Cinta Beda Agama

Cinta Beda Agama
Novi melompat ke laut


__ADS_3

"Oke baiklah, ucap Novi lalu berdiri dari tempat duduknya.


"Aku akan menemanimu secepatnya."ucap Hendri sambil mengecup bibir Novi dan melihat itu Ridwan langsung terkejut melihat kemesraan Hendri dengan seorang wanita.


"Dah sayang." ucap Novi sambil berjalan meninggalkan Hendri.


"Dah sayang." ucap Hendri, saat membalikkan badannya Hendri melihat Ridwan.


"Ridwan, bagaimana." ucap Hendri sambil berjalan mendekati Ridwan.


"Siapa itu tadi siapa gadis itu." ucap Ridwan sambil merangkul pundak Hendri.


"Dia bukan siapa - siapa teman kampusku." ucap Hendri sambil tersenyum.


"Teman kampus.." ucap Ridwan sambil berjalan melirik ke arah Hendri


"Tidak yang seperti yang kau pikirkan, aku baru kali ini bertemu dengannya setelah sekian lama." ucap Hendri sambil berjalan bersama Ridwan dan di balik pohon kelapa Novi mendengar percakapan Ridwan dan Hendri.


"Hai Novi apa yang kau lakukan disini ayo kita pergi bermain paralayang." ucap Sani sambil menarik tangan Novi.


"Novi ayo." ucap Hendri sambil memasang paralayang di tubuhnya.

__ADS_1


"Ah.. kau saja aku sedang tidak mau." ucap Novi sambil mengeluarkan isi dalam tasnya.


"Aku mau." ucap Sani sambil melepaskan pelukannya dari Ridwan.


"Kemari Sani." ucap Hendri yang telah terpasang paralayang.


"Ayo..pelan - pelan." ucap Hendri sambil memakaikan paralayang ke tubuh Sani.


"Jangan lupa mengambil fotoku ya." ucap Sani kepada Ridwan.


"Oke ." ucap Ridwan sambil memegang kamera digital dan mengarahkan ke arah Sani dan Hendri, setelah itu speed boat lali menarik paralayang.


"Wow..." teriak Sani dan Hendri lalu terbang ke atas sedangkan Ridwan terus memfoto sani dan Hendri.


"Iya." ucap Ridwan sambil melihat kamera digital nya.


"Tapi aku tidak." ucap Nova sambil duduk berjemur.


"Kenapa." ucap Ridwan sambil melihat kamera digitalnya.


"Sudah lupakan saja, apakah menurutmu aku cantik." ucap Novi sambil berbaring di kapal kayu.

__ADS_1


"Iya." ucap Ridwan sambil memfoto Sani.


"Apa yang bagus dalam diriku." ucap Novi sambil menatap ke arah Ridwan.


"Caramu berbicara dan kepribadianmu." ucap Ridwan sambil memegang kamera digitalnya.


"Bagaimana dengan mataku dan bibirku." ucap Novi sambil menatap kearah Ridwan.


"Apa yang sedang kau katakan." ucap Ridwan sambil menatap wajah Novi.


"Kenapa hari itu kau melihatku tanpa , berkedip saat kau mengembalikan buku katakan mengapa kau melihatnya, karena menurutmu aku ini cantik." ucap Nova mendekati Ridwan sambil menatap wajah Ridwan.


"Apa kau sudah tidak waras." ucap Ridwan sambil melepaskan tangan Novi.


"Aku menjadi tergila-gila padamu, kalau tidak aku akan melompat kedalam danau ini." ucap Nova sambil menatap ke arah Ridwan.


"Aku tidak perduli." ucap Ridwan sambil membelakangi Novi.


"Aku akan melompat Ridwan, Ridwan, byurr." ucap Novi sambil melompat ke dalam laut.


"Sial." ucap Ridwan sambil melompat kedalam laut dan segera menolong Novi dan setelah itu Ridwan membaringkan tubuh Novi di kapal kayu, lalu Hendri dan Sani turun dari paralayang dan mendekati Novi yang berbaring di kapal.

__ADS_1


"Novi apa yang terjadi padamu." ucap Hendri sambil memegang wajah Novi.


"Tidak apa-apa aku hanya terpeleset." ucap Novi sambil memeluk Hendri dan tersenyum ke arah Ridwan, setelah kejadian itu Ridwan, Sani, Hendri dan Novi kembali ke taman, saat Ridwan membuat minuman pakai es tiba-tiba Novi datang dan menyentuh pergelangan tangan Ridwan dan mengambil es dan menyentuhkan es itu ke bibirnya dan memasukkan kedalam minuman Ridwan.


__ADS_2