
pagi yang cerah di sebuah kamar hotel terdapat dua insan yang masih terlelap tidur tanpa merasa terganggu dengan kicauan burung burung.dua anak manusia berbeda jenis itu tidur tanpa sehelai benang pun yang menutupi tubuh mereka dan dalam keadaan berpelukan.
tesa mulai membuka mata nya dan melihat wajah erwin tepat di hadapan nya membuat hati nya senang karena semua rencana nya tadi malam berhasil.dia mulai meraba wajah erwin membelai rambut serta menggesek gesek kan hidung nya ke hidung erwin sehingga erwin merasa tidur nya terganggu dan mulai membuka mata nya.
betapa terkejut nya erwin pas melihat tesa sudah di depan mata nya dan dia langsung bangun tanpa menyadari kalau dia dalam keadaan tanpa pakaian.
"kamu mau menggoda ku atau mau lagi"kata tesa tersenyum melihat erwin yang tidak menyadari keadaan diri nya.erwin pun tersadar dengan keadaan dan langsung menarik selimut yang di pakai tesa membuat tubuh tesa yang tanpa apa pun itu terlihat jelas di depan mata nya.
"cepat pakai pakaian mu,apa yang terjadi sebenar nya bukan kah aku mau pulang tadi malam"kata erwin sambil memalingkan wajah dari tesa.
"kenapa kamu bertanya seperti itu apa kamu pura pura lupa setelah apa yang kamu lakukan terhadap ku tadi malam,bahkan kamu melakukan nya berkali kali"tesa menjawab erwin sambil menangis tersedu sedu agar erwin iba dan bertanggung jawab karena dia harus bisa mendapat kan erwin.
"tidak..tidak mungkin kita melakukan itu,aku ingat sehabis minum aku pulang tapi kenapa aku masih disini"erwin mulai panik karena dia merasa tidak mungkin melakukan hal menjijikan itu apa lagi dengan orang yang tidak di cintai.
"jadi kamu pikir aku mengarang apa kamu tidak melihat keadaan kita setelah bangun tidur ini,kita tidur berdua tanpa pakaian"kata tesa sambil teriak di hadapan erwin.erwin seperti prustasi mendapat kan kenyataan pagi ini.dia langsung masuk ke kamar mandi sambil membungkus tubuh nya dengan selimut dan memungut pakaian nya yang berserakan di lantai.di dalam kamar mandi dia terus mengingat ingat apa yang sebenar nya terjadi tapi tetap saja dia tidak ingat.
"aaaah...sebaik nya aku mandi dan pulang"kata nya bicara sendri.dia pun mandi dan memakai pakaian nya yang semalam.
__ADS_1
sementara tesa tersenyum bahagia diatas kasur karena dia yakin erwin tidak mungkin meninggal kan diri nya setelah apa yang terjadi tadi malam.
"aku akan mendapat kan mu dan akan membuat mu melupakan pacar mu yang jelek itu"kata tesa sambil memakaikan pakaian nya.
erwin pun keluar dari kamar mandi dan terus keluar kamar tanpa melihat atau pamit kepada tesa dan itu membuat tesa sangat marah.
"erwin apa yang kamu lakukan,kamu mau pergi begitu saja tanpa bicara"teriak tesa emosi.dia merasa tidak punya harga diri erwin seperti menganggap nya cewek bayaran sehabis di pakai di tinggal begitu saja.
erwin pun berhenti dan menoleh ke tesa
"apa yang harus dibicarakan,aku merasa tidak melakukan apa pun jadi lupakan saja kejadian hari ini"jawab erwin langsung berlalu tanpa pamit.
"kamu tidak akan bisa lepas dari ku erwin karena hanya kamu yang aku cintai dan kamu juga bisa menjadi atm ku"kata tesa sambil menangis dan tersenyum secara bersamaan.
...****************...
sementara quin masih di rumah hari ini dia tidak ada kegiatan kampus jadi dia hanya malas malasan saja dirumah.
__ADS_1
dia melihat hp nya yang dari tadi hanya diam tidak ada telpon atau pun pesan yang masuk tidak seperti biasa nya.
"kemana erwin tidak biasa nya dia tidak mengirim aku pesan"kata quin pelan sambil memutar mutar hp nya.dia terus berpikir positif saja mungkin erwin masih tidur atau lagi sibuk.
tidak berapa lama hp nya bergetar tanda pesan masuk.dia pun melihat ternyata nomor baru.
dia membuka pesan wa tersebut
"selamat pagi
ini saya adrian
di save ya"itu bunyi pesan yang di kirim andrian.
quin pun membalas pesan tersebut
"oke"singkat saja tapi bisa membuat hati seorang andrian berbunga bunga.quin pun menyimpan nomor tersebut dengan memberi nama andrian es.
__ADS_1
...----------------...
tbc