nia


"Iyalah.. enak kalo udah sah !!" Sahut Riko seraya akan mencium Raya


"Sayang.. apaan sih.. malu ih.. banyak orang.." elak Raya


"Aahh.. sayang.. kan udah SAH" jawab Riko


"Maksut Raya malu ama yang belom Nikah.. (Hahaha) " ejek Kitty dan Tio


"Sialan loe..!! " sahut Gibran


Mereka berlalu meninggalkan Nia dan Gibran


"Sayang.. makasih ya.. berkat kamu aku kenal Apa itu Agama Islam?" Ucap Gibran. Nia membalasnya dengan senyuman.


"Pada dasarnya Rasa Cinta Dan Kasih Sayang tumbuh karna adanya Rasa Nyaman.. bukan karna Harta apalagi Tahta"


"Berkorban demi Cinta Karna Allah SWT tidak akan pernah membuat mu lemah tak berdaya.. Justru akan membuat mu Jauh Lebih kuat dan tegar.. Bagai Karang Diterjang Ombak semakin Kuat dan Kuat"


TAMAT


makasih banyak yang udah selalu support aku..


Sampai jumpa di next Cerita.. tangkiyu❤


- Ingat Pisau Semakin Di Asah dan Disakiti Besi Nya Maka Ia Akan Semakin Tajam dan Mengkilat -


-Danna Rofiyana-

__ADS_1


__ADS_2