Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Anggun mati.


__ADS_3

Apa yang mereka lakukan pada Lela." Teriak Maria sambil kesakitan karena wajahnya di tekan di dinding ruangan.


"Kau tahu aturan disini tidak ada yang di bolehkan melihat ini." ucap Anggun sambil mencekik leher Maria dengan kuat.


"Mereka yang melihatnya tidak dibiarkan hidup." ucap Anggun dan Maria yang kesakitan terus berusaha membebaskan diri dan meraba barang - barang yang ada di dalam ruangan, dan mengambil ember kaleng lalu memukulkan nya ke kepala Anggun dan setelah itu Maria mendorong Anggun hingga tersungkur di lantai.


"Ha.." teriak Maria sesak nafas, sedangkan Anggun meraba kening kepalanya sudah mengeluarkan darah, dan langsung berdiri dan memukul kepala Maria hingga Maria tersungkur di lantai.


"Anggun hentikan bayi ini akan terluka." ucap Maria sambil memegang perutnya.


"Terlalu mencintai bayi yang di sewa di rahimmu, oh.. Khawatir tidak di bayar." ucap Anggun sambil menendang ke arah Maria dan dengan cepat Maria menangkis kaki Anggun dengan tangannya dan Maria mendorong kaki anggun, sehingga Anggun tersungkur di lantai bersama Maria, dan saat Maria berdiri Anggun dengan cepat menendang ke arah kepala Maria dan dengan cepat Maria mengelakkan kepalanya sehingga Maria pun tersungkur di lantai, dan Anggun lalu berdiri dan menjambak rambut Maria yang sedang tersungkur di lantai, setelah itu Anggun mendorong Maria ke rak penyimpanan barang dan mencekik leher Maria.

__ADS_1


"Ha..ha.." teriak Maria kesakitan dan Maria meraba barang berupa botol Baygon dan memukulkan ya ke kepala Anggun dengan kuat sehingga Maria terbebas dari cekikan Anggun dan dengan cepat Maria menyemprotkan Baygon ke wajah Anggun, dan Anggun membalas Maria dengan mengambil botol yang ada di ruang dan melemparkannya ke arah Maria, dan dengan cepat Maria dapat mengelak dari serangan Anggun.


Anggun lalu mengambil gunting ada yang di atas meja dan ingin menusuk ke perut Maria dengan cepat Maria bisa menahan serangan dari anggun sehingga baha kanan Anggun yang tertusuk gunting.


"Ah.." teriak Anggun kesakitan lalu Anggun mencabut Gunting yang di pahanya dan lalu menyerang Maria dengan gunting itu dan dengan sekuat tenaga Maria bisa menahan serangan Anggun dan akhirnya Anggun tersungkur di lantai dan kepalanya tertusuk di pecahan botol yang runcing, dan kemudian rak besi yang didekatnya roboh dan menimpa tubuh Anggun sehingga tewas di tempat.


Kemudian Maria berjalan masuk ke dalam ruangan operasi dan melihat darah di tempat tidur dan di peralatan operasi tanpa menemukan di mana sahabatnya Lela, dan karena pintu di ruang kebersihan terbuka lebar Satria yang merasa curiga langsung bergegas untuk memeriksanya.


"Anggun."ucap Satria sambil meraba rambut Anggun, lalu Satria keluar dari ruangan kebersihan dan menghubungi Bu Luna yang sedang berbaring di tempat tidurnya.


"Bu, Anggun sudah terbaring mati di ruang kebersihan di zona 2." ucap Satria sambil berjalan memegang handy talky (HT)

__ADS_1


"Apa." ucap Bu Luna lalu berjalan ke arah mejanya dan mengangkat handy talky.


"Siapa yang membunuhnya." ucap Bu Luna sambil duduk di depan layar monitor cctv nya.


"Tidak tahu Bu." ucap Satria.


"Aku akan segera cari tahu." ucap Bu Luna sambil membuka gambar di layar monitor cctv nya.


"Periksa catatan masuk terakhir zona 3 ke zona 2." ucap Maria sambil memegang handy talky.


"Baik Bu." ucap Satria sambil duduk di kursinya dan memeriksa layar monitor cctv nya.

__ADS_1


__ADS_2