Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
15


__ADS_3

setelah mendengar jawaban dari quin,andrian pun diam sambil main hp.teman teman nya ada yang bercanda bercerita sementara dia sendiri hanya menjadi pendengar sambil mengotak atik hp nya.


"oh ya dimana kamu bisa kenal mereka"tanya cowok yang bernama aris. dia ingin tahu toni kenal dimana karena seperti nya toni sangat akrab sama mereka.


"kita satu kampus cuma beda jurusan tapi kalau erwin satu jurusan sama mereka bahkan satu kelas"toni pun menjawab rasa penasaran teman nya itu.


"erwin kan anak baru kok bisa sih secepat itu dapat pacar secantik quin"tanya bram pula ikut penimpali ucapan aris teman nya tadi


"iya,kan erwin anak baru belum sebulan pindah kampus kamu kan ton"lanjut aris lagi


"ya mana ku tahu,tanya saja sama orang nya langsung"jawab toni sambil melihat quin meminta bantuan quin untuk menjawab pertanyaan teman nya.karena dia juga tidak tahu harus jawab apa.


"mungkin sudah takdir"jawab quin santai dan singkat.membuat bram dan aris terdiam mendengar jawaban singkat quin.mereka pun tidak bisa bertanya lagi.


"oh ya rian apa kamu mau ikut kita nonton juga"tanya toni kepada andrian karena dia sangat hapal betul kalau andrian tidak terlalu suka nonton karena dia kurang suka keramaian.


andrian pun berhenti sejenak main hp dan melihat ke toni


"iya aku ikut"jawab nya dan melanjut kan lagi kegiatan nya mengotak atik hp entah apa yang di ketik dan di lihat nya.


sementara teman teman nya melongo mendengar jawaban dari nya dan mereka berpandangan seakan bertanya ada apa dengan nya.


"ada apa"tanya nia setelah melihat tingkah toni dan teman nya.


"ah tidak..tidak apa apa"jawab bram gugup.


quin hanya diam saja tanpa ikut campur obrolan mereka.karena dia asyik berkirim pesan sama erwin.karena tadi erwin sempat bertanya dia ada dimana.

__ADS_1


tiba tiba saja si andrian berdiri


"kata nya kalian mau nonton"dia terus kekasir untuk membayar tagihan makan teman teman nya.


"ya udah ayo mumpung si rian udah bayar makanan kita hehee"kata bram sambil cengengesan.


...----------------...


mereka pun beramai ramai menuju ke bioskop.mereka masih memilih mau nonton film apa.


"gimana kalau film horor saja"ide aris karena dia paling suka jahilin bram yang penakut.


"tidak,lebih baik nonton film romantis lebih seru"kata bram


"kalian mau nonton film apa"tanya toni kepada kedua cewek tersebut.


"setuju"jawab andrian yang tiba tiba saja ada di belakang quin.


"baik lah aku beli tiket dulu dan kalian siapa yang mau beli popcorn sama minuman"kata bram menimpali ucapan mereka.


"aku mau ke toilet dulu"pamit quin


"aku ikut"nia pun berjalan mengikuti langkah quin menuju toilet.


"quin apa kamu merasa kalau si andrian itu terus saja memperhatikan kamu"tanya nia kepada quin


"iya aku tahu,biar kan saja"jawab quin santai karena menurut quin suka itu hak semua orang.

__ADS_1


"tapi ya menurut ku andrian gak kalah ganteng sama erwin malahan lebih gantengan rian rian itu"kata nia lagi.


"kalau kamu mau ambil saja jadiin pacar mu"lanjut quin sebelum masuk toilet.


"kalau dia mau aku tidak nolak tapi kelihatan nya dia cuma suka sama kamu lagian aku sudah suka sama se seorang"kata nia malu malu dan langsung masuk toilet.


selah beberapa menit mereka berdua pun keluar dari toilet.quin pun bertanya lagi sama nia,karena tadi nia memberi jawaban menggantung.


"ayo bilang cowok mana yang kamu sukai,apakah aku kenal"tanya quin penasaran.


"kamu kenal kok karena dia selalu ada diantara kita"jawaban nia membuat quin menerka nerka siapa cowok tersebut.


"jangan bilang kalau cowok yang kamu sukai itu toni"tebak quin membuat nia memalingkan muka karena tebakan quin ternyata benar.


"iya memang toni yang aku suka tapi seperti nya toni tidak peka atau dia tidak suka pada ku"kata nia terus menerka nerka yang membuat muka nya cemberut.


"tapi aku perhatikan toni sperti nya juga suka sama kamu karena dia sering melirik kamu diam diam"kata quin memberi semangat nia.


nia pun memeluk quin sambil berkata


"semoga dia peka dan segera nembak aku untuk jadi pacar nya"


"amin"jawab quin sambil menepuk bahu nia memberi semangat.


...****************...


tbc

__ADS_1


__ADS_2